Raila dikejutkan oleh kedatangan keluarganya Fayyadh di rumahnya. Kedua orang tua laki-laki itu datang bersama kedua adik perempuannya yang libur pondok. Mereka mengutarakan niatnya melamar Raila untuk anak laki-lakinya yang berada di Turki.
Sungguh, tanpa aba-aba seperti ini? Raila sendiri tidak pernah sekalipun berkomunikasi dengan Fayyadh semenjak laki-laki itu pergi, dan kini ia tiba-tiba dilamar?
Raila tidak langsung memberi jawaban, ia meminta waktu untuk istikharah. Ia pun diberikan waktu dua pekan untuk memantapkan hatinya pada sebuah pilihan. Dalam pertengahan dua pekan itu, pesan Fayyadh muncul di hp Raila setelah sekian lama notif dari laki-laki itu tidak ada.
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Maaf jika kamu terkejut akan kedatangan keluargaku, maaf jika sikapku terakhir kali bertemu denganmu adalah dingin. Namun, semua itu aku lakukan untuk menjaga diri, dirimu dan diriku. Tolong, jangan bebankan dirimu atas sebuah jawaban. Cukup minta petunjuk pada Allah, dan ikuti kata hatimu, sebab hati, di sanalah ada petunjuk Allah."
______
KAMU SEDANG MEMBACA
Rambu; (SELESAI)
JugendliteraturDi Bentala yang luas ini, kita hidup tidak sekadar hidup, ada tujuan yang hendak kita capai, melalui rambu-rambu yang mesti kita taati dan patuhi. Bagi Fayyadh, hidup adalah permainan yang hanya memberikan satu kali kesempatan, maka ia harus memenan...
