Chapter 9

4K 342 1
                                        

Holllaaaaaaaaa..........

Ahhhhhhhh......... akhirnya aku bisa melanjuta cerita lagi.

Kalian pengen tau kenapa aku bisa mendapatkan sinyal? Tentu saja dari kartu telkomsel di pake bokap author.

Author bahagia bangetttttttttt...........

Okay! Mending kita langsung lanjutkan ceritanya.



CAMERA ROLLING ACTION!!!!

* * *

Saat belanja.

"AYO KITA BELANJA."Teriak Michael, Calum, Louis, dan Niall kompak.

Mereka berempatpun langsung berpencar.

Liam pun berbelanja sendiri juga. Soalnya kalau dia mengikuti mereka berempat, dia akam pusing sendiri.

Cameron mengikuti Louis dan Niall, sedangkan Ashton pun mengikuti Michael dan Calum.

Mari kita liat ke bagian Louis, Niall, dan Cameron dulu. (LNC)

"Baiklah. Pertama ambil semua daging yang ada disini."Jelas Louis sok tau.

Niall dan Camerom pun masukkin daging sapi dan babi sampe lemari es bagian daging bener-bener kosong.

"Sudah?"Tanya Louis memastikan.

"Yep."Sahut Niall dan Cameron kompak.

"Baiklah. Selanjutnya kita akan membeli uhmm..... apa lagi yang harus kita beli?"Tanya Louis bingung.

"Lada."Sahut Niall cepat.

"Kecap."Sahut Cameron juga.

"Gimana dengan cabe dan paprika?"Tanya Louis.

"Uhmm...... gimana beli bumbu langsung jadi aja buat BBQ?"Saran Niall praktis.

"Uhm... itu boleh juga tuh."Ucap Cameron sambil mengelus-elus dagunya.

"Kalian bertiga ngapain diem aja disini?"Tanya Liam tenang.

"Kita bingung, bumbu apa saja yang ditaruh untuk BBQ."Jawab Louis sambil nyengir.

"Aku sudah membeli bumbunya."Ucap Liam santai.

LNC pun kompak melihat ke tempat pembelanjaannya Liam.

"Kalau gitu, kita berarti udah selesai belanja."Pekik Niall senang.

"Holla guys."Teriak Calum yang tiba-tiba datang.

"Kalian belanja apa?"Tanya Michael.

"Kita belanja dagingnya."Sahut Cameron.

"Aku belanja bumbunya."Jawab Liam.

"Kalau kita belanja minuman dan cemilannya."Ucap Ashton sambil tersenyum.

"Yosh! Kita sudah selesai belanja. Ayo kita bayar."Teriak Louis semangat.

* * *

Dylan melongo menatap belanjaannya.

"Astaga! Kenapa banyak sekali belanjaannya?"Pekik Dylan.

"Woah..... banyak sekali. Aku akan kenyang malam ini."Pekik Harry dan Justin senang.

"Tak apa Dy. Kan kita akan pesta malam ini."Bela Louis karna gak mau diomelin Dylan.

Dylan menatap Louis datar.

"Disini hanya ada 16 orang Lou, bukan 100 orang. Jadi seharusnya tak perlu sebanyak ini."Ucap Dylan sambil menghela napas frustasi.

Adopted Chloe (COMPLETE)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang