Chapter 12

6 1 0
                                        

Misi mereka sukses... tapi sekarang, mereka dalam bahaya besar.

Ditengah kecemasan mereka, Elvira justru tersenyum kecil dengan ide gilanya. "masalah ini biar aku saja yang urus" ucap Vira dengan tegas sembari melangkah pergi dari sana.

Mendengar itu tentu saja Grace telah di buat termengut olehnya. "Dan dia pergi begitu saja."

Namun pada akhirnya, mereka tetap menyusulnya menuju kelas yang masih sunyi itu.

Jam sudah menunjukkan pukul 6.45. Ruang kelas mulai ramai, semua siswa-siswi telah memasuki kelas mereka masing-masing sembari menunggu bel berbunyi pada pukul 7.00.

Begitu juga dengan kepala sekolah, ia telah berada di ruangannya setelah di beri kabar oleh satpam yang bertugas. Saat ini kepala sekolah tengah menemui mereka bertiga di dalam kelas yang tentu saja membuat keadaan kelas menjadi riuh akan kedatangannya.

Namun semuanya menjadi senyap dalam sekejap ketika kepala sekolah menggebrak meja di depannya. "KATAKAN, SIAPA NAMAMU!"

Dengan tenang Elvira menjawabnya dengan senyuman yang terukir tipis di wajahnya. "Nama saya Elvira."

Sekali lagi, kepala sekolah terlihat sangat kesal melihat ketenangan yang di bawakan oleh Elvira dan sekali lagi ia memukul meja yang berada di depannya dengan sangat keras. "BERANI SEKALI KAMU MENYUSUP KERUANGAN SAYA! "

Hanya ada keheningan di antara mereka sebelum akhirnya suara tawa mengisi ruangan, mereka semua begitu terkejut dengan tingkah laku Elvira yang berbeda dari biasanya. Tak terkecuali dengan teman-temannya, bahkan adiknya sendiri pun begitu terkejut serta merasa aneh dengan kelakuan nya hari ini.

Setelah puas tertawa, Elvira tersenyum dengan lebar. "Memangnya bapak punya bukti bahwa saya yang melakukannya? " lanjut Vira, "saya tidak suka di tuduh seperti ini tanpa bukti."

Grace dan Nayara hanya bisa saling menatap dengan heran. Pasalnya mereka juga ikut dalam misi ini, bukan?

Dengan percaya diri, kepala sekolah segera menyodorkan ponselnya dan menunjukkan sebuah video yang bisa menjadi bukti bahwa Elvira telah menyusup keruangan nya. "LIHAT, SAYA PUNYA BUKTI BAHWA KAMU TELAH MELAKUKANNYA," lanjutnya "KAMU TIDAK BISA MENGELAK LAGI, ELVIRA."

Grace dan Nayara sangat terkejut ketika melihat video bukti yang di perlihatkan oleh kepala sekolah. Mengapa hanya ada Elvira seorang diri di dalam video itu? Bukankah mereka bersamanya sejak tadi? Pertanyaan-pertanyaan kian bermunculan dalam benak mereka berdua.

Grace dan Nayara terlihat sangat kesal dengan temannya karena telah menyabotase CCTV dengan seenak jidatnya.

Dengan bangga kepala sekolah tersenyum kemenangan ketika melihat ekspresi dari Elvira yang hanya diam sedari video tersebut di putar. "Buktinya sudah terpampang jelas, jadi kamu saya skors selama 1 minggu sebagai hukuman."

Namun Elvira hanya terkekeh dibuatnya. "Oke," lanjutnya " Tapi lebih baik bapak lihat berita hari ini yang sedang viral."

Dengan sangat penasaran, kepala sekolah segera membuka ponselnya kembali untuk melihat sebuah berita yang sedang viral saat ini.

Di layar muncul unggahan dari akun resmi Dinas Pendidikan:

[BREAKING NEWS] Kepala Sekolah SMA xxxx di kabarkan telah korupsi dana sekolah sebanyak 17 triliun, simak artikel berikut beserta bukti-bukti rekaman CCTV yang ada.

Elvira tertawa dengan sangat puas saat melihat kepala sekolah terpaku akan berita yang tengah viral itu. Tetapi setelah ini, Elvira justru akan memunculkan misi sampingan atas perbuatannya.

[ Si kembar ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang