VKook.13

3.4K 329 15
                                        

Terus nantikan cerita saya, ya😊

Happy reading👀

🔺🔺🔺

Setelah selesai ia menaruh tas koper ku, ia pun langsung duduk manis di bangku yang berhadapan dengan bangku ku.

Aku terkejut bukan main karena melihat siapa namja yang tadi membantuku menaruh tas koper.

"Ji.Min." seruku tak percaya.

***

"Ji Min?." tanya pria berparas tampan itu. Ia mengernyitkan dahinya bingung mendengar yeoja yang dibantunya memanggil dirinya Ji Min.

"Ekhem maaf tapi aku bukan Ji Min." pria itu berdehem sekilas karena ekspresi yang di tunjukkan oleh yeoja di hadapannya ini.

"Ji Won, namaku Park Ji Won." pria itu memperkenalkan dirinya seraya mengulurkan tangannya dan tersenyum.

Jungkook masih shock dengan pemandangan dihadapannya ini.

Apakah Jimin tengah membodohinya sekarang?

Apakah Jimin ingin Jungkook kembali ke pelukannya lagi?

Apakah Jimin mengalami kecelakaan sehingga ia merubah namanya menjadi Ji Won?

Bahkan, marga mereka pun sama. Park.

Hanya kebetulan atau benar-benar keajaiban.

"Kau kenapa?" tanya Ji Won ketika mendapati Jungkook yang terpaku di tempatnya berdiri.

"Ah a..aku t..tidak apa-apa." ujar Jungkook dengan suara yang gemetar, ia mengibaskan tangannya ke udara bermaksud untuk menghilangkan pikiran negatif nya.

Pasti hanya kebetulan.

"Ahh baiklah, kalau boleh tau siapa namamu?." tanya Ji Won seraya tersenyum manis.

"Tidak! Dia bukan Jimin, bahkan namaku saja ia tidak tau." batin Jungkook.

"Jungkook. Jeon Jungkook." jawabnya singkat.

Selesai mengucapkan namanya, Jungkook memalingkan wajahnya ke jendela kereta.

"Wah nama yang indah seperti orangnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Wah nama yang indah seperti orangnya."

Entah Ji Won sedang menggombali atau memuji Jungkook sekarang, tapi yang pastinya pipi Jungkook sudah bersemu merah.

"Kenapa malu-malu begitu?."
"Aku hanya bercanda, jangan diambil hati." ucap Ji Won enteng.

Senyum yang tadi terukir di wajah imut Jungkook berganti menjadi senyum masam.

Jungkook merutuki dirinya sendiri, kenapa ia bisa semudah itu percaya diri atas ucapan Ji Won, pria yang baru beberapa menit dikenalnya.

"Aishh. Jeon Jungkook, kau benar-benar memalukan." batin Jungkook.

Ia menghiraukan ucapan Ji Won dan lebih memilih untuk memejamkan matanya, Jungkook teringat perilaku Taehyung dulu sebelum ia pergi.

Taehyung juga sering memujinya diawal, tetapi di akhir ia selalu menjatuhkan Jungkook.

Walau begitu, Jungkook tetap mencintai Taehyung.

Walau begitu juga Taehyung masih berada di hati Jungkook.

Meskipun dunia mereka sudah berbeda.

Akan tetapi, Jungkook yakin bahwa Taehyung akan selalu bersamanya.

Taehyung pernah janji pada Jungkook, bahwa ia akan datang disetiap tidur malam Jungkook.

Maka dari itu, Jungkook rasanya ingin selalu memejamkan matanya agar Taehyung bisa berada di sisinya.

Lagi, lagi dan lagi.

Jungkook merindukan Taehyung-nya.

Sosok yang telah menemani Jungkook selama tiga bulan kemarin.

Sosok yang tidak pernah diharapkan Jungkook ada.

Sosok yang selalu Jungkook benci ketika ia melakukan sesuatu.

Jungkook menyesal, ia sangat menyesali semuanya.

Andaikan, ia tau dari awal bahwa V adalah Taehyung-nya.

Pasti ia tidak akan menyia-nyiakan V selama tiga bulan kemarin.

Pasti Jungkook akan meminta V untuk memeluknya setiap malam.

Jujur, Jungkook menyesal sekarang. Ia bingung dengan dirinya sendiri tanpa kehadiran Taehyung selamanya.

Dengan siapa ia akan menikah nanti.

Dengan siapa ia akan membangun rumah tangga nanti.

Dengan siapa ia menumpahkan isi hatinya untuk saat ini dan nanti.

Hanya Taehyung lah namja yang ia percaya.

'Taehyung.' lirih Jungkook, matanya terbuka. Bertepatan dengan itu, satu tetes butir air keluar dari pelupuk matanya.

Air itu semakin deras keluar, bahkan Jungkook nampaknya kehabisan nafas.
Jungkook sangat merindukan Taehyung.

"Heii, kau kenapa?." tanya Ji Won seraya mengelus pelan punggung Jungkook bermaksud menenangkan yeoja ini.

Jungkook diam, hanya sesekali terdengar suara sesegukan dari bibirnya.

Ji Won nampaknya tenang saja menghadapi Jungkook, ia tersenyum hangat.

'Terima kasih karena kau sudah rela menangis untukku, tapi bukan tangis ini yang kuinginkan. Melainkan, tangis kebahagiaan.'

NB : Ciehh yang digantung kayak hubungan sama doi😂😂

Next ga?

My EX is a GHOST [HIATUS]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang