PART 3

25.1K 701 6
                                    

Preview...

‪#‎Cafe‬ La Ristha

Sepertinya aku pernah mendengar tentang cafe ini.. pikir Jalal.

Jalal kemudian masuk ke dalam cafe dan mengambil tempat duduk di sudut.

Dia memandang sekitar cafe yang cukup ramai itu sambil merenung...tampaknya dia sedang mengingat sesuatu.

Sementara itu di dalam cafe...

"Rev, ada pelanggan baru di sebelah sana..", kata bibi Angga pada reva, ketika dia melihat lelaki itu masuk.

"Aku masih sibuk bibi..coba Jodha saja.."

Bibi Angga& masuk ke ruang dalam dapur cafe...

"Jodha sayang...apa yang kau lakukan disini..di luar banyak pelanggan..", ucapnya.

Jodha ternyata sedang asyik melihat-lihat iklan lowongan pekerjaan di internet.
Dia terkejut mendengar suara bibinya.

"Eh..iya bibi..aku datang..", katanya sambil cepat keluar.

"Mana pelanggan baru itu bibi..."

"Itu lelaki yang di duduk di pojok.."

Jodha melihat sosok lelaki itu terkejut..
DEG ! Mr. Jalalludin Mohammad ! Dia disini ?
Kenapa dia disini ? Oh Tuhan !
Seketika dada jodha berdebar keras...
Perasaan gelisah tak menentu kembali melandanya..
Sambil menata hatinya, Jodha perlahan menghampiri meja lelaki itu...

"Um..selamat pagi Mr.Mohammad.."

Jalal yang masih termenung sedikit tersentak..

"Oh ya..baru saya ingat...anda bekerja disini Miss Jodha Bai...", ucap Jalal dengan tatapan lurus ke Jodha.

"Um....ya...um...ini cafe bibi saya...", jawab Jodha terbata-bata.

Tatapan lelaki ini membuat suhu tubuhnya naik. Gugup...degup jantungnya berdetak lebih kencang.
Oh Tuhan...dia semakin tampan dengan kemeja putih tanpa jas dengan kancing yang terbuka...
Dan tatapan itu....
Geezz...
Jodha menggigit bibir bawahnya...menahan perasaannya.

Jalal menatap Jodha yang kikuk luar biasa. Senyum misteriusnya tersungging di sudut bibir sexynya.
Senyum yang hampir tak terlihat.

Gadis ini begitu menarik..dan lihat cara dia menggigit bibir bawahnya begitu menggoda....batinnya.

Jalal menatap tajam jodha yang masih salah tingkah.

"Miss.Jodha..."

"Y..ya...Mr.Mohammad..."

"Saya butuh anda..."

Jodha terbelalak...

"Maksud saya...saya butuh anda untuk membawakan saya coffee dan donat..."

"Um...tentu...", jawab jodha sambil cepat berlalu dari situ.

Sampai di dapur , jodha menghela nafas dalam-dalam.
Mencoba menenangkan gejolak hatinya.
Oh Tuhan...kenapa aku selalu seperti ini bila di dekatnya..

Jodha kemudian membawakan pesanan Jalal.
Jalal terus memandanginya, membuat Jodha semakin salah tingkah...jantungnya dag dig dug tak karuan.

"Um...silahkan Mr.Mohammad...",kata Jodha gugup

Jalal memandangi gadis itu dari atas sampai ke bawah.
Dia tersenyum tipis..

"Apakah anda selalu seperti ini Miss.Jodha..."

"Um...tentu tidak...maaf...."
Hanya bila di dekatmu Mister....batin Jodha.

"Bagaimana menurutmu ? "

MILLIONER'S LOVETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang