Halloha!!!
Aku kembali lagi nih
Aku sangat berterima kasih banget buat yang selama ini sudah vote aku dan yang buat silent readers juga makasih udah baca cerita aku, tapi tolong di vote juga yaa.
Diakhir cerita aku mau bicara berita the boys yang akhir-akhir ini melejit hahaha.
Okay mari kita mulai ceritanya.
CAMERA ROLLING ACTION!!!!
* * *
Chloe bersama Shawn dan Calum turun dari mobil Louis.
Louis menurunkan kaca mobilnya dengan sok kerannya.
"Belajar yang benar agar bisa pintar seperti aku."Ucap Louis dengan sombongnya.
"Pintar? Setahuku kau dibanding Brooklyn jauh pintar Brooklyn."Ucap Calum sambil ngakak.
Shawn pun juga ikut ngakak mendengarnya. Berbeda dengan Chloe yang hanya diam sambil menatap datar mereka.
"Sialan kau hidung besar! Awas saja nanti kau dirumah."Ketus Louis sambil menaikkan kembali kaca mobilnya lalu menjalankan mobilnya pergi.
"Dasar pendek. Bilang dirinya pintar, bahkan dia sendiri gak tahu hasil 1+1."Ejek Calum sambil melihat mobil Louis yang sudah berjalan jauh.
"Emang 1+1 berapa Cal?"Tanya Shawn dengan muka idiot.
"Dasar bodoh. Gitu saja kau tak tau. Hasilnya ya 11 lah."Ucap Calum dengan percaya dirinya.
'Bodoh!'Pikir Chloe sambil memutarkan kedua bola matanya lalu berjalan pergi ingin meninggalkan mereka.
"Hey Chloe! Kau ingin kemana?"Tanya Shawn.
"Dasar bodoh. Jelas Chloe ingin ke ruang kepala sekolah lah."Ucap Calum sambil memutarkan kedua bola matanya.
"Kau tidak mengantarnya Cal?"Tanya Shawn pada Calum.
"Aku harus mengerjakan pr. Jadi aku tak bisa mengantarmu. Tak apa kan Chloe?"Tanya Calum pada Chloe.
"Tak apa."Jawab Chloe datar sambil kembali berjalan.
"Kenapa bukan kau saja yang mengantarkan Chloe?"Tanya Calum kepada Shawn tanpa mengetahui Chloe sudah berjalan lagi.
"Tadinya aku ingin mengantarkan, tapi Chloenya sudah pergi. Yasudah. Aku lebih baik mengerjakan pr saja."Ucap Shawn santai.
Padahal emang dari awal kagak ada niat buat anterin Chloe -_-.
* * *
Dengan santai Chloe berjalan ke ruang kepala sekolah.
Chloe tak habis pikir kenapa Liam, Luke, Zayn, Grey, sama Dylan bisa betah sama ke sepuluh cowok yang sangat tidak waras otaknya.
Chloe juga kembali berpikir. Kalau misalnya dia tinggal sama orang gila, apa dia ikut gila juga yaa?
Chloe menggelengkan kepalanya keras. Dia gak mau jadi idiot kaya kesepuluh saudaranya. Dia mau kaya kak Liam atau kak Dylan yang udah pinter, cakep, dewasa pula.
Saking seriusnya Chloe berpikir apakah dia akan gila bersama ke sepuluh saudaranya yang gila, Chloe gak sadar kalau didepannya ada seorang yang lagi sibuk berpikir juga. Akhirnya.......
'Bruk'
"Sialan!"Umpat Chloe kesal karna dia merasakan sakit di pantatnya yang mencium lantai dengan tidak lembut sama sekali.
"Shit!"Umpat cowok yang nabrak Chloe.
Chloe memandang kesal kearah depan.
"Kalau jalan tuh liat-liat dong. Punya mata gak sih."Ketus Chloe kesal sambil bangun dan mengusap-usap pantatnya yang masih nyeri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Adopted Chloe (COMPLETE)
FanfictionChloe Moretz adalah seorang anak yang diangkat menjadi adik oleh 15 cowok-cowok ganteng + gesrek. Karna Chloe cewek sendiri disana, mereka pun pada saling berebutan Chloe. "Bagaimana rasanya dikeliling cowok cakep? Bagaimana rasanya di rebutin cowok...
