(Namakamu) menarik sebuah kursi kemudian mendudukinya.Tak ada yang istimewa pagi ini.Tetap sama,hanya ada (Namakamu) dan Mamanya yang sibuk dengan aktivitas masing-masing.
(Namakamu) mulai memasukan sesuap nasi goreng yang telah tersedia kedalam mulutnya.Hening!itulah kiranya suasana pagi ini.Hanya terdengar dentingan sendok dan piring diantara mereka berdua.Berdua?Ya,(Namakamu dan Mamanya tentunya.
"Eem..(Namakamu) boleh nanya sesuatu sama mama?"tanya (Namakamu) memecah keheningan.
"Mau nanya apa sayang?"
"Tentang perjanjian itu-"
"Udah,kamu gak usah pikirin itu lagi"
"Tapi Ma-"
"Mungkin takdir memang tidak menakdirkan kamu untuk berjodoh dengan dia.Lagipula keluarga kita sudah lama tidak berhubungan dengan keluarga Pak Herry lagi"
'Tok tok tok'
Terdengar suara ketukan dari balik pintu.(Namakamu) bangkit dari duduknya,namun sang Mama mencekal tangan (Namakamu).
"Biar mama aja"(Namakamu) mengangguk kemudian melanjutkan aktivitasnya.Tiba-tiba Mama (Namakamu) kembali ke meja makan.
"Siapa ma?"
"Mungkin takdir menakdirkan kamu berjodoh dengan dia (Nam)"ucap mama (Namakamu) penuh gairah.
"Maksud mama?"
"Tadi,yang kesini itu orang suruhan Pak Herry,dan dia ngundang kita buat makan malam bareng keluarganya"
"Bentar deh,maksud mama perjodohan itu masih berlanjut?"Tak menjawab Mama (Namakamu) hanya mengangguk"Tapikan mama bilang,keluarga kita udah lama gak berhubungan sama keluarganya Pak Herry itu,terus kok dia tau rumah kita?"
"Itu gak penting sayang,sekarang lebih baik kita siap-siap buat makan malam nanti"
____________________________________
(Namakamu) dan mamanya turun dari sebuah taxi.Ya!mereka sengaja menggunakan uang listrik untuk membayar taxi.Karena malam ini tentu saja mereka tak ingin malu dihadapan keluarga Herry.
"Ini rumahnya Om Herry ma?kok kayak kenal ya?"
"Iya ini rumahnya Om Herry.Rumah kayak gini kan banyak (Nam)"
"Iya kali ya"
Akhirnya merekapun mengetuk pintu dan disambut oleh seorang wanita paruh baya.Rike!Istri Herry.
'Oh God!itukan Bunda Iqbaal.Jangan bilang calon gue itu..'batin (Namakamu) dalam hati.
"Linda!udah lama banget gak ketemu.Apa kabar?"
"Baik mbak.Mbak juga apa kabar?"
"Baik.Ini anakmu?"
"Oh iya,kenalin ini (Namakamu) anak semata wayang saya.(Namakamu) kenalin ini Tante Rike"
'Tuhkan bener.Ini rumah Iqbaal trus ini bundanya Iqbaal.Ya Allah kalo bener jodoh gue Iqbaal,ngapa kemaren-kemaren gue nolak dijodohin yak.Kyaaa!!'
"Cantik?kamu kenapa sayang?"
"Eh,nggak tante gak papa"Ucap (Namakamu) kemudian menyalami Rike.
____________________________________
"Jadi gimana (Namakamu)?"tanya Herry,ayah Iqbaal.
"Eeem.."
"Ayah nih buru-buru banget,tunggu Iqbaal dulu"sahut Rike"(Namakamu),Jeng Linda ayo dong dimakan"sambung Rike.
(Namakamu) & Mamanya hanya mengangguk sembari tersenyum.Tak lama suara pintu terbuka terdengar nyaring,menampakan sosok laki-laki jangkung yang tampan.
"Iqbaal kamu lama banget sih,sini duduk"ucap Rike sembari menarik kursi disamping (Namakamu)
"Makasih bun"Jawab Iqbaal seraya duduk pada kursi yang telah Rike tarik tadi.
"Oh ya,(Namakamu) perkenalkan ini Iqbaal,putra bungsu saya"Ucap herry"Baal,salam sama Tante Linda"
Iqbaal kemudian menyalami Linda lalu beralih menatap (Namakamu).
"Gue Iqbaal"Ucap Iqbaal seraya mengulurkan tangan kanannya.
"Gue..gue..gue (Namakamu)"
'Prash!'
(Namakamu)'s pov on
"Gue Iqbaal"
Apa!jadi beneran Iqbaal yang bakal nikah sama gue?Iqbaal Dhiafakhri!
"Gue..gue..gue (Namakamu)"
'Prash!'
Gila!
Gue abis nyentuh tangan Iqbaal.
Kenalan langsung sama dia.
Kyaaaa!!Gue liat dia senyum kearah gue.Oh god!bisa pingsan gue kalo gini caranya.Terus dia balik ketempat duduknya,disamping gue!
"Jadi gini,kalian udah sama-sama taukan tentang perjanjian itu.Jadi Ayah,Bunda,dan Mamanya (Namakamu) sudah merencanakan bahwa kalian akan menikah seminggu lagi.Semua kebutuhan sudah ayah siapkan,jadi kalian gak usah mikir apa-apa lagi"
Hah!
Seminggu?!"Seminggu?tapi ayah belum ngomong apa-apa sama aku"
"Udahlah baal nurut"Tante Rike ngerayu Iqbaal yang kayaknya belum setuju sama semua ini.
Hah!
Lo kenapa sih baal?kayaknya lo gak terima dijodohin sama gue.Lo tau gak sih kalo gue seneng banget begitu tau kalo orang yang mau nikah sama gue itu lo."Tapi bun.."lirih Iqbaal nunjukin muka melasnya.
"Semua udah siap baal,jangan egois"
"Mbak mungkin mereka perlu waktu buat-"
"Nggak perlu jeng,saya yakin mereka akan saling menerima seiring berjalannya waktu"
"Bun.."
"Jangan egois Iqbaal,please"
"Tapi aku udah punya pacar"
"Putusin!"ucap Om Herry.
"Gak!"
Gue tau Iqbaal sayang banget sama Zidny.Bahkan gue nge-ship mereka dari dulu.Tapi kenapa rasanya sakit banget pas Iqbaal lebih milih Zidny daripada gue.Dia bener-bener gigih mertahanin Zidny.Sampe dia adu mulut sama Ayahnya sendiri.Gue tau gue bukan siapa-siapa.Dan gak seharusnya gue sakit hati kayak gini.Gak (Namakamu) lo gak boleh ngarep sama Iqbaal.Karena sampai kapanpun Iqbaal gak akan pernah bales cinta lo.Lo emang selalu sayang sama Iqbaal,lo emang selalu pengen Iqbaal bahagia,dan lo selalu anggep Iqbaal sempurna tapi itu Lo!Bukan Iqbaal!
Iqbaal bahkan gak pernah kenal sama lo.Belum tentu Iqbaal juga Cinta & sayang sama lo.Dan belum tentu juga dia nganggep lo sempurna sama kayak lo nganggep dia sempurna!(Namakamu)'s Pov Off

KAMU SEDANG MEMBACA
My Idol Is My Husband
Romance[Selesai] Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan.Siapa yang tak mengenal pria ini.Tampan,mapan,pintar dan terkenal.Mungkin semua gadis memimpikan untuk memilikinya walau hanya sesaat. Tapi bagaimana jika ternyata pria ini telah memiliki pelabuhan terakhir.Tempa...