T h e S e c r e t
Seri 5 : Possesive
-
Kyuhyun melirik Miyoung, menatap dengan mata hangat kemudian menghela napas. Matanya kemudian beralih ke depan dimana sebuah bangunan tertutupi oleh menjulangnya pagar. Saat terdengar pintu terbuka, Kyuhyun menahan lengan Miyoung yang kemudian berbalik dan menatapnya dengan salah satu alis mata yang naik.
"Apa?"
"Menginap di rumahku, ya?"
Miyoung menatap Kyuhyun seolah pria itu berubah menjadi plankton seperti di film kartun Spongebob. Ia kemudian mengalihkan matanya kearah pagar hitam di depannya yang masih tertutup rapat, dan kemudian kembali lagi pada Kyuhyun.
"Seriously, Kyuhyun...," Miyoung mendesah malas. "Aku sudah di depan rumah."
"Aku hanya perlu membawamu pulang ke rumahku," ucap Kyuhyun santai yang membuat Miyoung memukul bahu Kyuhyun dengan keras.
Pria itu hanya meliriknya, kemudian terkekeh melihat wajah Miyoung yang memerah. Ia kemudian menarik leher belakang Miyoung mendekat kearahnya, membuat semburat merah itu semakin terlihat dengan jelas.
"All of yours is mine, right?" tanya Kyuhyun tepat di telinganya. "And all of mine is yours."
Miyoung melirik Kyuhyun melalui celah bulu mata lentiknya. Sementara pria itu makin membunuh jarak diantara keduanya. Seakan tubuh keduanya adalah magnet yang selalu terkait jika keduanya di dekatkan. "Kau serius?"
Kyuhyun tersenyum simpul. "Aku tidak pernah seserius ini pada gadis manapun. Hanya kau."
Miyoung ikut tersenyum. Namun sejenak menghilang karena memikirkan Kyuhyun yang merupakan seorang lelaki dewasa-yang memang seharusnya membutuhkan seseorang untuk menyalurkan kebutuhan biologisnya. Dirinya hanyalah gadis SMA yang terkait dengan gurunya sendiri. Ia hanyalah garis ingusan yang tak tahu menahu dunia orang dewasa yang sesungguhnya. Tubuhnya teesentak ketika jemari Kyuhyun mengusap pipinya dan kemudian turun ke bibirnya. Matanya menemukan mata Kyuhyun yang menatapnya dengan sorot kekhawatiran yang amat terasa.
"Ada apa?"
Miyoung menggeleng, dengan senyum yang masih terlukis di bibirnya. Namun Kyuhyun tau, ada sesuatu yanv mengusik gadis kesayangannya itu. Apapun itu Kyuhyun akan menemukannya. Juga ia akan membuat gadisnya menjadi miliknya.
"Tidak ada gadis lain, kecuali dirimu," Ucap Kyuhyun serius dengan bola mata yang memancarkan keseriusan. "Kau tau itu kan?"
Miyoung terdiam. Ia tersenyum. "Kau mungkin tidak menyadarinya," kemudian tangannya beralih mengusap pipi Kyuhyun hingga pria itu memilih untuk menutup matanya karena ia sungguh menikmati usapan tangan dari gadisnya. "Kau seorang pria dewasa yang-"
"I'm not fucking with other girls except you, sweety," ucap Kyuhyun lirih dan masih memejamkan matanya.
"Tapi-"
Kyuhyun membuka matanya. Kemudian menegakkan tubuhnya dan beralih menatap mata Miyoung. Mata tajam itu seolah memaksa Miyoung untu mendengar dan juga tidak membantah apa yang akan diucapkan olehnya. "Percayalah pada dirimu sendiri sebelum kau mempercayai orang lain, kau tau?" Kyuhyun mengucapkannya dengan nada tegas dan juga kilatan mata serius. "Jika kau meragukan hatimu yang jelas-jelas ingin memercayaiku tapi nyatanya tidak, bagaimana bisa kau percaya dengan orang lain?"
"Kau jelas akan menjadi target yang bagus untuk dibodohi," seru Kyuhyun sedikit menaikkan oktaf suaranya. Namun ketika melihat mata Miyoung yang mengerut takut, dan tak nyaman, Kyuhyun segera mengubah ekspresinya. Melembutkan dan juga menghangatkan tatapannya kembali sebelum menyentuh pergelangan tangan Miyoung dan menempatkan genggaman mereka menjadi satu genggaman hangat. Ia kemudian mengecup punggung tangan Miyoung. "Percaya padaku, ya?"
"Kau bisa dipercaya?"
Kyuhyun menaikkan salah satu sudut bibirnya keatas. "Kau meragukanku?" Ia kemudian meraih pinggang Miyoung ke pangkuannya. Tangannya menyentuh wajah gadis itu yang memerah kemudian menyampirkan helaian rambut Miyoung yang terjatuh ke belakang telinganya. "Oh, God! I really want to kiss you."
Miyoung hanya mampu menatap Kyuhyun-yang berada di bawah tubuhnya dengan wajah yang memerah. Kedua tangannya berada di dada Kyuhyun, menopang tubuhnya agar tidak terlalu mencondong kearah Kyuhyun. Ketika Pria itu tak tahan untuk mencium gadisnya, hampir mencapai bibir mungil itu tiba-tiba pintu mobil terbuka, dan beban berat di tubuhnya seketika menghilang. Digantikan dengan umpatan seseorang dengan suara berat.
"Kiss your ass!"
"What the-"
Kyuhyun sontak menatap tajam seseorang yang mengganggu kegiatannya. Ia semakin memperlihatkan amarahnya ketika pria yang mengusik mereka tersebut membawa tubuh Miyoung ke belakang tubuhnya-yang sama sekali tidak berkutik ataupun melawan. Ketika Kyuhyun hendak menyentuh pergelangan tangan Miyoung, pria tadi justru semakin mundur dan menjauhkan gadis itu darinya.
"Sialan!"
"Kau yang sialan, brengsek!"
"Kau-"
"Kyuhyun," panggil Miyoung lembut. Ia menatap Kyuhyun yang balik menatapnya walau masih dengan mata yang memerah menahan emosi. "Jangan dipukul, dia sebenarnya....,"
Sorot mata Kyuhyun kembali mengeras ketika Miyoung memintanya untuk tidak memukul pria dihadapannya itu. Ia meraih kerah pria itu dan bersiap meninjunya jika teriakan Miyoung membuat jantung jatuh seketika. Nyawanya seperti terambil begitu saja ketika ketika ia menatap wajah pria itu, yang didapatkannya justru seringai kemenangan yang ditunjukkan.
Kyuhyun mengalihkan wajahnya agar menatap Miyoung yang berdiri dengan raut seperti anak kecil yang hendak menangis. Antara gemas dan bersalah, itulah yang dirasakannya saat ini.
"Dia.... kakakmu?"
Kyuhyun ingin menenggelamkan dirinya di sungai Amazon ketika Miyoung lagi-lagi mengangguk dengan pelan karena menahan tangisnya.
*****
Continued....,
Hei Hello Again~~~
Dikit-dikit lama-lama jadi bukit ye kan? Wkwk.
Udah itu aja wkwk
ARMIEPRK
Yang lagi siap-siap mau pulang. Yeay!🙌
July 14th, 2017
4.51 P.M
KAMU SEDANG MEMBACA
THE SECRET
Fiksi Penggemar[UPDATE SETIAP HARI SABTU] Satu rahasia besar yang dimiliki oleh Cho Kyuhyun; sang guru matematika di International High School, dan Han Miyoung; seorang siswi di International High School yang terbilang cukup membanggakan di sekolah itu tapi sangat...
