♧Apartement Sofia
Jalal masuk ke apatement sofia. Wanita itu mempunyai rambut pirang dan panjang, wajah yg mungil, mata hijau lebar, tinggi dan langsing..dia seorang supermodel .
Wajah Sofia bersinar cerah melihat Jalal di pintu apartementnya. Dia langsung mengalungkan tangannya ke leher Jalal dan mendekatkan dirinya ke tubuh lelaki itu hingga tubuh mereka berhimpitan.
Sofia menciumi seluruh wajah Jalal dan mencium bibirnya dengan penuh gairah.
"Oh honey...aku sangat merindukanmu . Aku benci saat kau memutuskanku begitu saja ..Tapi gelang yang kau kirimkan begitu indah..I love it ! Aku yakin pasti sangat mahal !" Kata sofia sambil menciumi jalal dan menariknya menuju kamar tidur.
》Di dalam kamar tidur...
Sofia mulai menggoda Jalal..dia membuka jubah mandi sutra merahnya...dan terpampang lingery pink yg tembus pandang. Wanita itu merangkak naik ketengah tempat tidur dan meliuk-liukkan tubuhnya...membuat gerakan sensual menggoda...
"Aku sudah sangat 'hot' love...kemarilah sayang..bergabunglah denganku !" Kata sofia manja, merajuk..dia membasahi bibir bawahnya..mengedip-kedipkan bulu matanya yg tebal.
Jalal meringis melihat sofia..dia merasa dia tidak berhasrat lagi dengan wanita ini. Dia melihatnya seperti seorang bintang porno. Demi surga, make upnya sangat tebal..lipstiknya yg merah sewarna dgn pemerah pipinya.
"Apalagi yg kau tunggu ? Kemarilah sayang..atau aku yg datang padamu ! " sofie merajuk manja sambil menarik badan jalal.
Jalal belum juga bereaksi dengan rayuan sofia.
Dia hanya memandanginya dari tepi tempat tidur.
"Apa yg kulakukan disini ?" Pikirnya.
"Hmm ..kau mau main kasar ya ?". Sofia bangkit dan menuju ke tepi ranjang sambil mengoyangkan pinggulnya yg ramping. Dia meliuk-liukkan tubuhnya di depan Jalal dan mulai menjelajahi wajah jalal dgn jemarinya..dan menyentuh bibir jalal dgn lembut.
Sofia mencium bibir jalal lagi..merapatkan bibirnya dgn sangat seduktif.
Lalu dia melenguh dlm kenikmatan karena bisa membangkitkan gairah jalal.
Jalal berusaha keras membangkitkan gairahnya kepada sofia dgn mengimbangi ciuman-ciumanya.
Tapi semakin dia mencium wanita itu..semakin mual dia. Jalal pun menyadari kalau dia tidak bisa memaksakan dirinya kepada sofia.
Itu karena jodha yg sebenarnya ingin dia cium..ingin dia sentuh..dan ingin dia rasakan. Dia rindu memory dimana dia dan jodha berciuman panas...begitu lembuut dan maniis..
"Oh geezzz...tubuhnya menginginkan gadis itu..sangat !
"Damn !! " runtuk jalal.
"Sofia, maafkan aku mengganggu tidurmu. Aku salah datang ke sini.. Aku harus pergi !", Jalal berkata sambil melepaskan tangan sofia yg melingkar di lehernya dan perlahan menjauhkan sofia darinya.
"Apa ? Apa kau sedang menggodaku ?" Tanya sofia.
"Tidak..Aku baru menyadari kalau hubungan kita memang benar-benar telah berakhir...Aku sudah tidak menginginkanmu lagi ", kata Jalal.
"Dasar sialan ! Kau benar-benar brengsek Jalal !!
Apa kau sudah punya kekasih baru ? Siapa dia ?
Apa dia cantik ? Aku bersumpah, kau tidak akan mendapatkan gadis lain secantik diriku ! Aku membencimu Jalal !!...teriak Sofia.
Alis mata jalal naik ..," Terserah..bencilah aku ! Good bye Sofia.."
☆☆☆☆
》Di pagi hari..
Di pagi hari sopir menjemput jodha di hotel. Dia akan traning di Information Tehnologi Departement dgn Mr. Chetan sebagai kepala dept. Dia berada ditengah-tengah pengenalan dgn Mr. Chetan ketika sekretarisnya memberitahu kalo jodha dapat telpon dari Mr.Mohammad.
Jodha berassumsi kalo Humayun yg menelpon.
Diterimanya telpon itu dan dia menjawab dg suara sopan seperti seorang eksekutif muda.
" Jodha.....
Oh , ini Jalal..jantung jodha serasa mau lompat. Sebuah perasaan yg indah dan aneh tiba-tiba menyelimuti hatinya.
"Aku ingin kau bergabung di presentasi kita dgn para relasi untuk proyek di Jepang pada jam 10 nanti di ruang meeting. Beberapa investor besar dari luar negeri juga akan ikut bergabung dgn kita.. ", kata Jalal dgn suara berwibawa.
"Tentu..Aku akan segera kesana !", jawab Jodha tersedak .. meredakan perasaannya.
》Di ruangan Jalal..
"Oh Tuhan, dia begitu tampan..seperti iblis rupawan yg menggoda..menariknya dgn kuat.
Jantung Jodha mulai berdegup kencang..tubuhnya bergetar.
"Tenang Jodha..tenang..rileks..kuatkan dirimu ! batinnya.
Jodha menolak rasa ketertarikannya terhadap lelaki itu..tapi tubuhnya bereaksi sebaliknya...tubuhnya menginginkan sentuhan Jalal.
"Jalal..jangan.." gadis itu berbisik..melawan efek dari kedekatan mereka dan perasaannya yg sudah terbakar.
"Shhh..Ya..! Jalal memegang tangan Jodha..dan tiba-tiba menariknya dgn kasar..dan dgn satu gerakan Jodha sudah berada dalam pelukannya.
Jodha terjebak..terkunci..dan terpenjara.
Jodha mengambil nafas berat..karena kontak fisik mereka.
"Damn..! Jodha merasa tubuhnya dialiri listrik dsn perutnya dihiasi kupu-kupu.
KAMU SEDANG MEMBACA
BENCI JADI CINTA (HATE TO LOVE)
FanfictionProlog Jalaludin Mohammad Khan Dia mulai kehilangan kesabarannya, tersiksa. Dia terus memandang keatas anak tangga di Mansion Singh, kemudian melihat ke arlojinya. "Sialan, kemana dia ? " Sudah lebih dari 10 menit berlalu sejak kedatangan mereka...
