Yolo!

7.7K 1.2K 154
                                        

Bagi si kecil Jeon Jungkook, hari Minggu adalah hari yang pas untuk jalan-jalan, atau sekedar mengganggu para kakaknya.

"Hyung! Hoseok hyung!"

Pria dengan style khas bangun tidur dan masih acak-acakan itu dengan malas membuka pintu kamarnya dan menghadapi adik kecilnya.

"Apa sih, Kook? Aku masih ngantuk loh"

"Hyung, mau pergi jalan-jalan?"

"Tidak mau"

Duh, sejak kapan Jung Hoseok--kakaknya yang paling ceria--mendadak cuek bebek seperti Min Yoongi?

Kebanyakan bergaul dengan Yoongi sih,

"Tidak mau pergi latihan juga?"

Hah! Jung Hoseok, kalau sudah mengungkit masalah latihan, pasti dia yang paling semangat.

"Pergi kok, tapi nanti"

"Ayolah, hyung. Kita pergi ya, ya, ya?"

Karena dia imut, si kecil ini tau bagaimana cara meluluhkan hati kakaknya.

"Iya-iya. Aku mau mandi dulu. Oh satu lagi!"

"Apa?"

"Bisa temani aku latihan lebih lama?"

"Boleh saja, asalkan Jungkookie dapat es krim"

Habislah dompet Hoseok!

---

Hentakan kaki, lantai yang lecet, lampu dengan watt tinggi yang menerangi, dan tujuh pria tampan---walaupun beberapa bisa imut dan cantik disaat bersamaan---yang menari dengan serentak di hadapan cermin besar yang mengelilingi ruangan serba putih.

"Capek!"

Rengekan si adik kecil yang pertama kali terdengar begitu latihan mereka selesai.

"Tidak perlu kau bilang aku juga---hatchu!"

"Oh? Jin hyung, kau flu?"

"Paling karena ada yang membicarakan---hatchu!"


"Ha? Teori bodoh macam apa itu? Kalau kau meyakini itu, berarti kita semua tidak akan berhenti bersin selama 4 tahun terakhir"

"Seperti biasa, Suga hyung pasti bisa menjawab"

Sementara itu kakak tertua cuma merengut sambil menggosok hidungnya yang mulai memerah.
"Hope-ah, tidak istirahat?" tanya sang leader begitu melihat Hoseok mulai menari lagi.

"Nanti saja" balas Hoseok disela-sela tariannya.

Sementara para kakaknya sudah pergi untuk istirahat, si kecil masih setia menonton Hoseok dengan posisi duduk diatas lantai. Katanya dia suka melihat Hoseok kalau menari.

"Hyung, kau benar-benar hebat dalan urusan menari"

"Iya-iya, terimakasih. Nanti aku belikan es krim kok, tenang saja"

Ehe.

Jung Hoseok selalu tau ya, kalau adiknya itu ada maunya.

"Hyung memang paling pengertian"

Anak kecil, ya sudah pasti banyak maunya, kan?

-

Tiga puluh menit Jungkook habiskan untuk menemani Hoseok, sementara kakaknya yang lain--kecuali Taehyung--sudah pulang.

"Jungkookie, belum mau pulang?"

"Ng? Belum, aku masih menunggu Hoseok hyung"

'Nh--ahn!'

Salahkan Taehyung yang seenaknya menghisap dan menggigiti perpotongan leher Jungkook.

'H-hyungie, jangan--h'

"Yah! Kalau mau berbuat mesum jangan disini!"

Yah, ketahuan.

"Hyung, kau mengganggu kami"

Hoseok yang mendengar perkataan Taehyung awalnya melotot, lalu mendengus malas.

"Kook, jadi beli es krim?"

Kedua mata bulat Jungkook langsung berbinar-binar, "Jadi!"

"Ayo, kita pulang sekarang. Tae, kau ikut kami tidak?"

Taehyung cuma mengangguk sebagai jawaban.

"Whoa!"

"Hoseok hyung, gendong Kookie ya? Kakiku pegaaal sekali"

Berapa kali harus dibilang, untung Jungkook itu kesayangan para kakaknya.

Kalau tidak kesayangan, mana mungkin lengan Hoseok sudah berada di bawah lutut si kecil dan memastikan bahwa adiknya itu tidak akan terjatuh dari gendongannya.

"Kenapa tidak minta gendong Taehyung saja?" tanya Hoseok disela-sela perjalanan mereka keluar dari ruang latihan.

"Ha? Hyung mau aku di perkosa di tempat, ya?"

Taehyung yang mendengar langsung melotot pada Jungkook, sementara adik kecil itu menjulurkan lidahnya---mengejek Taehyung.

"Iya juga ya, Taehyung kan tidak bisa mengontrol hormon"

"Yah! Hyung!"

Ngomong-ngomong, punggung Hoseok mulai terasa sakit karena menggendong bayi besar loh.




Si adik kecil memeluk erat leher kakaknya supaya tidak jatuh,

"Lagipula, Jungkookie kan sayang Hoseok hyung, makanya minta gendong"


Well, Hoseok jadi rela kok untuk menggendong si kecil dan rela punggungnya jadi korban hanya karena adik kecil kesayangannya.

-----

YANG MINTA HOPEKOOK SIAPA HAYO??!


SELANJUTNYA JK SAMA SIAPA YAA??

[Discontinued] 7⅔ YoungestCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang