Chapter 7: Gotcha!

1.1K 110 5
                                    

Makasih sudah menunggu cerita ini dengan setia 😁 dan maaf bila kelamaan updatenya😭

Sehun's POV

aku memasuki ruang meeting kantor miliknya dengan sedikit tergesa-gesa dan melihat pria dengan rambut putih sudah menunggu di dalam. ketika pria itu membalikkan tubuhnya sehun terkejut ketika melihat wajah dari pria itu yang ternyata adalah Kai dan kakek yang berada di lift apartemen waktu itu!?

kanapa ada 2 orang yang menjadi clientku hari ini bukannya katanya hanya 1 orang? pasti ada yang tidak beres. kemudian aku menelpon hayoung untuk memastikannya

"yah!, gadis aneh"

"maaf sepertinya anda salah sambung. tut...tut..."

sial! langsung dimatikan apa sih maunya dia ini! yang sekarang jadi bos siapa yang sifatnya seperti bos siapa dasar wanita aneh! aku melihat ke arah mereka dan mereka melihatku dengan ekspresi yang aneh atau curiga terhadapku. aku hanya bisa tersenyum kaku kemudian segera menelpon assisten sombong itu lagi dengan nada suara yang dibuat-buat aku berkata

"halo,oh hayoung yang baik dan cantik saya oh sehun ingin bertanya kenapa ada 2 orang di sini kan seharusnya client saya cuma ada 1 orang"

"iya bapak sehun saya juga kurang tahu lebih baik bapak langsung menanyakan mereka saja, maaf saya sedang sibuk permisi, tut...tut..."

dasar! buat apa aku menelpon dia kalau jawabannya begitu saja sudahlah lebih baik kalau aku menanyakan langsung saja ke orangnya aku berkata

"permisi kek, rasanya kemarin saya janji meeting dengan 1 orang saja kenapa yang hadir 2 orang? maaf kalau saya lancang"

"ini cucu kakek yang datang menemani kakek sepertinya seumuran denganmu, perkenalkan namanya kai"

"kai adalah sahabat saya kek sejak sma, saya sudah mengenal dia sejak lama. bagaimana kalau kita mulai meetingnya?"

"baiklah"

meeting berlangsung dan berjalan dengan sangat baik dan lancar dan akhirnya selesai meeting kakek itu berkata

"jadi bagaimana hubunganmu dengan perempuan yang waktu itu bersama denganmu?"

aduh! kenapa kakek itu ingat masalah yang waktu itu. ketika aku melihat kai, dia melihatku dengan mata yang membesar dan berkata

"sehun! akhirnya kamu punya pacar juga dari sekian lama tidak pernah punya pacar kukira kamu tidak suka dengan perempuan jadi kadang aku sedikit takut denganmu selamat ya! kapan-kapan kenalin aku dengannya ya"

"hehehe....hubungan kami tidak ada yang berubah biasa saja cuma sedikit lebih dekat daripada sebelumnya, mungkin...."

kataku dengan gugup karena aku tidak tahu harus berkata apa-apa apalagi dikira pacaran dengan dia, mungkin (masih mungkin) aku sudah ada sedikiiittt rasa suka padanya mungkin karena dia baik walaupun hanya sekali, dan cantik (mungkin).

kemudian aku tersadar dari lamunanku dan melihat kakek dan kai yang memandangiku dengan muka yang ingin terus menggodaku dan smirk mereka.

"sepertinya ada orang yang sedang kasmaran kek lebih baik kita pulang saja kek" kata kai

"iya kai sepertinya kita mengganggu imajinasinya itu kami duluan bye-bye" kata kakek

"sehun jangan lupa kenalin aku dengan pacarmu itu ya! hahaha..." kata kai

"yah! aku tidak pacaran dengan dia" kataku

"kalau begitu, aku masih ada kesempatan kenalin aku dong" kata kai

The DoorTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang