VKook.16

2.6K 217 6
                                        

"Ahjumma, bolehkah aku menginap disini untuk satu malam lagi?." tanya Ji Won kepada Jin yang sedang memotong wortel.

Ketika Jin ingin menjawab pertanyaan itu, Jungkook terlebih dahulu memotongnya.

"YAK! Setiap hari kau membicarakan itu, kau kan punya rumah sendiri kenapa tidak langsung pulang saja." Jungkook berteriak kencang, ia tidak mau satu atap lagi dengan namja yang baru beberapa minggu dikenalnya.

"Aish, kau ini kenapa? Biarkan saja dia tinggal disini. Lebih baik jika ada namja yang tinggal dirumah kita, jadi dia bisa melindungimu dan eomma." Jin lagi-lagi membela Ji Won, eomma nya ini sangat suka sekali melihatnya kesal.

"Kamsahamnida ahjummanie." Ji Won membungkukkan tubuhnya dihadapan Jin. Jin hanya tersenyum.

Jungkook merasa tersaingi dirumahnya sendiri dengan namja tampan ini.

Wleekkk

Ji Won menjebelkan lidahnya mengejek Jungkook, yang diejek hanya mendengus kesal.

"Awas saja, aku akan membuatmu tidak betah dirumahku." batin Jungkook menggeram kesal karena Ji Won lebih dahulu meninggalkannya.

***

Hufhh

Jungkook menghembuskan nafasnya pelan bahkan sangat pelan.

Jungkook sekarang tengah berada di sebuah taman dekat rumahnya, ia sedang duduk di ayunan kayu dekat pohon.

Ketika Jungkook merindukan Taehyung maka ia akan ketempat ini, karena tempat ini adalah saksi bisu dimana pertama kali Taehyung mengungkapkan rasa cintanya kepada Jungkook.

Jungkook kembali mengingat memori itu, memori dimana Taehyung mengecup puncak kepalanya untuk pertama kali dulu.

Dimana pada saat itu Jungkook sedang menangis karena merindukan ayahnya. Taehyung datang dan membuat Jungkook seakan lupa dengan kenangan pahitnya dengan ayahnya.

Jungkook mengingat itu semua, tepat di ayunan ini Taehyung memeluk tubuhnya dari belakang sesudah ia menjadi kekasih Jungkook.

Flashback on

"Hiksss hikss ayah ayah ayah." Jungkook menangis sesegukan ketika menyadari ayahnya tidak pulang-pulang kerumah hingga saat ini.

"Ayah kau sebenarnya ada dimana? Apa kau membenciku dan eomma, hingga kau tidak pulang kerumah lagi?."

"Ayahh aku sangat merindukanmu. Walaupun kau sering menyiksaku, tapi aku tetap menyanyangimu."

"Ayah, apa mungkin jika nanti aku mati kau akan kembali pada eomma? Jika iya, bunuh aku sekarang juga ayah."

"Ckckck. Malaikat pencabut nyawa tidak akan mau menyabut nyawa namja jelek sepertimu." suara bass seorang namja terdengar sampai telinga tajam milik Jungkook.

Jungkook nampaknya mencari-cari keberadaan namja yang mengejeknya.

"Tidak usah dicari, aku berada disini." namja itu keluar dari tempat persembunyiannya yaitu balik pohon.

"Aku disini." ulang pria itu seraya tersenyum.

Air mata Jungkook satu demi satu tidak terlihat lagi, hanya suara sesegukannya yang masih terdengar.

"Kim Taehyung, kau bisa memanggilku Taehyung jika kau mau." pria itu mengulurkan lengannya seraya tersenyum lagi.

Merasa diacuhkan oleh Jungkook, Taehyung sesegera mungkin menarik lengannya seraya menunjukkan deretan gigi putih susunya.

Cupp cupp

Taehyung mencium pelan kelopak mata indah Jungkook, membuat namja cantik itu melongo tak percaya.

"Selesai." Taehyung memasang ekspresi tak bersalah setelah mengecup singkat kelopak matanya.

Wajah Jungkook merah padam, nafasnya juga tak beraturan.

Taehyung nampaknya khawatir dengan perubahan wajah Jungkook, apa Jungkook ada riwayat penyakit alergi atau semacamnya?.

Jungkook berdiri dari duduknya, ia pun berbicara seraya menunjuk Taehyung.

"Kau, kau, kau benar-benar membuatku malu."
"Aaaa eommaa." Jungkook berlari cantik meninggalkan Taehyung yang terkekeh pelan melihat aksi menggemaskan yang dilakukan Jungkook.

"Aku berjanji mulai sekarang tidak akan kubiarkan air mata sialan itu tumpah dari pelupuk mata indahmu." Taehyung tersenyum setelah itu ia pergi dari taman dengan langkah panjangnya.

NB : part ini dan part selanjutnya khusus buat 'Flashback awal Jungkook dan Taehyung bertemu' dan timbul getaran cinta-cinta gitu. Wkwk.

Ada yang tau apa alasan ayah Jungkook gak pulang-pulang kerumahnya?

Atau jangan-jangan ayahnya Jungkook adalah bang Toyib. Wkwk bercanda deng.

Oke, see you next part:')

Kalo gak sibuk saya update setiap hari, tapi kalo gak sibuk ya hehe:'v

My EX is a GHOST [HIATUS]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang