Darah berceceran di sekitar tempat aku terjatuh, pelipisku sobek, bibir ku lebab, kepalaku berdarah, hadiah yang ku pegang penuh dengan darah segarku. Tapi anehnya aku masih dapat bernafas pada hari itu dan melihat siapa yang menabrakku. Aku pun segera dibawa kerumah sakit terdekat, aku segera ditangani oleh dokter. Tapi, aku menangis. Menangis karena melihat malaikat pencabut nyawa tersenyum kearahku seakan-akan ia diperintahkan Tuhan untuk menjemputku. Aku tidak ingin dijemput secepat ini, mengingat usia ku yang masih sangat muda. Aku ingin membangun rumah tangga bersama Jungkook-ku. Menjadi ayah dari anak-anak Jungkook, aku juga masih ingin bertemu dengan keluargaku."
Flashback off
🐰🐰🐰
"Siapa yang berani menabrak Taehyung-ku?." suara Jungkook terdengar lirih. Air mata nya langsung lolos begitu saja dari mata bulat miliknya.
"Hey hey, kenapa kau menangis." ucap V menenangkan Jungkook.
"Aku menceritakan semuanya tidak untuk membuatmu menangis, my princess." sambung V seraya menangkup wajah Jungkook yang sekarang mulai dibanjiri air mata dengan tangannya.
"Jawab aku Taehyung! Siapa yang membuat dunia kita sekarang berbeda? Siapa?!." Jungkook membentak Taehyung di akhir kalimatnya.
"Tidak mau."
"Aku tidak ingin membuat air sialan ini membasahi wajahmu lagi, chagi-ya." ucap V seraya menghapus air mata Jungkook yang sedari tadi keluar tanpa seizin dari pemiliknya.
"Aku berjanji tidak akan menangis lagi Taehyung-ah. Beri tau aku. Palli!" Jungkook sudah sangat penasaran, siapa yang telah membuat Taehyung nya menjadi seperti ini.
"Itu emm... Yoongi." jawab V ragu, ia melihat respon dari Jungkook sekarang.
Satu bulir air mata Jungkook menetes lagi, ia memalingkan wajahnya dari wajah V. Seakan takut untuk menerima kenyataan bahwa V adalah Taehyung yang selama ini ia cari dan juga ia takut menerima kenyataan bahwa Yoongi lah yang telah menyebabkan Taehyung-nya pergi selamanya.
"Apa kau disana sendiri? Apa kau sakit? Apa kau ingin aku menemanimu disana? Aku akan meminta pada Tuhan untuk mengirimku bersamamu." suara Jungkook parau menahan tangis, tapi air mata sialan nya selalu peka terhadap perasaan Jungkook sekarang.
"Kau bicara apa Jungkook? Aku disana bersama malaikat baik, malaikat itu sangat baik kepadaku. Buktinya, aku diberi waktu 90 hari untuk menemani hari-harimu. Berjanjilah kepadaku bahwa kau akan bahagia sayang, aku akan mengawasimu dari atas sana." ujar V seraya menunjuk awan.
"Jika kau tidak bahagia, aku akan menghukummu." sambung V diiringi dengan kekehan kecil. Tapi kekehan itu tidak berpengaruh di Jungkook. Jungkook hanya menatap Taehyung nanar.
"Taehyung bisakah kau hidup lebih lama untukku?." tanya Jungkook.
Taehyung menggeleng.
"Tidak bisa, Kook. Aku sudah meminta pada malaikat baik, kesempatanku sudah habis untuk menemanimu. Tapi, aku berjanji akan mengawasimu dari kejauhan." jelas V.
Tubuh jakung Taehyung sudah mulai menghilang separuh. Jungkook menyadari itu, ia pun memalingkan wajahnya ke depan, berusaha menyembunyikan air mata tulusnya yang sedari tadi menetes tanpa izin dari si pemilik mata. Jungkook sadari, bahwa Taehyung sebentar lagi akan pergi darinya.
"Kookie-ya kau harus berjanji padaku." cecar Taehyung seraya mengacungkan jari kelingking nya sebagai tanda perjanjian.
KAMU SEDANG MEMBACA
My EX is a GHOST [HIATUS]
FanfictionHIGHRANK : #9 (24082017) #1 [KOREAN STORY (VKOOK)] Sedikit bumbu dari cerita ini : FANFICTION❌MISTERY❌IMAGINATION❌sedikit KISAH NYATA yang dialami penulis dan dimainkan oleh pemeran. [REVISI SETELAH TAMAT] Amazing cover by YOLANDA OKT! "Kamu gak...
![My EX is a GHOST [HIATUS]](https://img.wattpad.com/cover/104739906-64-k907567.jpg)