Lo jahat kalo lo lakuin itu (Nam).Gue kenal Iqbaal dari dulu,gue tahu Iqbaal nggak pernah main-main.Kalian saling mencintai.Harusnya kalian mensyukuri itu.Bukan malah mau mengakhiri semuanya.
Setiap kata demi kata itu masih terngiang dikepala (Namakamu).Bella,sahabat kecil sekaligus mantan kekasih Iqbaal telah mengetahui semuanya.Semua yang Iqbaal lakukan selama ini pada (Namakamu) dan tentang rencana (Namakamu) menggugat cerai Iqbaal.Tepat saat (Namakamu) terbangun dari tidurnya,Bella mengiriminya sebuah pesan.Dan isi pesan itu terus terngiang dikepala (Namakamu).
Drrrt Drrttt Drrtt
Ponsel (Namakamu) berdering.
'Aldi'desis (Namakamu).
"Iya Ald?"
"Lo bener mau cerai'in Iqbaal?lo yakin?bayi lo gimana nanti?"
"Gue akan tetep gugat cerai Iqbaal."
"Kasih Iqbaal kesempatan (Nam)"Ucap Aldi dingin.
"Dia jahat Ald."
"Maafin Iqbaal (Nam).Gue yakin Iqbaal pasti berubah lebih baik."
"Buat apa gue maafin?dia udah nyakitin gue,dan harusnya lo tau itu."
"Semalem Iqbaal nyamperin gue.Iqbaal kacau (Nam).Dia mohon-mohon ke gue buat ngerubah pikiran lo buat gugat cerai dia.Iqbaal nggak pernah sekacau itu."
"Jadi lo kasihan sama dia?dan lo nggak kasihan sama gue Ald?"
"Bukan gitu (Nam).Justru karena gue peduli sama lo.Gue kenal Iqbaal udah lama.Dia nggak pernah main-main sama ucapannya.Gue nggak mau orang yang gue sayang sedih.Gue yakin lo akan makin sakit kalo lo pada akhirnya memilih pergi dari kehidupan Iqbaal.Karena..."Aldi menggantungkan ucapannya.
"Karena apa Ald?"
"Karena..karena kalian saling mencintai."ucap Aldi lirih.
(Namakamu) terdiam.Memikirkan kata-kata Aldi.
"(Nam)?"
"Iya Ald?"
"Gue sayang sama lo.Lo tau rasanya sayang sama orang tapi orang itu nggak balik nyayangin lo?"
(Namakamu) mengangguk.Gue tau Ald.Gue sayang Iqbaal tapi Iqbaal nggak pernah sayang sama gue.
"Itu yang gue rasain.Dan akhirnya sekarang gue memilih pergi (Nam).Gue milih mundur dan berhenti buat sayang sama lo.Dan nyatanya rasanya malah tambah sakit.Jadi please,bertahan sama Iqbaal.Buat hati lo bahagia sama Iqbaal.Gue nggak mau lo ngerasain sakit.Cukup gue aja."
"Ald?"panggil (Namakamu) lirih.
"Lo nggak perlu merasa bersalah.Karena lo nggak salah.Gue yang memulai menyakiti diri gue sendiri.Gue yang memulai untuk sayang sama lo.Jadi gue juga yang harus mengakhirinya."
"Maaf Ald."lirih (Namakamu).
"Lo nggak salah.Udah dulu ya (Nam).Gue ada urusan lain.Bye."
(Namakamu) mematung.Apa keputusannya salah?
Tapi Iqbaal telah menyakitinya,Iqbaal pantas merasakan akibatnya.
Tapi,jujur saja Ia masih mencintai Iqbaal.
Bahkan sangat!"Pagi"
(Namakamu) menoleh,mendapati Iqbaal tengah berjalan menghampirinya.Tanpa sadar bibirnya terangkan.Sebuah senyuman indah tampak dibibir (Namakamu).Betapa bahagianya Iqbaal pagi ini.
"Kamu masak apa?"
(Namakamu) terdiam.Haruskah Ia merubah segalanya hari ini?ataukah Ia harus tetap menjauhi Iqbaal?
Bismillah.Semoga keputusanku adalah yang terbaik.Batin (Namakamu).
(Namakamu) menghembuskan nafasnya pelan.Kemudian mulai menatap Iqbaal yang telah terduduk dikursinya.
"Kamu mau nasi goreng apa roti sama selai?"tanya (Namakamu) lembut.
Iqbaal terdiam sejenak.Namub sesegera mungkin Ia berusaha terlihat antusias dengan pertanyaan (Namakamu).Meskipun hatunya bertanya-tanya,apa yang sebenarnya terjadi pada wanitanya itu?
"Nasi goreng aja."jawab Iqbaal lembut.
(Namakamu) segera mengambilkan sepiring nasi goreng untuk Iqbaal.Juga untuk dirinya.
"Kamu mau kemana hari ini?"
(Namakamu) menggeleng.
"Jalan-jalan yuk."ucap Iqbaal disela-sela sarapannya.
"Kemana?"
"Kemanapun yang kamu mau"jawab Iqbaal membuat pipi (Namakamu) merona.
"Ekhem...blushing nih?"sindir Iqbaal.
"Apaan sih!"
"Ngaku aja kali."
"Apa deh,cepet abisin ah."
"Dasar."Iqbaal mengacak-acak rambut (Namakamu) gemas.
"Aku sayang kamu."kata-kata itu berhasil lolos dari bibir Iqbaal tanpa Iqbaal sadari.
"Aku harap gitu."jawab (Namakamu).
Iqbaal tersenyum.Sebenarnya hatinya perih (Namakamu) tak membalas ucapannya sesuai dengan apa yang dia harapkan.Namun dia berusaha menutupinya.Setidaknya (Namakamu) dapat sedikit berbaik hati padanya.Dia hanya berharap,(Namakamu) akan selamanya bersikap baik padanya dan melupakan masalah perceraian itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
My Idol Is My Husband
Romance[Selesai] Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan.Siapa yang tak mengenal pria ini.Tampan,mapan,pintar dan terkenal.Mungkin semua gadis memimpikan untuk memilikinya walau hanya sesaat. Tapi bagaimana jika ternyata pria ini telah memiliki pelabuhan terakhir.Tempa...