Dua Puluh Delapan.

14.9K 576 6
                                    

Pertama-tama, author mau bilang big thanks buat kalian yang sudah kasih Vote, saran, dan koment'nya.. Sekali lagi, ini 17+ mohon bijak ya dalam memilih cerita, kalau mau baca gpp sih, tapi skip, skip yaa klo ada part 17+..

Dan sorry buat yang sudah nunggu lanjutan partnya, soalnya akku lagi gk dapet feelnya,, udah ketik dari sebelum hari idul adha, tapi hapus lagi, ketik lagi, hapus lagi,, soalnya moodku jelek, jadi klo di paksa kesannya gmna gtu kayag ada yang kurang gtu..

Akku masih blum tw Anna & Aldi akan jdi suami istri apa enggak.. Klo aku jdi Anna aku bakal cerai'in si Aldi.. Biar kapok.. Hahhaha.. Maaf Aldi yaa.. 😌😌

Baiklah, yuk baca kelanjutannya. Akku udah selesaii curcolnya.. Hehe..

****

Anna sudah Dua minggu meninggalkan Aldi, dia hidup sendiri di apartemen yang kini dia tinggali. Beberapa kali ketika dia berbelanja bahan makanan dan lainnya, dia selalu melihat beberapa pengawal yang Aldi tugaskan untuk mencari dirinya mondar mandir di sekitar apartemennya.

Seperti hari ini, beberapa pengawal yang bertugas membuat Anna harus memakai topi hitam dan masker agar wajahnya tak terlihat oleh orangnya Aldi. Dia berjalan santai di depan mini market yang dia masuki. Beberapa pegawai di sana memperhatikannya merasa curiga, tapi dia tak masalah. Karena dia menyadari jika penampilannya sudah seperti buronan yang sedang diburu polisi.

Setelah memilah beberapa barang dan sayuran yang akan ku beli, aku mengantre di kasir. Samar samar ku dengar berita tentang keluarga Aldi.

"Pagi ini, pak Yoga pemilik dari perusahaan YG group masuk di Rumah Sakit. Dia di duga terkena serangan jantung ketika tahu apa yang sudah terjadi dengan pernikahan Anaknya, seperti yang kita ketahui, Anna yang telah menikah dengan Aldiano Prayoga meninggalkan Rumah sakit dalam keadaan hamil dua bulan. Dan itu di sebut-sebut sebagai penyakit dari pendiri YG Group itu kambuh. Hingga berita ini di turunkan, kami masih belum bisa memastikan seperti apa kondisi pendiri perusahaan yang berkembang tersebut.
Demikian berita dari kami. Nuno---" selebihnya Anna tak mau lagi mendengarnya.

Anna terpaku atas reporter berita yang memberitakan mertuanya. Om Yoga masuk Rumah sakit karena dirinya. Karena keegoisannya. Jadi apa yang harus dia lakukan sekarang? Kembali ke dalam pelukan Aldi? Atau bersikukuh tinggal di Apartemen kecil miliknya?

"Permisi Bu. Total semuanya menjadi Rp. 150.000;." ucap penjaga kasir tersebut ramah. Tapi, Anna masih memikirkan apa yang harus di pilih. "Bu, Bu,.."

"Oh, iya.. Maaf, jadi totalnya berapa?

"Rp. 150.000; Bu.." ulangnya sambil tersenyum ke arah Anna. Sedangkan Anna membayar belanjaan yang dia pilih tadi lalu berjalan kembali ke apartemen mungilnya.

*****

Jika Anna sedang memikirkan jalan apa yang akan dia tempuh, berbeda dengan Aldi. Dia kini berada di Rumah sakit terbesar yang ada di Surabaya dan duduk dengan khawatir. Dia memikirkan banyak hal. Dari Anna, Bayi yang Anna kandung, dan yang paling penting Ayahnya.

"Bagaimana?'' tanyanya kepada kepala pengawal yang bertugas untuk mencari dimana keberadaan Anna berada.

"Ma'afkan kami pak. Sampai saat ini istri bapak masih belum kami temukan."

[Complete] Sad Weddingg Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang