Part 18

38 3 0
                                    

Aku mau dong jadi balon yang tinggal empat, supaya kamu pegang erat-erat

#Author

~~~~~~~~~~~

Satria POV

Malam ini akan menjadi kenangan bersama dengan glory, semua telah usai dalam memperindah rumah pohon. Keempat sahabatnya juga setia dalam membantunya. Satria telah mengetahuinya bahwa sekarang glory kesal kepadanya karena tidak memberi kabar.

Akhirnya satria mengeluarkan ponselnya dan membuka aplikasi line lalu menekan room chat pribadi dengan glory

LINE

Satria : Malam sayang  ❤

Tak menunggu waktu lama balasan langsung diterimanya.

Glory : Malam juga

Satria : Jangan marah ya. Maaf terlalu lama membuat kamu nunggu.

Glory : Iya.

Satria : Malam ini kita keluar ya, boleh gak?

Glory : Ngapain?

Satria : Pengen berdua aja. Satria jemput ya. Ini udah mau dekat rumah kamu.

/read 20.15/

Ehh sebenarnya glory kesal dengan ulah satria, ngajak-ngajak tapi belum minta izin. Mana bisa dandan dalam waktu secepat ini. Tanpa membalas line dari satria dan berdandan ria.

Setelah selesai dengan minyak bibir dan babycream beserta bedak yang tipis. Memakai dress kuning bermotif bunga mawar dan sepatu sederhana namun indah dipandang. Sekarang glory nampak lebih manis. Menuruni tangga dan berlari kecil mendekati satria dan orangtuanya. Sebenarnya satria telah lama menunggu namun demi sang pujaan hati hal itu adalah hal sepele baginya. Melihat glory saat ini mungkin bisa dikatakan satria meleleh.

"Ini bidadari dari khayangan mana ya, cantik benar" ucap satria melongo

"Yaelah biasa aja lihatnya"

"Diabetes nih jadinya" sambil terkekeh geli

"Jadi gak nih keluar, ntar ory naik lagi deh"

"Ehhh iyaiya"

Berjalan mendekati orangtua glory.

"Om, tante. Anaknya dipinjam dulu ya. Nanti dipulangin dengan keadaan utuh kok" sambil mencium punggung tangan orangtua glory

"Ory berangkat dulu ya pa, ma"

"Pulang jangan kemalaman ya" ucap ayah ory.

Selama menunggu hampir 20 menit akhirnya sampai ketempat tujuan, sebenarnya glory sempat heran kenapa satria membawanya ketempat sunyi seperti sehingga parno sendiri. Karena melihat raut wajah kekasihnya yang berubah akhirnya satria angkat bicara.

"Tenang sayang, Aku gak bakal rusakin kamu, karena aku sayang kamu dan menjaga kamu hingga nantinya kamu milikku secara resmi"

AndorationTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang