VKook.37

1.4K 80 5
                                        

#typoberhamburan

20 Januari 2018

"Jika di ingat-ingat, lucu juga ya persahabatan kita dulu, tertawa bersama, menghabiskan waktu bersama sampai akhirnya salah satu dari kita pergi entah kemana arah hingga tanpa di sengaja aku dan Hoseok bertemu kembali dengannya di dalam ruangan meeting, kami duduk berhadapan dengan tatapan mata yang sangat tajam seolah-olah kami bertiga adalah musuh yang siap menusukkan pedang ke salah satu tubuh dari kami," Yoo Jin tertawa kecil mengingat betapa bahagia serta mirisnya kisah 12 tahun silam, kisah yang memiliki kenangan manis dan kenangan brengsek yang mengharuskan mereka ber- empat terpecah.

Ini semua karena Vernon, coba saja dulu ia tidak menjauhi ketiga sahabatnya mungkin sampai sekarang persahabatan itu masih berlanjut. Tapi kini hanyalah kenangan, kenangan-kenangan itu seperti bunga yang berguguran, jatuh meninggalkan serpihan luka yang tertancap sangat dalam, sampai-sampai salah satu dari mereka tidak pernah bisa melupakan satu pun kenangan itu.

Pintu ruangan rahasia itu terbuka dan muncullah Alex salah satu kepercayaan Yoo Jin yang ia perintahkan untuk mengambil data-data cctv yang diminta Hoseok, pria menyebalkan itu.

"Sudah kau bereskan semua?" tanya Yoo Jin

"Sudah tuan, semua rekaman cctv yang merekam-mu sudah aku bersihkan,"

"Bagus, mana hasilmu,"

Pria yang berasal dari kota termaksiat di dunia itu memberikan flashdisk bermuatan 32 gb kepada tuannya. Yoo Jin menerimanya dengan senyum yang merekah, ia pun sesegera mungkin pergi dari ruangan itu agar tidak ada yang mencurigai-nya, tetapi sebelum itu ia melirik cctv yang berada di sudut bawah seraya berjongkok dan membuat video berdurasi sebentar guna menyapa sahabat ah ralat, mantan sahabat maksudnya.

Setelah selesai, Yoo Jin kembali melanjutkan perjalanannya dan pergi tanpa ada yang mencurigainya.

"Konyol sekali tuan-ku ini, memintaku untuk menghapus semua rekaman cctv tubuhnya, tapi ia sendiri yang menyapa sahabat lamanya itu menggunakan cctv perusahaan ini, ckckck," Alex menggelengkan kepalanya.

***

"Tuan Yoo Jin tadi datang tuan...," Tae Oh memberitahu Vernon, pria berjas formal itu segera menghentikan aktivitas bermain laptop nya. Ia mengalihkan pandangannya ke arah Tae Oh.

"Yoo Jin kemari?" tanya Vernon dan dibalas anggukan oleh Tae Oh.

Vernon segera memencet 'Enter' di laptop-nya dan membuka rekaman cctv yang berada di jalur tempat biasa orang lalui.

Aneh! Tidak ada satu pun cctv yang merekam tubuh jakung Yoo Jin dari masuk hingga pulang.

"Tadi aku berbicara dengannya disini," tunjuk Tae Oh ketika rekaman cctv itu mengarah ke aula gedung, tempat dimana dirinya dan Yoo Jin tadi sempat berbincang sebentar sebelum ia pergi ke kantin untuk makan siang.

"Tapi disini kosong, kemana rekaman cctv mu dan Yoo Jin?" tanya Vernon dan dibalas gelengan oleh Tae Oh.

"Tunggu, tuan apa ini?"

Vernon memencet tombol 'enter' lagi dan muncullah video berdurasi sebentar yang tadi sempat Yoo Jin buat sebelum pergi dari perusahaan Vernon.

"Ekhem, haii apa kau melihatku? Apa aku tampan dengan balutan jas ini? Haii, siapapun kau dan darimana asal-usulmu aku tidak perduli, yang kuperdulikan hanyalah temanku, dan jika aku sudah mempunyai istri nanti maka ia yang akan menjadi prioritas utamaku. Kau bingung ya?sama, bodyguard-ku juga bingung dengan apa yang aku katakan. Ah sudahlah, intinya siapapun kau, jagalah dirimu,"  di video itu Yoo Jin terlihat menggemaskan sekali, di awal video ia melambaikan tangannya ke kamera, sewaktu video mulai merekamnya di pertengahan sampai habis, ia menyisir rambutnya, membenahi jas-nya dan menunjukkan lubang hidungnya. Tae Oh yang melihatnya juga tertawa geli dengan tingkah konyol pria matang itu.

My EX is a GHOST [HIATUS]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang