bagian 5: sekolah

34 7 0
                                        

"Ini balesan kemaren lo ngeroyokin gue" radit memberi 2 tonjokan di pipi vero.

"Dan ini, balesan karena lo mukul fia!" Dua tonjokan radit melayang ke perut vero.

Vero pun jatuh tersungkur dengan hidung yang berdarah dan sudut bibir yg berdarah. Lalu anak anak pmr segera membawa vero ke uks.

"Radit? Lo gak kenapa2 kan?" Fia menanyakan radit dengan muka khawatir.
"Gapapa"
•••
"Alvan, radit" bobby menghampiri radit dan alvan.

"Kalian udh lama gk pesta dirumah gw. Dateng yahh..." ucap bobby

"Kapan nih?" Tanya radit

"Besok malem. Btw ajak fia, sama leva. Luna udh gw ajak"

"Sip boss" ucap alvan dan radit
•••
"Lah ini si luna sama leva kemana ya?" Ucap fia.

Sekarang jam istirahat dan fia menghampiri luna dan leva di kelas mereka tapi tidak ada.

Akhirnya fia pun terpaksa ke kantin sendiri.
"Lah kenapa ni rame rame?" Saat sampai di kanti anada ramai2 di pojok. Fia pun kesitu.

"Woy bangsat! Ngapain lo mukul sahabat gw hah?" Ucap luna dan segera mengeluarkan jurus karetenya (dia les karate dari sd)

"Woy luna lo cari mati? Udah lah" fia pun menarik luna karena vero sudah pingsan.

"Ih gue cuma mau bales dendam doangg" ucap luna

"Gausah kalii"

"Gw kan hutang budi sama lu. Lu kan udh nolongin gw waktu dibully pas tk" kata luna.

"Woy lu nonjokin vero ya? Gile luu!" Ucap leva yg tiba2 datang dan langsung menoyor kepala luna. "Udh ah makann" mereka pun makan.
•••
jgn lupa vomments byeee💕

[GLS-1] Feeling [HIATUS]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang