Musik mengalun mewarnai pagi yang indah.Gemercik air samar-samar terdengar menghiasi kaca jendela yang bening dan bersih.Suara angin bergemuruh menciptakan suasana tak menyenangkan untuk menjalani aktivitas.'Sreeekkk'
Seorang pria terbangun dari tidur nyenyaknya.Ia mengerjap-ngerjap mencoba beradaptasi dengan cahaya yang menorobos pada pupil coklat miliknya.Matanya menyipit mendapati seorang perempuan tengah membuka gorden jendela.
"Hujan?"Gumam Iqbaal sembari mengucek-ngucek mata sipitnya.
"Kamu udah bangun?mandi gih"
"Dingin"
Iqbaal kembali menjatuhkan tubuhnya pada kasur king size miliknya.Menutup sebagian tubuhnya dengan selimut.Namun sebuah tangan mengelus rambut darkbrown miliknya.
"Iqbaal bangun"
Tak menjawab,ia makin rapat menutup matanya.
"Iqbaal bangun.Kamu lupa kamu ada janji?"
Masih tak bergeming,ia malah menarik tubuh sipemilik tangan kedalam pelukannya.
"Baal.."
"Aku tau kamu udah bangun"
"Baal.."
"Oke..aku marah"
Sigadis menarik tubuh mungilnya dari pelukan Iqbaal.Lalu melangkah mendekatkan diri pada jendela.
"Bell..jangan marah dong,aku capek"
Bell?
Ya Bella!
Kekasih Iqbaal ini memang sudah terbiasa berada dikamar Iqbaal.Membangunkannya setiap pagi maupun membawakan sarapan.Ia tak perlu canggung,karena dari awal ia memang sudah mempercayai Iqbaal.Bahkan,ia tahu kode Apartement Iqbaal sehingga ia lebih leluasa jika ingin bertemu dengan sang pujaan hati."Bella.."
Iqbaal merengkuh tubuh Bella,memeluknya sangat erat.Tangan kanannya mengelus puncak kepala Bella.
"Maafin aku"
____________________________________
(Namakamu) terduduk pada kursi dekat jendela.Memandang langit yang tak berhias bintang satupun.Kosong!
Tatapannya semakin lama,semakin beralih pada sebuah lamunan.Mengingat kehidupannya tak lagi indah seperti dulu.Tak sadar air matanya sudah menetes.
"Hiks..salah gak sih kalo gue anggep ini gak adil?"
"Semua hal yang hiks..hal yang udah bikin gue..hiks nyaman pergi gitu aja"
"Papa bangkrut,rumah disita,temen-temen,semua ilang"
"Tuhan..hiks..kenapa harus papa?kenapa..hiks..kenapa papa juga harus kau ambil?"
"Kasihan mama"
"Apa gue terima perjanjian itu aja ya?"
"Seenggaknya kalo gue nikah sama anak temen papa itu,gue bisa hidup kayak dulu lagi"Ucap (Namakamu) sembari menghapus air matanya.
"Dan gue bisa bikin mama sama papa bahagia"
____________________________________
'Iqbaal Dhiafakhri pacaran dengan Bella Graceva,Ini kata fans Iqbaal'
'Prak'
Herry membanting sebuah majalah pada meja kerjanya.Mendapati sebuah laman yang memuat berita tentang Putra bungsunya.
'Ceklek'
Pintu terbuka menampakan seorang perempuan yang tak lain adalah Sekretaris Herry,bersama seorang pria yang mengekor dibelakangnya.
"Permisi Pak,Putra Anda sudah sampai"
"Masuk"
Iqbaal yang tadinya mengekor Sekretaris tersebut,kini berjalan ke arah meja kerja Herry.
"Kalau begitu saya permisi"Ucap Sekretaris tersebut kemudian beranjak meninggalkan ruangan Herry.
"Ada apa-"
"Apa-apaan ini!"Bentak Herry seraya menunjuk-nunjuk majalah tersebut.
"Em..itu.."
"Ayah udah pernah bilang sama kamu,Ayah udah punya seseorang yang lebih pantes buat-"
"Cukup yah!Aku bukan boneka Ayah lagi.Aku berhak nentuin hidup aku sendiri"
"Nentuin hidup kamu?sendiri?kamu pikir kamu udah hebat?udah terkenal?se-Indonesia udah kenal kamu,kamu pikir kamu hebat?"
"Aku capek nurutin kemauan ayah terus.Dulu,Ayah pernah nyuruh aku buat berhenti nyanyi,aku nurut.Tapi hasilnya apa?Aku bisa kayak sekarang karena aku ngikutin apa yang aku mau,bukan apa yang ayah mau"
"Berani kamu sekarang?!"
"Aku bisa nentuin jalan hidup aku sendiri.Aku nggak mau dijodohin sama siapapun itu,aku nggak ma-"
"Iqbaal!ayah tau kamu benci ayah perlakukan seperti ini.Tapi ini janji nak.Janji ayah,janji yang nggak boleh ayah langgar."Herry berjalan mendekati Iqbaal,memegang kedua pundak putra bungsunya itu"Kalo kamu sayang sama ayah,tolong bantu ayah tepati janji ayah.Janji adalah hutang,dan yang namanya hutang wajib hukumnya untuk dibayar"

KAMU SEDANG MEMBACA
My Idol Is My Husband
Romansa[Selesai] Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan.Siapa yang tak mengenal pria ini.Tampan,mapan,pintar dan terkenal.Mungkin semua gadis memimpikan untuk memilikinya walau hanya sesaat. Tapi bagaimana jika ternyata pria ini telah memiliki pelabuhan terakhir.Tempa...