Typo bertebarann...
*Author Pov
"Melody..." ucap ilo yg terkejut melihat melody sudah ada didepannya. Dan melody hanya tersenyum melihatnya.
"Baiklah melody, sekarang kamu duduk di.... loh gery kamu kok pindah?" tanya bu guru membuat ilo menatap gery.
"Hmm buk saya mau cari suasana baru"
"Baiklah karena yg kosong hanya disebelah ilo, kamu silahkan duduk disana" guru tsb menunjuk kearah ilo. Melody sangat senang karena dia bisa duduk sebangku dengan ilo. Lalu dia berjalan kemeja ilo dan duduk disampingnya.
"Baiklah anak-anak sekarang buka buku kalian dan sambung catatan semalam" perintah sang guru. Para murid pun banyak yg mengeluh karena disuruh mencatat kembali. Sedangkan ilo sibuk bertanya pada melody.
"Kamu harus cerita kenapa kamu bisa ada disini?" ucapnya.
"Oke" jawab melody sambil tersenyum.
Bel istirahat pun berbunyi, semua murid dikelas langsung berhamburan keluar. Tidak terkecuali ilo dan melody yg kini berjalan kekantin bersama shania.
"Aku gk nyangka kamu pindah kesini,, trus dino gimana?" tanya shania pada melody.
"Dino setelah tamat sekolah kesini. Katanya lanjut kuliah disini"
"Ohh... jadi gak sabar"
"Hmm kayaknya ada yg mulai lupa nihh dengan pacar" ejek ilo pada shania.
"Ihh apaan sih, siapa yg lupa. Aku kan senang dengan dino karena dia lucu"
"Iya dehhh"
Mereka pun sudah sampai dikantin dan hanya ada satu meja yg cuma diisi satu orang, sedangkan meja lain penuh.
"Kayaknya kita duduk disana dehh" tunjuk shania pada meja yg diisi satu orang.
Mereka bertiga pun melangkah mendekati meja tersebut dan ternyata orang yg duduk disitu adalah sinka.
"Lohh sinka tumben kamu kekantin?" tanya shania heran karena baru hari ini dia melihat sinka dikantin.
"Eh.. I.. ya lagi gak bawa bekal" ucap sinka dengan gugup.
"Sinka boleh kita duduk disini?" tanya ilo yg langsung diangguki sinka. Lalu ilo duduk disebelahnya. Melody dan shania duduk didepan mereka berdua. Sinka sangat gugup duduk dekat dengan ilo. Sedangkan melody bingung melihat ilo yg tersenyum senang pada sinka.
Ada sedikit rasa cemburu yg terbesit dihatinya.
Karena tidak sanggup menahan gugupnya akhirnya sinka pun memilih bangkit dari duduknya dan ingin melangkah pergi. Namun langsung ditahan ilo.
"Mau kemana?" tanya ilo heran.
"Ehmm... sinka, mau ketoilet" jawab sinka dengan pelan.
"Ohh hati-hati yaa" ucap ilo perhatian. Shania juga melihat ilo dengan bingung karena ilo terlihat sangat perhatian dengan sinka. Setelah sinka pergi shania pun bertanya pada ilo.
"Kamu suka ya sama sinka?" pertanyaan shania membuat melody langsung menatapnya.
"Entahlah, yaa ada sediki rasa senang sihh dekat sama sinka" jawaban ilo membuat melody sedih. Apa ilo tidak tahu perasaannya.
"Yaudah kalian mau pesan apa, biar aku yg pesanin" ucap ilo, dia sama sekali tidak melihat ekspresi melody yg sedih.
---
Sedangkan sinka berjalan kearah toilet dengan tersenyum bahagia. Dia tadi melihat ilo yg tersenyum padanya. Ketika tengah asyik berjalan sambil melamun tiba-tiba ada yg menabraknya dari belakang.
"Maaf... gak sengaja" ucap orang itu dan langsung pergi. Sinka yg melihat orang itu terkejut karena dia sangat mengenal orang berjaket hitam itu.
"Itukan orang yg bawa ilo kegudang.." lirih sinka.
"Aku harus ikuti orang itu" sinka lalu lari mengikuti orang yg menabraknya tadi. Akan tetapi dia melihat orang tersebut memanjat pagar hingga membuat sinka menghentikan langkahnya.
"Aku akan bantu ilo cari orang yg udah nusuk dia" ucap sinka lalu pergi kembali ketoilet.
Kembali kekantin dimana masih ada ilo, melody dan shania.
"Yaampunn aku lupa" ucap ilo
"Lupa apa?" tanya melody.
"Mel.. nanti kamu kekelasnya bareng shania yaa.."
"Emangnya kamu mau kemana?"
"Ada yg mau kuselesaikan, yaudah aku duluan yaa" ilo langsung pergi meninggalkan mereka berdua.
"Paliangan ilo mau bicara dengan gery"
"Gery??"
"Teman sekelas kalian"
Melodypun teringat ketika dikelas tadi.
"Ohh.."
---
Ilo pun mendatangi gery kekelas mereka namun dia tidak melihatnya. Dia melihat dito temen sebangkunya gery, lalu ilo menghampirinya.
"Dit... Loe tahu dimana gery?"
"Tadi dia keluar, tapi gue gk tahu dia kemana"
"Okdeh thanks yaa" ilo pun melangkah keluar biasanya kalau jam istirahat selain bersamanya gery juga bersama teman band-nya. Ilo pun berjalan menaiki lantai dua menuju ruangan musik tapi didalam hanya ada mario salah satu teman band gery yg sedang main gitar.
"Mario" sapa ilo
"Eh il, tumben loe kesini. Ada apa?"
"Loe lihat gery gak?"
"Gery? Dari tadi dia gak kesini, kenapa?".
"Gpp thanks yaa.." .
Karena bel sudah berbunyi ilo pun memutuskan untuk kembali ke kelas yg berada dilantai satu. Dan dia masih tidak melihat gery didalam kelas sampai guru mata pelajaran selanjutnya masuk.
"Ilo kok kamu terlihat gelisah?" tanya melody yg heran melihat ilo yg selalu menoleh kebelakang.
"Oh enggak gk papa" ucap ilo.
Dia benar-benar heran melihat sikap gery, teman sekelasnya ada yg bilang bahwa waktu ilo tidak masuk gery selalu bolos dijam terkahir pelajaran. Ilo harus segera bertanya pada gery.
..
TBC..
Kikikuya48
KAMU SEDANG MEMBACA
Love?? √
FanfictionAku Cinta sama kamu.. Aku gak cinta sama kamu... Aku juga Cinta kamu....
