Twenty One

4.9K 271 0
                                        

"Ga baik mendem masalah sendiri. Nanti lo gila lo!" Ujar adit

"Kenapa setiap gue lagi sedih gegara freza lo selalu ada bang?"

"Emang gapapa nih?" Tanya gue

"Cerita aja"

"Gue juga cape mendem sendiri"

Franda menarik nafasnya panjang dan mulai menceritakan semuanya pada adit. Air matanya kembali membasahi pipinya

Adit terlihat mencoba mengerti apa yang kini di rasakan franda

Franda mengakhiri ceritanya dengan senyuman yang benar-benar terlihat menyakitkan

"Lo yakin mereka pacaran?" Tanya adit

"Kalo bukan pacaran trus apa lagi? Dari foto aja udah kelihatan"

"Siapa yang ngambil foto itu?"

"Ga tau"

"Tuh kan lo aja ga tau siapa yang ngambil siapa yang nempel foto itu"

Franda diam

"Lo cinta sama freza?" Tanya adit serius

Franda hanya mengangkat bahunya cuek

"Jawab jujur pertanyaan gue"

"Iya gue cinta sama dia. Tapi itu kemarin, entah untuk nanti dan besok"

"Kenapa?"

"Gue cuma ga mau aja berharap lebih jauh lagi, sakit"

"Pikirin mateng-mateng dulu kalo mau bertindak. Lo masih labil" adit mengelus bahu franda

Pandangan adit beralih kepada icecream yang sudah mulai cair

"Cair tuh" ujar adit

"Biarin" jawab franda cuek

"Gue pesenin makanan ya?"

"Gue mau pulang aja bang"

"Gue anter"

"Ga usah, ngrepotin" ucap franda sambil berdiri

"Ga tega gue liat keadaan lo lagi kayak gini mau pulang sendiri. Gue anter!"

"Ya udah"

-----

"FREZA!!" panggil edo kepada freza yang sedang membuka pintu mobilnya di parkiran pusat jaya

Freza menoleh ke sumber suara

"Lo mau kemana? Kata syena, franda ngilang?" Edo menghampiri freza

"Iya"

"Udah ketemu?"

Freza menggeleng

"Lo mau cabut cari dia?"

"Iya lah do"

"Gue tadi denger obrolan cewe-cewe, mereka kayak nyebut nama lo sama anisa deh, tapi gue ga denger jelas si. Emang anisa siapa lo za?" Tanya edo

"Adek kelas. Gue cabut dulu!" Ucap freza yang sudah duduk di dalam mobil dan melajukan mobilnya menjauh dari edo

"ZA GUE BARU INGET GUE JUGA DENGER KATANYA LO PACARAN SAMA ANISA!" Teriak edo yang melihat mobil freza menjauh

"Lah anjir buru-buru banget si!" Gumam edo

Freza melajukan mobilnya menuju rumah franda. Ia bingung harus mencari kemana hingga ia memutuskan untuk mengunjungi rumahnya terlebih dahulu

Mobilnya sudah terparkir di halaman rumah franda

Berulang kali ia memencet bel rumah ini namun tidak ada jawaban

Freza Dan FrandaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang