CLS~10

1.2K 105 6
                                        

Edisi revisi. Enjoy ya

Gue lagi di danau Bear

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Gue lagi di danau Bear.  Lo tahu kan ada danau di kampus kita.  Danau buatan yang sangat indah.  Ada jembatannya, ada gondolanya.  Bukannya terkadang lo kerja freelance jadi tukang gondola ya? 

Ih, kenapa sih kegiatan lo padat banget?!  Gue sampai terseok~seok mengikuti lo!  Tapi gue senang aja sih, gak merasa capek sama sekali.  Secara kata orang, energi gue over banget!

Gue belum menemukan lo di danau, Bear.  Masa hari ini lo enggak bertugas mendayung gondola?

"Hei, i miss you."
Mendadak si kunyuk Kenzie menyapa gue.  "Gue beberapa hari ini sibuk dengan job nyanyi.  Pasti lo kangen gue kan."

"Lo ngilang aja gue gak sadar, Nyet.  Gimana mau kangen?!" sarkas gue.

Sekonyong-konyong Kenzie mencubit hidung mancung gue, bikin gue kesel. 

Gue baru saja hendak menjegal kakinya, saat ngelihat lo lewat dengan gondola lo, Bear.  Gue sontak melambaikan tangan gue. 

"Bear, gue mau naik!"

Lo menepikan gondola dan gue langsung meloncat keatasnya.  Eitz, kenapa si Kunyuk ikutan naik?

"Ngapain lo ikut naik?  Turun!" usir gue galak padanya.

"Serah gue dong, gue bayar juga kok."

Belum sukses gue mengusir si Kunyuk, lo sudah mendayung gondola, Bear.  Huh, terpaksa gue harus menerima kehadiran si kunyuk.  Tanpa peduli keberadaan si kunyuk,  gue mendekati lo, Bear.  Wow, tangan lo nampak kokoh saat mendayung gondola.  Manly.

"Bear, gue bantu dayung ya."

Belum sempat lo menjawab, eh si kunyuk udah komentar.  "Sha, balik sini gih!  Lo mau mendayung?  Bisa terancam nyawa kita semua!"

Gue pelototin si kunyuk.  Sial!  Dia merusak suasana saja.  Acuhkan saja dia!

Gue menempelkan tangan gue ke dayung yang dipegang lo, Bear.  Lalu gue gerakkan penuh semangat.  Gerakan gondola agak oleng gegara itu.  Gue hampir jatuh tapi lo buru-buru menangkap pinggang gue.  Otomatis posisi kita menjadi amat dekat, gue bisa ngelihat manik hazel lo yang indah, Bear.  Emesshh ih.

"Hemmm.  Hemmm.."  Tiba~tiba si kunyuk berdeham untuk menganggu keasikan kita.  Dasar sirik si kunyuk satu ini!

Gak sabar gue menghampirinya dan menuding mukanya.

"Kenapa lo suka ganggu keasikan gue, hah?!  Apa lo mau gue bully?!"

"Cih, ganggu apaan sih?!  Gue cuma berdeham gegara tenggorokan gue gatal," kilah si kunyuk Kenzie.

Mana gue percaya?  Dia pasti sengaja!  Emosi tingkat dewa gue!  Rencananya gue ingin menjegal kaki si Kunyuk, ternyata dia bergerak menghindar duluan.  Keseimbangan gue jadi hilang.  OMG, gue terpleset dan nyemplung ke danau!  BYURR!!

"Help!  Help!  Gue gak bisa berenang, Bear!" teriak gue panik.

Tanpa berpikir panjang lo langsung terjun ke danau. Bear, lo berenang menyelamatkan gue dan membawa gue ke tepi danau. 

Duh, di tengah bencana ada berkah juga ya.  Gue bisa merasakan gendongan lo.  Rasanya nyaman dalam gendongan lo, Bear.  Lalu lo membaringkan gue diatas rumput. 

"Sha, Sha.." lo menepuk~nepuk pipi gue untuk menyadarkan gue.

Ya ampun, Bear.. gue gak pingsan kok.  Gue cuma pura~pura doang karena berharap lo memberi napas buatan lewat bibir lo yang manis legit itu.  Kenapa enggak lo lakukan, Bear?  Lo hanya memompa gue dengan menekan dada gue berulang~ulang.  Jadi gue bertahan meneruskan peran gue sebagai cewek pingsan.  Akhirnya, lo bersiap memberi napas buatan pada gue.  Bibir lo mendekati mulut gue hingga menempel lalu..

"Biar gue saja!"  Seseorang mendorong tubuh lo dengan semena~mena.  Gantian dia yang akan memberi napas buatan ke gue.

Shit!

Lagi~lagi si Kunyuk merusak impian gue.  Saat dia menempelkan bibirnya ke mulut gue, gue langsung menggigit bibirnya keras sekali!  Si kunyuk Kenzie meraung kesakitan!  Bibirnya berdarah~darah.

Rasain lo, Kunyuk!!


==== >(*~*)< ====

Bersambung..

Hihihi..kocak ya adegan mereka bertiga! Pada pro mana nih? Si Bear apa si Kunyuk? Ngikut bahasanya Masha nih..hehehe..
Jangan lupa vommentnya ya..

06. Campus Love Story (COMPLETED)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang