'Because everytime I see you, I feel like I'm in a garden full of tulips.'
Blackthorn
Chapter 16
“Masih marah?”
Rahang Jeno mengeras saat suara lembut Jaemin tertangkap telinganya.
“Hyunjin hanya meminjamkan mantelnya karena melihatku kedinginan.”
“Karena itu ku bilang bawa jaketmu! Kenapa tidak mendengarkanku?!”
Jaemin menghela nafas, tapi dia lega Jeno mau bicara dengannya -meski menggunakan nada tinggi, itu berarti Jeno hanya kesal karena jika kekasihnya itu benar-benar marah, dia akan mendiamkan Jaemin sampai kemarahannya reda.
“Aku tidak menyangka suhunya akan sedingin ini.” Jaemin masih berusha membela diri.
“Sekarang sedang musim gugur, kau pikir di luar akan hangat?”
“Tidak hangat juga, hanya…. normal?”
Jeno menghembuskan nafas, “Lalu kenapa tidak bilang padaku? Kenapa mengadu pada orang lain?”
Jaemin mencibir, “Kau sendiri yang bilang aku tidak boleh merengek padamu. Dan asal kau tahu, aku tidak mengadu, Hyunjin menyadarinya setelah melihatku menggigil dan memaksaku menerima jaketnya.”
Pemuda bermata bulat itu sudah mengatakan yang sebenarnya, tapi ekspresi Jeno belum juga melunak. Dia menghela nafas, “Lagipula tidak biasanya kau cemburu pada temanku.”
Mendengar itu Jeno langsung bergerak mencubit pipi sang kekasih, “Siapa bilang aku begini karena cemburu? Aku justru lega Hyunjin berhasil membuat pria keras kepala sepertimu patuh.”
Jaemin menepis tangan Jeno karena merasa cubitan itu perlahan jadi makin sakit, “Lalu kenapa kau bersikap menyebalkan begini?”
“Tentu saja karena kau tidak mendengarkanku! Dasar kepala batu!” rutuk Jeno sambil memberikan pukulan main-main di kepala kekasihnya, “Sekarang kembalikan jaket Hyunjin dan pakai milikmu sendiri!”
“Kau membawakan jaketku?” tanya Jaemin tidak percaya.
“Menurutmu kenapa aku bawa tas untuk pergi ke tempat seperti ini? Tentu saja karena aku sudah menduga akan berakhir begini.” Jeno membantu Jaemin melepas jaket milik Hyunjin dan memakaikan milik Jaemin sendiri.
Jaemin tersenyum lalu memberikan ciuman singkat di pipi Jeno, “Terima kasih, kau baik sekali.”
Wajah kesal Jeno seketika sumringah karena ciuman itu, “Anything for you, Babe.”
Tujuan mereka selanjutnya di hari itu adalah ke sebuah taman bernama ‘Garden of Morning Calm’. Seperti biasa Jaemin disibukkan dengan kameranya, hanya saja kali ini dia melakukannya bersama Jeno bukan dengan Minhyung dan lainnya.
“Jeno, berdiri disana! Aku mau mengambil fotomu.”
Tanpa mengatakan apa-apa Jeno langsung berjalan ke spot yang diminta Jaemin.
“Ayo, gantian!” usul Jeno.
Senyum Jeno sama sekali tidak pernah luntur saat mengabadikan kekasihnya dengan kamera di tangan.
“Biar ku lihat.”
Sambil merangkul pinggang Jaemin, Jeno juga ikut melihat hasil fotonya, “Bagaimana? Aku sudah lebih baik, kan?”
KAMU SEDANG MEMBACA
Blackthorn (NoMin)
FanfictionSeperti Dahlia Hitam yang kau lemparkan padaku, kuberikan Salvia Merah padanya. Dengan Yarrow di tangan, aku bertanya, "Apa arti Hyacinth kuning yang kau pegang?" Main Cast : - Lee Jeno, Na Jaemin of NCT Dream Other Cast : Member of NCT, Aespa, Str...
