just never knew that the garden of Tulips I always proud of, will turn into a field of Bleeding Heart..."
Blackthorn
Chapter 17
Renjun menyuap makanannya sambil menatap dengki Jaemin yang meletakkan daging lobster yang sudah ia kupas di piring Jeno. Pas sekali sejoli itu duduk tepat di depannya, jadi dia mau tidak mau harus melihat momen bak drama picisan itu. Benar-benar tidak memikirkan perasaan jomblo sepertinya.
“Kalau tahu kalian berubah menjadi tidak tahu malu setelah mengungkap hubungan kalian ke publik, aku lebih memilih kalian diam-diam saja selamanya!” ungkapnya kesal.
“Apa masalahmu?” tantang Jaemin.
“Kau bertanya?”
“Kenapa marah-marah? Kau sendiri yang membawamu ke situasimu saat ini.” balas Jeno.
Renjun mencebik. Ingin membantah tapi yang dikatakan Jeno benar adanya. Biar dia ceritakan bagaimana dia berakhir makan bersama dua korban panah anak Dewi Aphrodite -Cupid- itu.
Jadi tadi siang, tidak ada angin tidak ada hujan, dia tiba-tiba ingin makan olahan laut, jadi dia datang ke restoran seafood untuk makan malam. Awalnya dia memang ingin makan sendirian, tapi rencana itu batal saat matanya menangkap eksistensi Jeno dan Jaemin di restoran yang sama. Tanpa pikir panjang dan tidak memikirkan resikonya sama sekali, dia mendekati mereka dan meminta bergabung di meja yang sama.
Dan begitulah bagaimana dia berakhir menjadi NPC didalam cerita Jeno-Jaemin.
“Tidak mau tahu. Kalian harus bayar makananku juga.”
“Jangan berbuat seenaknya!” tegur Jaemin tegas.
“Apa maksudmu seenaknya? Aku satu-satunya yang belum menerima traktiran dari kalian.”
“Benar juga. Waktu itu kau tidak ikut karena harus menjadi perwakilan fakultas untuk pameran seni.” tutur Jeno, “Kalau begitu makan sepuasmu. Ini bisa juga dianggap sebagai ucapan selamat dari kami atas kemenanganmu di kontes melukis waktu itu.”
Mendengar itu ekspresi masam Renjun berubah sumringah, “Aku tidak akan sungkan kalau begitu.”
...
Satu bulan setelah hubungannya dengan Jeno diketahui publik, seperti dugaan Jaemin para awak media mulai berdatangan untuk mencari berita. Bukan hanya mendatangi tokoh utama, mereka juga menanyai teman bahkan mahasiswa lain yang tidak berhubungan langsung dengan mereka berdua, karena itu ada banyak berita salah yang beredar. Beruntung semua perhatian itu tidak bertahan lama berkat keluarga Jeno yang menggunakan pengaruhnya untuk membungkam mereka.
Disaat Jaemin merasa semuanya mulai berjalan baik untuknya, hal yang tidak biasa tiba-tiba terjadi. Hari itu kehadiran sekretaris ayahnya di depan gerbang fakultas sukses menghapus tawa yang terlukis di wajahnya. Dan bukan Jeno jika tidak menyadari perubahan itu.
“Sayang, ada apa?”
Dan pertanyaan itu membuat perhatian Hyunjin dan Sunwoo -teman satu fakultas mereka bertiga- juga turut memperhatikan Jaemin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Blackthorn (NoMin)
FanficSeperti Dahlia Hitam yang kau lemparkan padaku, kuberikan Salvia Merah padanya. Dengan Yarrow di tangan, aku bertanya, "Apa arti Hyacinth kuning yang kau pegang?" Main Cast : - Lee Jeno, Na Jaemin of NCT Dream Other Cast : Member of NCT, Aespa, Str...
