[special chapter] lembar-lembar kenangan

4.9K 713 50
                                        

Hari libur adalah hari membersihkan apartemen bagi seorang Lalisa Manoban. Usai membersihkan dapur, gadis itu berjalan menuju kamar. Berniat membersihkan kamar yang entah sudah sejak kapan tak ia bersekan secara benar-benar bersih.

Vacum cleaner yang dibawanya ia arahkan ke kolong tempat tidur, mesin itu masih terus menyedot debu-debu sampai saat Lisa merasa ada sesuatu yang menyumbat mulut vacum cleanernya.

Gadis Thailand itu segera mematikan mesin vacum cleaner, lantas melongok ke kolong tempat tidur. Mencari apa penyebab mesin itu agak tersumbat.

"Apa itu?" Lisa menyipitkan mata saat melihat sesuatu berbentuk persegi di bawah sana.

Tangan gadis itu menggapai benda tersebut, menariknya keluar. Sebuah buku catatan dengan gambar headphone di depannya, membuat Lisa langsung mendesah lega.

"Haaah, ternyata kamu tuh selama ini di bawah kolong? Duh, syukur deh," ucapnya.

Buku yang selama ini menjadi tempatnya mencurahkan segala isi hati itu, membuatnya tersenyum tipis. Dibukanya lembar pertama dari buku itu, membaca apa yang ditulisnya pertama kali tentang Bambam.

Lalu ke lembar berikutnya lagi, tiap lembar yang selalu membuka lagi kenangan kala itu. Belum sampai lembar terakhir, ponsel yang tiba-tiba berdering membuat Lisa meletakkan bukunya begitu saja. Ia segera meraih ponsel dan mengecek notifikasi di sana. Ada satu chat baru.

Bambam:
Pokpak, ayo jalan-jalan

Bambam:
Aku sudah di depan apartmentmu

Bambam:
Jangan terlalu lama berdandan, Lisaku selalu cantik 😗

Lisa tersenyum geli membaca pesan dari pemuda itu, dengan segera ia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Biar saja Bambam menunggu sedikit lama. Yang terpenting adalah ia tak boleh terlihat berantakan di depan pemuda favoritnya.

Semoga hari ini berjalan baik.

Dan ... pssstt, jangan bilang-bilang, kalau seorang Lalisa Manoban akan berkencan dengan member GOT7 asal Thailand itu.

-----TAMAT.

Dari Lisa, Untuk BambamCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang