NP : Charlie Puth - How Long
-
-
-
-
"Tumben ngajakin kumpul?" tanya Reihan tengah asyik dengan Caca, kucing peliharaan adik Samuel.
Samuel muncul dari dapur membawa nampan yang berisi minuman dan camilan lalu meletakkannya di meja "Minum dulu gih."
Cakra yang baru datang ikut duduk di samping Reihan "Ada apa sih?"
Nanda yang tadi ijin ke kamar mandi sudah mencomot roti kering dan merangsek diantara Cakra dan Reihan.
"Eh dugong, badan lu kayak kecil aja. Minggir!" bentak Cakra berusaha mendorong Nanda.
"Badan sixpack gini dibilang kayak dugong. Buta ya mata lo?"
Reihan berdecak, ia beranjak menuju single sofa. Kalau tidak ada yang mengalah, pertikaian diantara mereka tidak akan usai.
"Nah gitu dong." ujar Nanda cekikikan merasa menang.
"Siapa yang ngomong ke Siera tentang rencana kita?" pertanyaan dari Samuel membuat mereka bungkam seketika. Samuel tidak suka basa-basi, maka dari itu ia segera menanyakan apa yang sejak tadi menganggu batin dan pikirannya.
Cakra memperbaiki duduknya menjadi tegak "Kita gak ada Sam ngadu ke Siera. Lo boleh cek hp kita."
"Betul Sam, sumpah demi apapun." seru Reihan meyakinkan argumen Cakra.
Samuel mengetuk-ketuk meja "Terus kenapa Siera bisa tahu?"
Nanda mengacungkan jari "Kenapa lu gak kepikiran sama Toni? Siapa lagi kalau bukan dia, kita gak mungkin nyebarin tuh rahasia Sam."
Samuel mengangguk-angguk "Kenapa gue gak kepikiran?"
"Gue gak fitnah nih, cuma asumsi aja." lanjut Nanda.
Cakra mengangguk-angguk setuju "Itu bisa juga sih. Emang Siera kenapa Sam?"
Samuel menarik nafas sebelum bercerita "Dia marah karena tahu gue peduli cuma disuruh dan direncanain. Awalnya bener gue kalian paksa-paksa.."
Dengan bersandar, Samuel melanjutkan "tapi jujur. Lama kelamaan gue ngerasa gak lengkap kalau gak ada dia. Dan kepedulian gue selanjutnya murni karena gue sayang. Waktu nonton konser payung teduh, gue nembak dia. Dia nolak, itu sama sekali gak gue sangka. Coba lo pikir, yang awalnya dia ngejar gue sekarang gue udah nembak dan ditolak. Gue sempat stres dapat penolakan, besoknya gue gak jemput dia lagi. Dan dia telat, marah lalu dia bongkar semua yang dia ketahui."
Reihan dan Nanda sempat melongo tak percaya. Ini Samuel yang mereka kenal selama dua tahun? Samuel berbeda 180 derajat.
Cakra yang sedikit bisa menguasai keadaan bertanya "Cuma gara-gara itu Siera marah? Kayaknya gak mungkin."
"Terus gue bongkar juga kalau selama ini dia akting." jelas Samuel.
"Terus lo mau gimana Sam?" tanya Reihan antusias.
Samuel menengadah "Gue gak tahu."
❒
Siera melangkah sumringah menuju warung mak Mi yang terlihat sangat ramai.
Saat Siera muncul, satu persatu orang di dalam menyerbunya "Dari mana aja neng! Mak buatin es teh kayak biasa ya?" teriak mak Mi menawarkan minuman favorit Siera.
"Dari rumah mak, oke mak." jawab Siera yang sudah duduk bergabung dengan grup rindu.
Tebe melemparinya dengan kulit kacang "Hutang lu mana woi yang buat beli seblak!"
KAMU SEDANG MEMBACA
CANDRAMAWA
Fiksi RemajaKetika ibunya meninggal, Seira berubah menjadi extrovert atau kasarnya bad girl. Meskipun tak se 'bad' bad girl umumya. Ia tak sungkan mengejar cinta Samuel, menongkrong dengan anak bandel laki-laki, hubungan siera dengan ayahnya pun merenggang. Nam...
