(Mature)
Profesi Tristan adalah pelukis dan melukis wanita cantik adalah favoritnya. Jari jemarinya sangat lihai melukis objek cantik yang menjadi modelnya.
Tristan sangat menyukai keindahan dan dengan senang hati melukis tubuh indah wanita-wanita c...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
🖤
Tanpa disadari darah segar mengalir dari sela kedua kakinya, kepalanya terasa sangat pening serta penglihatannya mulai buram, tubuh Catherine pun tumbang, terkulai lemas tidak dapat menopang beban dirinya sendiri namun secara bersamaan Tristan dengan sigap langsung menangkap tubuh Catherine. ...
"Catherine? Ellena?
...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tristan menatap wajah pucat Catherine yang sudah terpejam dalam rengkuhannya, jantungnya seperti berhenti saat melihat darah segar mengalir dari sela kedua kaki milik Catherine.
"Cath?"
"MENJAUH DARINYA!!!"
Dengan cepat James mengambil alih tubuh Catherine darinya, Tristan hanya bisa terdiam pasrah melihat James dengan tergesa menggendong Catherine menuju mobilnya disusul Christian dengan wajah panik, sedang Julian masih tinggal menatap netra adiknya dengan penuh kemarahan.
"Kau masih tidak belajar dari kesalahan?"
"Kau masih saja memikirkan egomu?"
"Apa yang sebenarnya kau inginkan dari Catherine?"
"Menghancurkannya kembali seperti saat itu?"
"Kau bahkan tidak pernah memikirkan perasaannya?"
"INIKAH YANG KAU INGINKAN MELIHAT CATH MATI!!!"
Murka Julian sambil menarik paksa tubuh Tristan agar berdiri,
"TATAP AKU!!!"
"AKU KAKAKMU!!! SADARKAH KAU TELAH MENGHANCURKAN RUMAH TANGGA KU?"
"DAN SEKARANG MASIH SAJA KAU MELAKUKAN HAL KONYOL, SADAR TRIS!!!"
"KAU SUDAH DEWASA BAHKAN SEHARUSNYA KAU SUDAH MEMILIKI KELUARGA!"
"MASIHKAH KAU INGIN BERMAIN-MAIN? JIKA IYA, AKU PERINGATKAN PADAMU JANGAN DENGAN CATHERINE!!! DIA SUDAH CUKUP HANCUR AKIBAT ULAHMU DAN KAU MASIH BELUM PUAS MENGHANCURKANNYA KEMBALI?" Makian Julian seperti palu keras yang mengenai kepalanya, Tristan sadar ini salah dan apa yang dilakukannya terhadap Catherine dahulu dan sekarang adalah sebuah kesalahan besar karena ego dan nafsunya Tristan masih gelap mata akan Catherine.