Judul Drama

1K 86 53
                                        

Hari ini ekskul lagi... suasananya sangat hening, karena gurunya pada blom datang. Suasana hening tersebut membuat semua murid mengantuk dan akhirnya matek *readers : "Njir kagak matek juga kali", Naori : "Yang mbuat kan ane kaleee, jadi ya suka suka ane", Readers : "Njir ente mikir dong, kalau muridnya mati tokoh utamanya pada matilah njir...", Naori : "oh iya, baru sadar ane", Readers : ngelempar Naori bom atom* ok diralat, semuanya pada ngantuk sampai...

GUBRAKK...

"I have a pen, I have an apple, a apple pen!!!"

Sasuke masuk ruangan dengan nendang pintu sambil njoget PPAP. Dasar nista. Semua murid yang ngantuk langsung cengo liatnya.

"Sasuke sensei ngapain?! Kok njoget gitu?" tanya Sari dengan tampang bego.

"Iya loh.. kayak orgil"

"Anjay luh pada, gue ini lagi seneng njir, makanya ane joget gini, lagi trend lo," ucap Sasuke dengan gaya narsis.

Semua murid cuma cengo ngelihat Sasuke barusan. Ternyata sensei mereka yang terkenal tamvan ini sudah sarap *digampar Sasuke FC*.

"Okay... Kalian para pembokatku, mari masuk!!!" suruh Sasuke pada Suigetsu, Karin, dan Juugo.

"Anjirluh Sasuke pea!!! Ane bukan babu ente njir!!!" ucap Suigetsu yang berlari lalu mengangkat baju kerah Sasuke.

"Lalu kalau bukan babu ente siapa ane?" tanya Sasuke dengan watadosnya.

"Anjir!! Ane itu temen ente njir!!" ucap Suigetsu pas di kuping Sasuke.

"Duh duh kuping ane :v.. sakit kale! Dan ane juga gak nganggap luh sebagai teman Sui!!"

Suigetsu lalu melepaskan tangannya dari kerah Sasuke dan berkata, "Kalo ane pembokat ente, mana gaji ane selama 3 tahun ini njir!!!"

"Njir... harusnya ente memaklumi ane itu udah miskin, yatim piatu, kerjaan gak tetap, masih minta gaji juga," ucap Sasuke menghina dirinya sendiri. Naori jadi inget sesuatu. Naori pernah menghina diri sendiri *readers : "leh... greget amat ente Nak"*.

"Wowowo mengakui dirinya miskin, tepuk tangan yang meriah untuk Sasuke, tapi gaji itu kewajiban"
PLOKK PLOK PLOK
Kata Suigetsu sambil tepuk tangan.

"Njir luh Sui, okay ane akui ente temen ane, Karin ama Juugo juga," ucap Sasuke dengan (tidak) ikhlasnya.

Lalu Karin dan Juugo masuk ke dalam ruangan juga. Ekskul akan segera dimulai.

"Okay Anak Anakku tercinta, selamat malam semua!!!" sapa Sasuke gaje.

"Sensei ini masih pagi sensei, baru aja jam 9, otaknya kemana sih???" ucap Ronald nusuk sambil melihat jam tangannya.

"Oh saya lupa, ini masih pagi ya??" tanya Sasuke dengan tampang bego.

"Ya iyalah sensei!"

"Ok saya ulangi, selamat pagi murid murid" sapa Sasuke.

"Pagi sensei," jawab semua lemes.

"Lah kok lemes nih, mana suaranya!!" ucap Sasuke layaknya penyanyi dangdut nista.

"PAGI SENSEI!!!" teriak semua murid pas di lubang telinga Sasuke.

Telinga Sasuke tuli sesaat :v. Sasuke sangat ingin marah tapi Sasuke tau marah tidak akan ada gunanya karena murid muridnya ini sangat DODOL *digebuki*.

"Ok ini pertemuan kedua, hari ini kita akan membahas cerita apa yang akan kita buat yang katanya kemarin tema romance," ucap Sasuke.

"BAIK SENSEI"

"Sekarang ada yang punya ide?"

"Gimana kalau kita membuat semacam blue film sensei, biar hot," ucap Matsuri kelewatan.

Akatsuki High SchoolCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang