[Antara semesta, Aku, dan Kamu si peluka]
Maka ingatlah saat Aku dan Kamu masih menjadi Kita.
Kita yang masih saling melengkapi hingga saat semesta tiba-tiba memisahkan kita.
Maaf, mungkin memang iya, semesta tidak ingin kita bersama-sama karena Aku yang terlalu mencintai dan kamu yang terus selalu melukai.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ini, (juga) Bukan Apa-Apa.
PoesíaAku menulis jika aku merindukanmu. -InternetdoII, fooledhearts, Utara, Luar Bumi, all in one.
