Chapter 35

2.8K 255 94
                                        

"Hai."Sapa Author takut dari balik tubuh Louis.

Louis melirik ke belakang tubuhnya lalu menghela napasnya.

"Lia pengen minta maaf karna selama dua minggu ini Lia gak bisa melanjutkan ceritanya."Ucap Louis dengan datarnya.

Author mengangguk setuju.

"Ada beberapa alasan dia belum bisa melanjutkan ceritanya, termasuk alesan kenapa hari rabu kemarin dia gak melanjutkannya."Lanjut Louis sambil menarik Author keluar dari belakang tubuhnya lalu merangkul Author.

"Alesan pertama : karna puasa. Ada peraturan secara kasat mata di rumah Lia kalau selama puasa sampai lebaran selesai, Lia harus jarang megang hape kalau nggak hapenya disita. Makanya, disaat otaknya Lia lagi bisa melanjutkan ceritanya, tapi pada waktu yang sama disuruh ibunya membantu mengurus adeknya atau membantunya masak."Lanjut Louis lagi.

Author mengangguk membenarkan.

"Gue capek ngomong. Bikin haus. Gantian dong."Ucap Louis sambil menolehkan wajahnya ke arah pemain.

Para pemain saling menyenggol untuk siapa yang duluan maju.

Harry pun maju.

"Alesan kedua : Lia punya banyak acara. Kalian udah tahu kan selama bulan puasa Lia sama sekali gak boleh sering megang hape? Nah terus dia mengeluhkan itu kepada saudara dan teman-temannya, jadi setiap kali mau mengketik bikin cerita, saudara dan temannya muncul secara tiba-tiba dan tak diundang untuk menarik Lia jalan-jalan. Ibunya memberbolehkan asalkan jangan bawa hape."Jelas Harry.

Author yang ditarik Louis untuk pergi dari tempat syuting mengangguk setuju.

"Mau kemana sih mereka berdua?"Tanya Cameron sambil mengkerutkan keningnya

"Lah? Bukannya Lia udah kita iket di rawa-rawa?"Tanya Aaron heran.

"Kan yang kita iket Author, bukan Lia."Ucap Niall dengan lugunya.

"Author and Lia is the same person, Niall."Ucap Luke datar.

"Lanjutin aja kasih tahu alesan Author kenapa dua minggu ini dia gak melanjutkan ceritanya."Pinta Barbara.

"Biar gue aja yang lanjutin."Ucap Logan dengan datarnya.

"Alesan ketiga : dia harus mengurus pendaftaran kuliahnya. Dari surat-surat sampai ujian dia lakukan sendiri karna orang tuanya terlalu sibuk untuk mengurusnya. Bukan semua sih dia urusi sendiri, dia juga dibantu sampa cowoknya. Maksudnya pacar aslinya didunia nyata."Jelas Logan dengan datar.

"NGGAK LOUIS! LOGAN BERBOHONG!"Teriak Author dari kejauhan karna dari tadi ditarik Louis pergi.

"Jadi, Author yang aneh begitu bisa beneran punya pacar?"Tanya Cameron heran.

"Gue gak yakin pacarnya manusia."Ucap Aaron.

"Iya. Bisa saja pacarnya monster."Ucap Calum.

"Iya. Monster yang sama jeleknya kaya Lia."Ucap Barbara kejam.

"Kasih tahu alesan lagi dong. Gue penasaran tau."Ucap Shawn.

"Biar gue aja yang kasih tahu alesannya."Ucap Liam Payne sambil tersenyum.

"Alesan keempat : kalian udah tahu kan kalau Lia udah punya pacar? Nah pacarnya itu gak suka, bukan maksudnya bukan gak suka, gimana ya ngejelasinnya? Uhmm...... pacarnya tuh kesel setiap kali nge-line, Lia balesnya lama. Ditanya kenapa, Lia selalu jawab ngurusin cerita dan readersnya atau gak jawab lagi baca cerita. Nah lalu pacarnya harus ngalah gak nge-line lagi, karna kalau gak ngalah Lia bakal ngambek. Well, kalian pasti tahu kata-kata cewek selalu benar. Jadi pacarnya itu lebih pilih nelpon atau langsung ketemuan kalau pengen komunikasi."Jelas Liam P sambil nyengir.

Adopted Chloe (COMPLETE)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang