CHAPTER 8

3.3K 127 3
                                        


Jodha gemetar..dia memandang wajah Jalal. Pria itu terlihat seperti iblis yg tampan rupawan dalam setelan kemeja flanel hitam dan celana jeans hitam.
Mata Jalal terus memandangi Jodha...
Tatapannya begitu memabukkan dan menghipnotis..
Dibibirnya tersungging senyuman mautnya..

Gadis-gadis mengelilingi mereka dgn gembira sambil ikut bergoyang seiring musik..tapi tidak dgn Charlie..dia tidak merasa suasana itu menyenangkan baginya.
Wajahnya masam dan terus mengelengkan kepalanya..disamping Jalal.

Jalal menarik tubuh Jodha...tubuh mereka berhimpitan.
Gerakan Jalal yg tiba-tiba itu membuat Jodha kaget..dia merasa seperti ribuan volt aliran listrik menyengat seluruh tubuhnya.
Dan setelah musik berhenti ..Jodha merasa legaa...karena waktu gilirannya dah selesai...
Tapi ketika Jodha hendak meninggalkan dance floor , tiba-tiba Jalal menangkapnya...dan menariknya dalam pelukannya....wajahnya mendekat...
Membuat jantung Jodha naik turun...tubuhnya menegang...
"Oh Tuhan..Dia mau menciumku ! Ini tidak nyata !"
Jodha menahan dada Jalal dan berusaha mendorongnya...tapi pria itu sangat kuat.

Jalal melumat bibir Jodha dgn liar..lidahnya berusaha menerobos masuk mulut gadis itu..
"Oh My godness ! ..Jodha merasa melayang..mabuk
dgn aroma tubuh Jalal ..aroma musk yg bercampur aroma khas laki-laki...
Bibirnya begitu hangat dan menggairahkan..
Jodha merasakan lidah pria itu mendesak memasuki mulutnya...menghisap ..membelit..memainkan lidahnya di mulut Jodha...mengirimkan getaran-getaran aneh ke seluruh tubuhnya...membuat jodha semakin melambung..

Perlawanannya perlahan melembut..tangan jodha bahkan merambat ke leher Jalal..mengelus rambutnya.
Lalu Jodha pun membalas ciuman Jalal dgn tak kalah liarnya...keduanya saling memagut...menghisap..membelitkan lidah...mereka berciuman dgn panas dan bergairah..

Tiba-tiba Jalal melepaskan ciumannya dan berdiri tegak mengambil nafas....Jodha terengah-engah kehabisan nafas...matanya meredup...dan badannya terasa panas..jantungnya berdetak kencang...pendengarannya menurun.
Jodha mencoba bangkit dan menghirup udara sebanyak mungkin...tapi dia merasa lemah...syaraf-syarafnya gemetar...dan lututnya lemas.
Gadis itu mencoba menenangkan dan mengontrol dirinya dan pura-pura tidak menunjukkan efek dari ciuman panas tadi.

Gadis-gadis tertawa cekikikan..dan para laki-laki tertawa keras..
"WAH...KEREEN !!
"SO..HOT !!
"WHOA ..HEBAT MR. MOHAMMAD !!
"SANGAT MENGGAIRAHKAN !!"

Jodha mendengar komentar teman-temannya.
Rasa malu yg sangat membuatnya merasa kehabisan darah. Dia menggigit bibir bawahnya sambil mencuri pandangan ke Jalal.

Jalal kembali ke kursinya dan menghabiskan whiskynya dlm sekali teguk. Dia kembali ngobrol dgn staff pria yg lain..seolah-olah ciuman panas itu tidak pernah terjadi.

"Ciuman itu tampaknya tidak berefek padanya..seakan-akan itu suatu hal yg biasa baginya...dia pasti sudah terbiasa mencium gadis-gadis dan membelitkan lidahnya...

"Ugh !! " Jodha merasa jijik pada dirinya sendiri karena bereaksi dgn ciuman Jalal.

Dia lupa kalau Jalal seorang yg ahli dlm seni memikat dan mengambil keuntungan dari kelemahan wanita.
" Dia seorang player !!..Seorang pemangsa sexual..!"
Jodha mengingatkan diri sendiri.

Mereka pulang ke rumah saat tengah malam.
Jalal menawarkan diri untuk mengantar Jodha pulang.
Gadis itu tidak punya pilihan lain selain menerimanya..
Bila tidak Jalal akan berpikir kalau Jodha menolaknya hanya karena dance yg konyol itu dan ciuman panas mereka...

BENCI JADI CINTA (HATE TO LOVE)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang