"Nad mau kemana?" Willy langsung menarik pergelangan tangan nadine karena nadine langsung pergi begitu saja tanpa melihat dirinya yang sejak tadi berdiri di balik tembok
"Balik" nadine kembali berjalan dan diikuti oleh willy
"Balik bareng aku"
"Nggk mau"
"Kamu kenapa sih marah sama aku? Aku punya salah?"
"Nggk"
"Terus kamu kenapa nad"
"Gue nggk kenapa napa"
Willy menghela nafas gusar tak ingin semakin memperkeruh suasana ia tak punya pilihan lain selain hanya menarik nadine dan langsung membawa nya ke parkiran
"Naik" tak punya pilihan lain akhir nya nadine menuruti perintah willy
Selama di perjalanan diselimuti dengan keheningan tak ada yang mau memecah keheningan kedua insan tersebut sibuk memikirkan fikiran masing masing
"Masuk gih udah mendung ntar kamu sakit"
"Iya" nadine langsung berjalan dan masuk kerumah nya setelah memastikan nadine sudah masuk ke dalam rumah dan willy kembali menjalankan motor nya dan segera menuju ketempat yang sudah dijanjikan oleh diri nya dan rio
●●●
"Wey baru dateng lo" ucap rio sambil bertos ria ala laki laki ke arah willy
"Abis nganterin nadine"
Willy mengambil dan membaca menu di atas meja yang mereka tempati
"Tadi gue udah pesen untuk lo sama gue"
"Tumben banget lo jadi pengertian gitu"
"Gkpp kali seharus nya lo terima kasih kek ama gue" rio bergerak seolah olah akan mendaratkan pukulan nya ke arah kepala willy
Seketika saat itu tawa mereka pecah dan tak lama kemudian willy kembali mengingat sikap nadine sejak tadi pagi
"Rio ada yang mau gue tanyain"
"Tanya aja kali" ucap rio santai
"Kali ini gue serius dan..." willy tampak menggantung kalimat nya, dari wajah willy ia mulai menampakan keseriusan dengan topik yang akan dibahas
"Gue harap lo harus jawab jujur" rio mengangguk
"Sebenernya apa ada sesuatu yang nggk gue ketahui tentang nadine?" Deg hati rio mendengar ucapan willy memang benar bahwa ada suatu hal yang belum nadine katakan pada willy tetapi menurut rio mau cepat atau lambat willy pasti akan mengetahui kebenaran nya
"Sebeneranya emang ada tapi..." ucapan rio menggantung
"Tapi kenapa? Apa yang salah yo? Gue cowok nya nadine kan? Terus kenapa dia nggk jujur tentang masa lalu nya?"
"Tidak semua hal yang pernah dilewati semua orang bisa di ceritakan kembali, will. Mungkin belum saat nya lo tau"
"Lo bisa kan ngasih tau gue" rio menggeleng kemudian menyeruput minuman yang sudah dari tadi datang
"Mungkin lebih baik lo denger sendiri dari mulut nadine atau lo ikuti aja alur dari cerita ini dan lo pasti nemuin titik akhir dari permasalahan ini dan itu adalah puncak penyelesaian nya"

KAMU SEDANG MEMBACA
Story Of Heart
Teen FictionStory Heart Kisah cinta anak sma Cowok yang pecicilan playboy suka mempermainkan hati cewek sok cool sok tampan dan otak nya sarap Cewek yang emosi nya naik turun sangar ngomong yang ceplas ceplos seenak jidat nya dan kasar tetapi ada sisi lembut d...