"Eunbii ya.. bisa kita berbicara sebentar?" Aku mengajaknya kesebuah ruangan yang tidak ada orang didalamnya.
"waeyo?" Ia bertanya padaku. Sepertinya ia tidak tahu bahwa aku sudah mengetahui semuanya.
Aku terdiam dan mengambil sebuah handphone yang berada disaku seragam sekolahku. Dan mengeluarkannya
"Ini apa?" Tanyaku sambil menunjukan handphone yang baru sajaku ambil dari saku.
Terlihat jelas ia sangat kaget dan wajahnya pun terlihat memucat. Sebenarnya aku tidak ingin mempercayai semua ini, karna aku pikir dia tidak akan melakukan hal-hal jahat seperti ini. Tapi aku ingin mengetahui alasannya.
"Apakah kau sahabat ani.. maksudku temanku?" Aku bertanya sekali lagi
"Miane..." matanya terpejam dan ia juga menundukan kepalanya. Ia menyebut kata maaf berulang ulang kali.
"Tolong jelaskan padaku. Apa maksudmu? kau membenciku kah? apa aku melakukan salah padamu?"
terdengar isak tangis yang berasal dari orang dihadapanku ini. Ia mulai menangis, ia menutup mulutnya dengan tangan kiri.
"Aku masih menunggumu eunbii-ah. Tolong jawab aku" kali ini nada suaraku sedikit lebih tinggi. Aku pun mulai kesal melihat eunbii yang tidak menjawab pertanyaanku.
"Mianee..." lagi-lagi ia hanya mengucapkan kata maaf padaku.
"Kenapa kau mengambil handphoneku?"
Dia tidak menjawab
"Kau mengajakku bertemu karna tujuan tertentukan?"
dia tidak menjawab
"apakah kau menyukai taehyung sunbae?"
Dia tidak menjawab, hanya isak tangis dan kata maaf saja yang terdengar olehku.
"Kenapa kau bersekongkol dengan hyejin?" Aku masih mencoba untuk bertanya padanya
"Kau juga yang tlah mengadu dombakan aku?"
Ia tidak menjawabnya
Aku pun membuang nafas, ia tak juga menjawab pertanyaanku. Aku harus bagaimana?
"jika memang kau membenci diriku . Gwaenchana.." aku pun menepuk nepuk bahu eunbii dan bergegas pergi dari tempat itu.
"Jakaman.." tanganku tertahan oleh genggaman eunbii . Ia menahanku untuk pergi, dan ia mulai untuk mengangkat kepalanya .
"aku tidak membencimu dan aku juga tidak menyukai taehyung sunbae" jelasnya
Aku pun memiringkan kepalaku dan mendengar kata tiap kata yang keluar dari mulut eunbii. Karna isak tangis nya membuat bicaranya sedikit terhambat.
Aku tidak menjawabnya dan menunggu ia berkata sesuatu lagi.
"Selama ini aku sangat stres dengan semua ini, aku ingin berbicara padamu tapi aku tidak bisa. Aku memang teman yang jahat. Jongmal miane"
Aku tidak menjawabnya. Aku masih menunggu jawaban yang aku harapkan . Kenapa ia melalukan ini semua?
"Kau duduklah disini aku ingin menceritakan semuanya padamu" Pintanya
Aku hanya menurutinya saja. Dan bersiap siap untuk mendengar cerita darinya.
"Kau tau ayahku bekerja di perusahaan yang berada di kota seoul, ayahku bekerja sebagai bagian keuangan disana. Aku juga tidak mempercayai bahwa ayahku telah melakukan yang sangat fatal baginya. Ayahku terancam di pecat dan harta warisan yang ayahku punya diancam akan disita oleh perusahaan itu. ayahku sangat menderita dengan itu semua. Termasuk aku anaknya, hingga suatu saat ayahku pulang dan bertanya padaku tentang dirimu. Ia bilang apakah aku mengenalmu? Apakah aku dekat denganmu? Aku menjawabnya ya. ayahku bertanya padaku apakah aku tega melihat keluargaku jatuh miskin dan menderita? aku juga tidak mengerti maksud dari pertanyaan itu. Aku memintanya untuk menjelaskan padaku. Dan aku pun shock mendengar bahwa ayahku telah melakukan kesalahan yang sangat fatal seperti itu. Aku menangis, bagaimana ayahku seceroboh itu. Ayahku memelukku. Dan ia berkata, ayahku akan selamat jika ia bisa mengabulkan permintaan dari CEO perusahaan itu. Perasaanku sudah tidak enak . Ayahku berkata, aku harus membantu anak dari ceo itu . Aku sudah paham siapa anak ceo yang dimaksud. Karna aku sempat bertemu dengannya beberapa minggu yang lalu di acara makan malam ayahku. Kau tau siapa dia? Dia adalah hyejin . Hyejinlah anak dari ceo perusahaan dimana ayahku bekerja. Entah kenapa hyejin memintaku melakukan sesuatu untuknya. Ayahku bilang aku hanya harus mengambil handphonemu saja. Sebenarnya itu tidak mudah bagiku, kau adalah temanku. Tapi mengingat kondisi keluargaku sekarang aku memutuskan untuk melakukannya. Lagi pula ku kira kau tidak akan mempermasalahkannya karna kau kan orang kaya. Tapi ternyata masalahnya bukan di handphone tapi isi dari handphonemu. Aku benar benar minta maaf padamu. Kau tau aku juga merasa sangat menderita selama ini . Setiap hari aku merasa sangat gelisah. Aku ingin mengatakannya padamu. Tapi tidak bisa! Susah sekali untuk mengatakannya. Dan aku tidak pernah mengadu dombakan dirimu. Hari kedua kita masuk sekolah aku langsung memberikan handphone itu pada hyejin . Awalnya ketika aku mengambil handphonemu saat itu aku berniat untuk memberikannya pada hyejin. Tapi aku tidak bisa memberikannya karna saat itu hyejin pergi ke singapur untuk berobat. Ia sedang sakit parah, walaupun aku tau dia sedang sakit tp aku tidak memperdulikannya. Dan sejak itu juga taehyung sunbae selalu saja menghubungimu. Mengechat apa lagg menelponmu tiap detik. Aku sangat kesal karna ia benar-benar berusaha untuk menghubungimu. Aku tidak kuat dengan itu dan aku pun menjawabnya dan menyuruhnya untuk tidak menghubungimu. Tapi ia tetap saja tidak berhenti, aku sudah putus asa. Kau tau aku tidak bisa tidur selama 5 hari karna ia selalu saja menelpon handphonemu. Sampai suatu saat ia bilang bahwa kau sedang bersama seorang pria. Dan hyejin pun menyuruhku untuk memutuskan taehyung sunbae. Awalnya aku tidak mau . Tapi lagi lagi hyejin mengancam hidupku. Dengan berat hati. Akupun memencet tanpa kirim dan ternyata taehyung sunbae menyetujuinya. Jongmal mianeee 😭😭😭😭😭😭😭😭😭"

KAMU SEDANG MEMBACA
Sunbaeku Kim Taehyung [ Completed ]
Hayran Kurgu"sunbae kumohon jangan cium aku, aku tidak ingin dia datang lagi. Ia pasti akan mencuri jiwaku disaat aura ditubuhku berubah" Created by Lisyeu gita priscilla®