13. Punishment

14.4K 492 27
                                        

Aku pun membuka pintu kamar mandi sedikit, bukannya memberikan handuk Harry malah masuk ke dalam kamar mandi dengan hanya memakai boxernya.

"Ahhhh..!!" Dengan refleks aku menutup tubuh telanjangku dengan tanganku.

Harry mendorongku ke tembok dan menciumku dengan ganas. Aku membalas ciumannya dengan tak kalah ganas.

"Emm.."

Harry menekan selangkangannya pada tubuhku, pen.is kerasnya yang masih terbalut boxer menabrak vaginaku.

"Fuck Harry"

"Who?"

"Fuck Daddy!"

"Goodgirl"

Harry melepaskan boxernya dan pen.isnya langsung keluar.

"Get on your knees" perintahnya

Aku menurutinya lalu Harry menjambak rambutku.

"Suck my dick baby"

Tangan Harry mendorong kepalaku ke arah pen.isnya dengan paksa.

"Uhuk.." aku tersedak oleh pen.isnya Harry, tapi ia tidak berhenti mendorong kepalaku.

"Suck it harder, c'mon babygirl. Ashhh" katanya menggeram.

"Stop it" tiba-tiba Harry menyuruhku berhenti.

Dia menjambak rambutku dan menarikku ke luar kamar mandi.

"Aww, Daddy it hurts!" Kataku protes.

"Shh.. don't say anything"

Harry membawaku ke kamarnya lalu ia mendorongku untuk tengkurap di pangkuannya. Ia memegang tanganku dengan erat.

Plak.

"Ouch" kataku refleks. Tangan Harry menampar bokongku fengan keras. Apa mau Harry, mengapa ia menyiksaku seperti ini.

Plak.

"Daddy it hurts please stop it" kataku sambil menahan rasa panas dari bokongku.

"This is your punishment babygirl, you're such a badgirl"

Plak.

"Awww.. apa salahku?"

"Kau pergi dengan Niall tanpa memberitahuku, kau juga membolos tadi"

Tak terasa air mataku mulai mengalir karena rasa sakit di bokongku.

"Shhh.. don't cry babygirl, ok i'll stop" kata Harry lalu mengusap air mataku perlahan.

Harry lalu merebahkanku di ranjangnya dan ia mengubrak-abrik lemarinya untuk mencari sesuatu.

"Gotcha" katanya yang berhasil mendapatkan sebuah kotak. Kemudian ia mengeluarkan tali dari kotak tersebut.

Harry mengikat tangan dan kaki ku diujung sudut ranjang, aku tak bisa bergerak sama sekali.

"Daddy what..."

"Shtt" telunjuk Harry membungkam mulutku agar diam.

Lalu ia mengeluarkan sesuatu lagi dari kotak yang tadi.

What? A vibrator.

"This is gonna be fun babygirl" katanya lalu menyalakan vibratornya ke arah low.

Ia memasukkan alat tersebut ke vagina ku yang mengangkang lebar karena diikat. Harry terus menekan vibratornya hingga tenggelam masuk
ke vaginaku.

"Uh" kataku geli merasakan getaran dari vibrator tersebut.

"Kau menyukainya kan? Haha"

Kepala Harry lalu turun ke arah payudaraku, ia menghisapnya dengan kuat dan sekali-kali lidahnya menyapu pentilku.

Highschool KinkTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang