Bab 4 BINTANG: nothing happy ending

12 7 0
                                        

Satu minggu telah berlalu, berita rumor sudah hilang dan memudar, Netizen yang menyebarkan berita jelek terhadap Fansa sudah meminta maaf lewat sosial media masing-masing, baik Fansa dan keluarga yang sudah di tinggalkan tidak peduli dengan hal itu hanya pihak manajemen perusahaan yang kembali angkat bicara dan menerima permintaan maaf tersebut dengan damai, Sagara masih mengurus banyak hal di gedung menggantikan peran Fansa dan Fansa menggantikan peran Gemintara.

Selain melakukan tugas yang terhormat tersebut, Sagara masih tetap harus berada di samping Abintara, ia selalu membawa pemeran utama itu ke manapun ia pergi, Dan saat ini Abintara tampak sedikit lebih bersinar ia kembali berada di gedung menemui berbagai staf yang bekerja mengajak bicara dan menemani istirahat, terkadang Abintara membantu mereka bila sedang dalam keadaan teruburu-buru selain itu Abintara juga menyalurkan bakat di mana ia sering membantu tim kreatif dalam mencari ide.

Hal itu ia lakukan karena ingin menghindari dari sesuatu, ia ingin menghindar terlebih dahulu pada Lilly sang kekasih, cukup kejam dan tidak memilik perasaan tidak sesuai dengan janji yang sudah ia katakan tidak seperti dulu betapa ia beruntung memiliki Lilly, saat ini sangat berbanding jauh dari ucapan, Jadi untuk saat ini ia memutuskan kontrak kerja dengan Lilly melalui Sisca dan memutuskan hubungan hanya melewati ponsel. Saat itu Lilly tampak terkejut bukan main sebab cinta pertama nya runtuh di saat ia belum selesai membangun, jelas pada saat itu bukan hanya terkejut dan marah ia kesal sudah mati-matian meruntuhkan tembok dingin yang ia miliki demi Abintara.

Penyesalan telah Abintara terima namun satu hal yang harus ia fokuskan untuk saat ini yaitu, jangan bergantungan pada siapapun lagi jika tidak ingin kehilangan orang itu, dan ia sudah menerima kehidupan gelap dengan menjalankan apa yang sudah terjadi dan menerima apa yang telah terjadi. Sagara memang selalu berada di samping nya namun ia tidak manja seperti dulu yang selalu ingin di perhatikan, dia lebih menikmati untuk berusaha sendiri seperti mencarikan baju, membawakan payung, menyiapkan mobil atau menemani tidur ia sudah berusaha untuk tidak seperti itu lagi.

Dan saat ini dirinya sudah bertemu seseorang yang dapat membimbing dengan baik, sesuai dengan janji orang tersebut padanya. Yaitu Oyster, Oyster pernah berjanji pada Abintara saat di Chiang Mai waktu itu ia mengatakan akan membawa Abintara kembali untuk bangkit dan bujukan oyster pada Abintara pun berhasil. Saat ini kedua nya tengah berada di sebuah perpustakaan besar yang berada di kota bangkok bernama (the national library of Thailand) tempat nya cukup nyaman luas dan pasti nya bermanfaat, oyster membawa Abintara ke sana bukan hanya untuk berkunjung melainkan untuk membaca dan membaca, pria itu terus memberikan beberapa buku untuk Abintara baca setiap hari, dan di akhir hari ini terlihat Abintara merasa muak dan ingin menutup buku tersebut, pandangan nya terus menatap pada oyster yang juga tengah asik membaca, ia kehilangan fokus saat Abintara menatap nya tanpa henti.

"Abintara lanjutkan membaca." Ucap oyster tanpa menatap hanya menunduk dan kembali membaca, Abintara tidak heran mengapa pria itu gila membaca, selain seorang pengusaha ternyata oyster adalah seorang guru lepas yang membimbing beberapa anak-anak sukses dalam pembelajaran nya. Namun yang Abintara bingungkan saat ini adalah, dirinya tidak sedang dalam ujian atau menginginkan kuliah lagi, tapi oyster menyuruhnya membaca dengan terus menerus.

Abintara menghelai nafas  ia ingin kembali berbicara "kak Abintara sudah mengerti dan saat ini buku pengembangan diri ini tidak penting untuk ku aku tidak ingin berkembang dan tidak akan bisa menjadi apa-apa, lalu sains pun Abintara sudah pintar apa lagi matematika dan seni semua nya sudah Abintara kuasai."

"Bagus." Jawab oyster, lalu ia menutup buku dan berjalan berpindah untuk berada di hadapan Abintara.

"sekarang kakak tanya bisa kah kamu merangkum semuanya?" Pertanyaan itu membuat pria di hadapan nya mengerutkan dahi apa yang bisa dirinya rangkum dari perbedaan pembelajaran yang sudah ia kuasai selain kepintaran.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 23, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Abintara&UniverseCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang