"Aaaakkkhhh..."
Suara jeritan berkali-kali terdenger di belakang sekolah.
Lima orang lelaki berlutut, membuat barisan layaknya pelatihan tentara.
Buggghhh!!
Salah seorang dari mereka jatuh tergeletak di tanah.
"Sekali lagi lo berani gangguin Lexa, siap-siap bakalan cacat seumur hidup!" Pekik Nayla masih mengepalkan tangannya.
"Udah Nay udah... Kasianin mereka" Ucap Lexa berusaha meredakan amarah Nayla.
"Maaf Nay. Kami gak bakal ganggu Lexa lagi, kami gak bakal cari gara-gara sama lu" Ucap salah seorang berusaha berdiri.
Tubuh kelima nya terluka cukup parah, penuh lebam dan darah.
"Pengecut ya lo pada! Blagu mau ngelawan gue. Bawa semua dekingan lo!!! Gue ga takut! Udah pada sunat kan lo? Kenapa 5 lawan 1 kalah? Gue cewek, lo berlima cowok. Segini doang kemampuan kalian? Lain kali kalo mau p*rk*s* orang tuh liat-liat! Dasar cowok kekurangan j*bl*y!"
Ucap Nayla menarik kerah lelaki berpawakan tinggi dihadapan nya.
"Udah Nay gue udah gakpapa kok" Lexa angkat bicara lagi.
"Nay, pulang yuk" Teriak Dira berlari kecil menghampiri Nayla.
"Oh my gost!!" Ceva terkejut melihat perbuatan Nayla.
Tangan Nayla bersimpah darah,bibirnya juga terluka.
Seragam putihnya tak lagi putih.
Penampilannya acak-acakan.
"Kalian beruntung karna gue masih berbaik hati gak bikin kalian cacat. Ini baru peringatan. Gak usah sok mau nyoba brantem sama gue. Lo tau gue, Nayla Alicia Frueen. Jadi gak usah cari masalah sama gue!"
Ucap Nayla menatap satu persatu iris lima lelaki itu.
Mereka mengangguk pelan. Satu persatu dari mereka berdiri dan menjabat tangan Nayla seraya meminta maaf.
Ya. Inilah Nayla yang sesungguhnya.
Berwajah malaikat dengan hati iblis.
#
Nayla Pov.
Ting tong...
"Biiiii, bukain pintu bi ada tamu" Teriakku yang tengah asyik nonton tv.
"Iya non..."
"....."
"Non nayla, ini ada den Louis non"
Louis...
Gubrakk!
Saking gugupnya aku sampai jatuh terjerembab dari sofa.
"Aduh!! Yaudah bi suruh masuk aja"
"Iya non... Mari den masuk"
Tep.. tep.. tep..
"Malem Nay" Sapanya tersenyum padaku.
"Iya malem kak. Eum... Silahkan duduk kak"
Ia pun duduk disebelahku.
Degh!!!!
"Eum.. Mau minum apa kak?"
"Eh.. Gak usah nay, gue cuma sebentar kok. Anu... Gue gak ganggu kan?"
"Enggak kok sama sekali gak ganggu. Emang kenapa kak?"
"Sebelumnya gue mau bilang makasih nay.. Soal Lexa, tadi dia cerita katanya hampir diperkosa karna salah masuk toilet. Makasih ya, lo selalu jagain ade gue.. gue gak tau deh apa jadinya Lexa kalo gak ada lo tadi" Jelasnya.
