"Pulang yuk Sam, ada acara traktiran temen gua nih di Javaland Bistro. Barusan temen gua ngingetin di line."
"Oh gitu, padahal gua mau ngajak lo makan malem Iga Bakar di daerah Batu sini, enak banget," nada Sammy terdengar sedikit kecewa. Ia masih mau menghabiskan waktunya dengan Nadhira.
"There's always a next time, Samudra." Nadhira menjawab Sammy sambil tersenyum.
Keduanya kembali ke dalam mobil dan bersiap melanjutkan perjalanannya turun ke Kota Malang.
"Bosen nih sama lagu gua Nad, pake iPod lo dong nih kabel aux-nya." Sammy mencabut kabel aux dari iPod-nya dan memberikannya ke Nadhira.
"Kalo lagu-lagu gua gak cocok sama lo maaf ya Sam. Gua ngeliat lagu lo di iPod banyak banget, jadi minder gua."
"Hahahaha.. Kok jadi minder? Tuntutan pekerjaan sih, dulu pas masih SMA di homeband sama pas awal-awal kuliah rajin ngisi-ngisi di café jadi perlu referensi lagu macem-macem dari yang kekinian, lagu lawas, sampe dangdut remix Pantura."
Nadhira mulai sibuk scrolling layar iPod-nya mencari-cari lagu yang menurutnya pas dengan suasana hatinya. Intro musik elektronik mulai bersenandung.
Looking you over,
and you don't know my name yet..
But by the time you looked away
already knew I couldn't fake it
I got this need for you forming in my beating heart
I knew the meaning right away, we only yesterday
were worlds apart
I think I may love you, if you give me some time,
maybe you'll love me too..
I got this thing for you
if you come closer I can whisper in your ear
and if you wanna walk away
I'll tell you all the things I know you wanna hear.
I'll come closer
to you if you
come over
I know we'll go farther
farther with you
with you I'm in warm water swimming down.
Nadhira menggerakan kepala dan tangannya mengikuti beat dari musik elektronik yang menenangkan. Sammy cuma melihatnya gemas, minta dicubit-cubit sama dipeluk banget sih dia!
"Lagunya siapa Nad? Enak juga," sahut Sammy.
"Ini lagunya Banks judulnya Warm Water tapi di-remix sama duo DJ dari UK namanya Snakehips enak-enak deh lagu sama remix-an mereka."
"Anak Majestic Casual banget ternyata nih?" canda Sammy.
"Itu lo tauuu Majestic Casual, bete deh kayaknya semua musik lo tau," Nadhira cemberut.
Sammy memberanikan diri mencubit pipi Nadhira yang sedang merengut. 'Aaaaaaaaaaaaaa' Sammy teriak senang dalam hati. Detak jantungnya berlomba-lomba.
Daritadi Sammy menahan diri untuk tidak berbuat macam-macam, tapi muka gemas Nadhira membuat Sammy tak berdaya.
Di sepanjang perjalanan Nadhira hanya mendengarkan lagu-lagu Snakehips. Sammy ikut menikmati beat unik yang menenangkan, tidak terlalu menghentak seperti musik EDM kebanyakan. Toh Sammy tipe orang yang menikmati jenis musik apa saja.
KAMU SEDANG MEMBACA
Proxima Centauri
Romance(This story is private-ed, beberapa chapter mungkin tak tersedia jika belum following) "Aku tidak pernah merasa kalau jodoh itu benar-benar ada." "Aku yakin jodoh itu ada." Semesta selalu punya cara dalam memberi pelajaran pada manusia yang hidup di...
