happy reading...
apa yang telah ia lakukan sebelumnya membuat aku merasa seperti terlihat olehnya
apa itu benar atau hanya perasaanku saja? tapi mengapa dia hanya menunjuk ke arah tempatku berdiri tidak ke sisi lainnya
bahkan sampai dua kali bukan hanya sekali, dan ketika aku langsung yang menjawab mengapa dia yang mengutus benar atau tidak jawabannya? mengapa tidak jurinya saja? mengapa dia yang meminta tepuk tangan kepada penonton bukan jurinya? mengapa mengapa dan mengapa?
mengapa dari sekian banyak orang, aku yang dilihat, dan apa yang barusan terjadi dia melihatku? kita eye contact? oh tuhan dia berusaha membuatku terbang kah? atau hanya kebetulan?
apa ada kebetulan sampai dua kali?
setelah acara ini selesai aku dan kedua temanku kembali menuju ruang kelas, sampai didepan kelas kami bertemu satu teman kami yang lain yaitu putri
seperti apa yang aku katakan sebelumnya, partner api tadi ternyata bukan hanya kita yang dibuatnya tertarik, melainkan ada beberapa orang lainnya yang salah fokus dengan satu panitia itu
sebut saja dia rey, saat pertama kali melihat menurutku dia seperti orang yang tidak banyak bicara, mempunyai pembawaan yang tenang dan mempunyai paras soft boy
apalagi saat tadi dia menjadi panitia bersama api, menulis point demi point dipapan tulis yang disediakan, membuat kharisma yang dia punya terpancar sampai beberapa orang disana salah fokus dengannya
aku pun mengakuinya dia mempunyai daya tarik tersendiri, sesekali ketika lomba berlangsung beberapa orang bukan fokus pada peserta melainkan fokus pada satu panitia itu,
dan ya tidak terkecuali dua temanku yang tadi bersamaku nea dan nida
pertanyaan ku apa ini ajang dia show up didepan banyak pasang mata? mengapa sebelumnya dia seperti tidak terlihat, padahal dia juga anggota OSIS
sebelumnya aku tidak pernah melihatnya bersama beberapa anggota OSIS yang ku tahu, dan saat pertama kali dia menunjukkan dirinya tadi, dia berhasil membuat beberapa orang tertarik
sampai pada kami; aku,nea dan nida, bertanya kepada putri saat bertemu didepan kelas "teh panitia yang sama api tadi tu siapa?" tanya salah satu dari kami, putri pun menjawab "kenapa? ganteng ya, tadi si saya tanya ke yuki namanya rey" jawab putri atas pertanyaan kami, kami bertiga pun mengangguk
ya putri memang ladang informasi tentang anggota OSIS, jadi apapun pertanyaan kami seputas per OSIS an ini kami tinggal tanya ke putri, dan putri pun punya narasumber yang kebetulan dia anggota OSIS itu sendiri
sampai dimana bel pulang sudah berbunyi dan siswa siswi pun berbondong-bondong menuju gerbang sekolah untuk pulang
tapi tidak dengan kami berempat, kami masih santai didalam kelas yang entah sedang menunggu apa
dan sampai keadaan sekolah benar-benar sepi hanya tersisa para guru yang ada dikantor dan anggota OSIS yang sedang membereskan serta membersihkan bekas tempat berlangsungnya lomba
ketika kami keluar kelas entah kebetulan atau tidak didepan kelas ternyata ada yuki dan rey, mungkin ini settingan putri dan ya ternyata mereka mempunyai agenda dan meminta salah satu dari kami mengambilkan fotonya bersama yuki
nea pun mengambilkan beberapa foto putri bersama yuki, setelah selesai dan dengan ketidak ingin rugian nea dia pun meminta putri untuk berbicara kepada yuki bahwa ia ingin mengambil foto juga dengan rey
yah sekali dayung dua pulau terlewati, itulah keadaan nea dan putri saat ini dan ya rey pun menyetujuinya dan berswafoto bersama nea
setelah yuki dan rey pergi aku dengan spontan berbicara "yah gada api, coba kalo ada ya sekalian" putri pun menjawab "mau saya panggilin? tuh ada didepan kayanya orangnya" dan entah kebetulan yang keberapa dihari ini
tiba-tiba api pun lewat dan dengan tidak permisinya putri pun memanggil dengan nama aslinya sedikit berteriak aku yang berada disamping putri pun terkejut "teh gausah macem-macem ya masi ada orang itu" dengan berbisik
api yang merasa dipanggil pun menoleh
"iya? manggil saya?" sambil menunjuk ke arah dirinya sendiri, putri pun melihat ke arahku "mau ngga ca? kalo mau saya bilangin ni" tanya putri sambil berbisik padaku, "ngga ya teh, jangan sekarang lah malu masih banyak orang" bisikku kembali pada putri
api yang sedang menunggu jawaban pun masih melihat ke arah kami berempat berdiri, "eh ngga jadi katanya" jawab putri pada api, dan api pun kembali melaksanakan apa yang ingin ia kerjakan sebelumnya
membuatku seolah seperti terlihat olehmu itu, apakah sebuah ketidak- sengajaan atau bahkan sudah kamu rencanakan?
nah lohhh giliran dijabanin malah panik, ahh tinggal jawab iya aja apa susahnya coba? haha
terimakasih stay tune ya...
next>>>
KAMU SEDANG MEMBACA
About You
Ficción Generalcerita kita selayaknya epilog tanpa prolog this is the beginning of the story about you begins dan cerita yang ku anggap mustahil dilupakan, ternyata bisa kamu hilangkan
