Chapter 18

2.7K 278 14
                                        

Holla!

Okay! Kita langsung aja ke ceritanya.

CAMERA ROLLING ACTION!!!!!

* * *

"Kita harus pergi dari sini!"Ucap Calum tegas.

Yang lainpun mengangguk setuju. Lalu Michael dan Ashtonpun merangkul Calum untuk membantunya berjalan.

"Chloe, come on."Ajak Barbara saat menyadari Chloe diam ditempat sedangkan yang lain terus berjalan.

Chloe menggeleng membuat Barbara mengkerutkan keningnya.

"Aku tidak ingin pergi, aku ingin menyelamati Louis."Ucap Chloe datar lalu berjalan melewati Barbara begitu saja.

Barbara terdiam sejenak, otaknya masih memproses ucapan datar Chloe barusan.

Setelah sekian lama........

"APAAAA??!!!! AKU IKUT!!!!"Teriak Barbara kencang sambil buru-buru berlari mengejar Chloe.

Chloe membuka pintunya langsung. Kali ini untungnya tidak ada penjaganya.

"Berani sekali kau kembali."Ucapan dingin dari Connor menyambut kedatangan Chloe.

"Selama Louis belum terlepas, aku tidak akan pergi."Ucap Chloe datar.

Connor tersenyum mengejek mendengar itu, lalu saat Connor ingin berbicara, Barbara datang sambil cemberut.

"Kau mengapa meninggalkan aku?"Tanya Barbara kesal.

Chloe memutarkan bola matanya malas.

"Pake bantuan eh?"Ejek Connor.

Barbara yang tadi cemberut, langsung berubah mukanya. Dia langsung menatap sinis Connor dan aura menyeramkan itu langsung keluar membuat Chloe berjalan dua langkah menjauh dari Barbara sedangkan Connor malah tersenyum miring dan menatap Barbara penasaran.

"Kau sendiri ingin berantem dengan seorang cewek berumur 13 tahun eh? Pecundang sekali kau."Ejek balik Barbara.

Connor terkekeh mendengar itu, dia sama sekali tidak tersinggung.

"DASAR PSIKOPAT!!!! DIKATAIN MALAH KETAWA."Pikir Chloe heran.

"Aku tau siapa kamu. Kau adalah Barbara Palvin, seorang anggota inti FBI dan selalu dikelompokkan dengan Louis dan Harry, punya aura membunuh yang sangat menyeramkan dan mata biru yang tajam, walaupun kau seorang anggota inti tapi kau dapat juga menjadi seorang hacker karna kau sering diajari oleh Harry, agak lemot tapi cepat belajarnya, dan yang terakhir kau cepat dan gesit. Jujur, aku sangat tertarik dengan semua yang ada di dirimu, seandainya kau masuk dalam kelompokku."Ucap Connor panjang lebar sambil tersenyum lebar dan seringai.

"Never. In. Your. Wildest. Dreams."Ucap Barbara sambil menyipitkan matanya dan menekankan disetiap katanya.

Connor tersenyum kecil mendengar itu. Lalu sedetik kemudian Connor merubah mukanya menjadi dingin.

"Okay. Gimana kalau kita bermain? Kalau kau kalah, salah satu dari mereka akan mati dan kalau kau menang, kau bisa membebaskan salah satu dari mereka. Ada tiga orang, berarti ada tiga permainan."Tantang Connor.

Barbara terbelalak ngeri, sambil menggigit bibirnya dia berpikir.

"Okay. Tapi gimana pilihannya ditambah Louis dan Harry? Jadi permainan kita menjadi ada lima."Tawar Barbara.

"Semoga boleh."Harap Barbara dalam hati.

Connor berpikir sejenak, lalu tersenyum miring.

"Tidak."Jawab Connor singkat.

Adopted Chloe (COMPLETE)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang