Semuanya sudah memasuki kereta kuda, Rey, Minor, Cindy, Paul dan 2 orang lain yang menjadi bagian dari 7 warrior. Termasuk Ratu Lunamore. Charlie dan Retry mengekor di belakang kereta dengan kudanya masing - masing. Charlie menepuk belakang kereta kuda untuk menandakan perjalanan sudah di mulai. Sang kuda pun mulai melaju pelan dan lama - kelamaan ada yang aneh dari kereta kuda. Kereta kudanya melayang di udara ! Rey melihat takjub keluar, ia terkejut saat melihat pemandangan di luar bukanlah daratan tetapi mereka berada di langit. Mereka terbang !
Cindy yang juga melihat keluar berteriak kencang saking senangnya, "KITA TERBANG !!"
Semua melihat ke luar untuk membuktikan bahwa mereka semua benar - benar terbang di langit, semuanya membulatkan mata ketika melihat langit yang terbentang luas, dan sekarang mereka melaluinya.
"dasar..anak - anak" ucap ratu Lunamore sambil tersenyum miring.
Rey langsung berkenalan dengan ketiga orang lain 7 warrior, "namaku Rey, siapakah nama kalian ?" Rey berjabat tangan dengan ketiga orang tersebut.
Yang pertama adalah laki - laki berumur sekitar 17 tahun, berambut pirang dan memakai kacamata. Sepertinya ia kutu buku. Tinggi badannya sekitar 173 cm, hampir sama dengan Rey. Yang kedua Perempuan muda, berparas cantik dengan bermahkotakan rambut merah muda yang menambah penampilan perempuan tersebut semakin cantik, tubuhnya mungil dan ia tidak terlalu tinggi.
Aneh! kenapa baru ada enam orang, padahal didalam surat itu ada tujuh orang yang terpilih. Ah sudahlah tak isah dipikirkan.
"aku Zia Loupers" ucap perempuan cantik itu ramah.
"lalu kau siapa ?" tanya Rey sambil menatap sang laki - laki yang berpandangan kosong itu, tak ada jawaban sama sekali. Rey menaruh telapak tangannya beberapa inchi dari depan wajah anak itu dan ia menggoyang - goyangkan telapak tangannya ke atas dan kebawah.
"oh..maaf, namaku adalah Andreas Mackos, kau boleh memanggilku Andre" mata anak tadi berubah menjadi normal.
"aku Rey McKimblee, senang bertemu dengan kalian, ngomong - ngomong kalian kuliah di mana ?" tanya Rey lagi kepada 3 orang yang duduk di depannya.
"aku masih SMA, umurku masih 15 tahun" ujar Zia.
"aku tidak kuliah, aku sudah lulus, beberapa tahun yang lalu" ucap Andreas.
Rey membulatkan matanya tak percaya, "benarkah, berapa umurmu sekarang ?" tanya Rey penasaran.
"17 tahun sama sepertimu"
"hebat sekali kau" puji Rey.
Sepertinya hari ini Rey telah mendapatkan teman baru, dan sepertinya hari ini juga Rey akan melakukan sebuah petualangan yang tak akan pernah terlupakan olehnya, petualangan yang sepertinya sudah lama ia dambakan. Sebuah petualangan yang terus muncul di mimpinya yang berkaitan dengan sebuah kerajaan dan seorang penyihir yang sangat jahat.
Tetapi di sisi lain, ia teringat oleh temannya yang sekarang ini sedang berada dimana dan sedang di apakan. Rey cemas terhadapnya. Ia ingin melupakan hal itu dengan kegiatan yang lain tetapi tak bisa, tiba - tiba saja ia teringat akan satu hal. "tunggu dulu !! bagaimana dengan kedua orangtuaku, apakah mereka akan ikut pergi kesana ?"
Ratu Lunamore mengangguk mengiyakan, "mereka akan menyusul setelah mengurus beberapa hal di dunia kalian"
"oh begitu"
"aku akan memberitahukan sesuatu kepada kalian semua" ucap ratu Lunamore.
Semuanya duduk di tempatnya dan menunggu penjelasan dari ratu Lunamore. Ratu Lunamore menghela nafas panjang, "pembangkitan akan terjadi sekitar 4 minggu lagi, jadi jika kalian sudah sampai disana, aku ingin kalian langsung berlatih dan segera mempelajari ilmu - ilmu pedang dan beberapa mantera - mantera sihir yang dapat kalian gunakan disana. Dan apapun yang terjadi aku tidak ingin kalian semua melanggar perintah yang telah aku buat sendiri jika berada di sana. Mengerti !" jelas ratu Lunamore.

KAMU SEDANG MEMBACA
7 Warrior : Darkness King
FantasyCopyright © 2014 by Fahmi1308, dilarang menjiplak, mencopy atau meniru cerita tanpa sepengetahuan Author. —————————————— Berawal dari surat yang berisi, "kalian telah terpilih menjadi kesatria di Dunia Lain," telah mengubah takdir beberapa manusia. ...