Bonus 🦊

70 6 0
                                        


Ruang tunggu belakang panggung, setelah rehearsal selesai. Lily sedang merapikan perlengkapan P3K-nya. Nct dream masuk ruangan setelah perform.

"Hellow everyone!!" Seru Haechan

"Jangan berisik aku ingin istirahat " Jeno

Renjun masuk sambil mengusap lehernya yang pegal.

Renjun masuk sambil mengusap lehernya yang pegal

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Ah, Lily. Bisa bantu lihat leherku bentar? Kayaknya ketarik pas gerakan tadi.” Renjun

Lily menoleh cepat, lalu segera mengambil alat tens-nya “Duduk sebentar. Aku cek ya.”

“Kau tak ngerasa capek ngurusin kami .” Renjun

“Capek pasti ada ,tapi Itu memang tugasku.”

Beberapa detik hening,  Lily tiba-tiba terlihat ragu. Ia menatap tas kecil di sebelahnya, lalu akhirnya bicara pelan.

“Ngomong-ngomong… ada yang… nitip sesuatu buat kamu.” bisik Lily mengeluarkan sepucuk surat berwarna pastel dan memberikannya pada Renjun

"Nuguya??" Renjun penasaran

Lily berdehem, berusaha tetap tenang
“Seseorang. Idol juga. Tapi dia… terlalu malu buat kasih langsung.”

Ah, begitu ya? Apa ini Surat cinta?” Renjun tersenyum kecil

Molla..Jangan tanyakan apa-apa. Aku cuma nitipin. Jujur saja, aku gak suka urusan pribadi kayak gini. Aku staff medis, bukan kurir.” elak Lily

Renjun menatap Lily dengan rasa ingin tahu
“Kenapa kau tetap menerimanya,dan tidak menolaknya?”

“Karena wajah dia benar-benar polos ,gugup waktu nitip. Dan… aku juga kasihan. Tapi tolong, jangan libatkan aku nanti untuk penghubung antara kalian.” Lily

“Tenang. Aku ngerti. Kamu cuma bantuin.” Renjun tersenyum lembut

"Arra ,tapi firasatku mengatakan jika ini akan berlanjut" Lily menatap suratnya lalu berdiri sambil membereskan alat.
“Dan jangan berpikir aku sering menerima atau menyampaikan surat kayak gini ke idol lain. Aku kerja di dunia kalian, tapi bukan bagian dari permainan cinta rahasia.”

Renjun menatap suratnya sebentar, lalu menoleh ke Lily
“Aku tak pernah berpikiran seperti itu. Kau orang yang bisa dipercaya, Lily. Thanks udah nyampein, meskipun kamu nggak nyaman.”

ehmm baguslah.Anggap aja aku gak pernah kasih apa-apa.” ucap Lily pelan, sebelum keluar ruangan

"Kenapa malah dia yang terlihat risih" Ucap Renjun acuh memandangi kepergian Lily di hadapannya

"Lily nuna kenapa hyung, kok keluar?" Jisung

"Ouhh Itu dia— melupakan sesuatu " renjun menyembunyikan suratnya dan dia akan membacanya jika punya waktu

NCT DREAM - MY DREAMS IMAGINECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang