Pintu yang menghubungkan hidup mereka untuk menjadi sesuatu yang tak terduga
maaf gaje baru pertama kali tulis cerita maaf kalau banyak penulisan yang salah atau typo
Sorry lama😢 selamat membaca! datanya hilang jadi terpaksa tulis ulang😣
Hayoung's POV (keesokan harinya)
Argh!!! kemarin apa yang ada di kepalaku sampai aku membuat janji pertemuan orang tua. bodoh! bodoh!!! sekarang harus bagaimana pikirku sambil berjalan mondar-mandir seperti setrikaan di dalam apartemen milikku dan memukul kepalaku yang kemarin tidak berfungsi(?) itu aku mengacak rambutku dan membuatnya lebih berantakan dari sebelumnya.
apakah aku harus pura-pura sakit lagi? ahhh... tidak itu sudah basi pasti ketahuan, dan kanapa sehun manyetujuinya? juga aduh... bodoh! bodoh!! aku tidak tahu harus bagaiamana lagi, aku hanya terduduk di sofa milikku sambil bertopang dagu.
baiklah hayoung! kamu harus menanggung resikonya 😢 tarik nafas.... hembuskan... baiklah kemudian aku pergi ke kamar mandi, bersiap-siap untuk mandi setelah mandi aku mengenakan make up untuk membuat penampilanku lebih pantas, kemudian aku menunggu sehun di apartemenku, namun aku tidak merasakan tanda-tanda kehidupan dari apartemen sebelah jangan-jangan dia meninggalkanku! ini tidak boleh terjadi! aku segera berlari ke dalam apartemen sehun dan mencarinya.
tidak ada di ruang tamu! tidak ada di dapur! kemudaian aku masuk ke dalam kamar miliknya kemudaian aku menghela nafas, karena sehun ternyata masih tidur di tempat tidurnya sambil memeluk gulingnya. aku berlajan mendekat ke tempat tidurnya dan terlihat sehun tertidur dengan mulut sedikit terbuka. dia sangat lucu dengan muka seperti ini, tapi aku harus membangunkannya aku mencari akal kemudian timbul ide aneh kemudian aku mengeluarkan smirk milikku yang sudah lama tidak kuperlihatkan
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(maaf, anggap ini hayoung ya...😂😂😂)
kemudian aku berteriak
"BANGUNN SUDAH SIANG!!! TERLAMBAT!!! ADA CLIENT MENUNGGU!!!" teriakku padahal hari ini adalah hari libur
Author's POV
sehun membuka matanya lebar-lebar setelah mendengar teriakkan hayoung kemudian sehun berkata
"Hayoung! seharusnya kamu membangunkanku daritadi aduh bagaimana ini!" kata sehun sambil berlari ke kamar mandi dengan rambut yang berantakan.
ketika di depan pintu kamar mandi sehun tiba-tiba berhenti dari larinya, hayoung yang daritadi menahan tawanya akhirnya melepaskannya sambil memegang perutnya
"aduh, perutku sakit.. hahaha..." kata hayoung
sehun yang akhirnya sadar kalau hari ini adalah hari libur, hanya masuk kamar mandi tanpa memandang hayoung lagi.
sehabis mandi sehun keluar dengan pakaian yang rapi namun tidak mengeluarkan sepata kata dari mulutnya dan ekspresinya sangat dingin, hayoung cemas karena takut sehun membencinya.