Si adik kecil, Jeon Jungkook itu mudah sekali terharu.
Dan kalau dia sudah terharu, bawaannya tidak mau lepas dari kakak kesayangannya.
"Hyungie!"
"Huh?"
Oh lihatlah adik kecil ini, berdiri di lorong dome sambil menatap kakak kesayangannya lucu---mata bulatnya berair karena menangis, hidungnya mengerut lucu, dan bibirnya juga mengerucut.
"Kook, kau kenapa----"
"Peluk!"
Hah? Peluk?
"Peluk?"
Yah, maafkan Kim Taehyung yang lola karena sehabis konser ini, ya?
"Ih!"
Belum sadar dari ke-lolaannya, Taehyung sudah lebih dahulu di peluk erat oleh bayi besar kesayangannya.
"Hei, kau masih menangis?"
"Ih! Aku itu terharu, hyung!"
Taehyung? Inginnya sih tertawa lalu mencubiti pipi Jungkook karena gemas. Tapi, karena si adik sedang dalam kondisi emo---ya nanti saja deh. Walaupun pada akhirnya ia balas memeluk adik kecilnya dengan erat.
"Hyungie, jangan pergi ya?"
"Memang aku mau pergi kemana, Kook?"
"Siapa tau hyungie pergi meninggalkan Jungkookie"
Ingin rasanya Taehyung membanting Jungkook ke kasur, memeluk adik kecilnya yang manja ini, lalu mengecup seluruh wajahnya.
Habis dia gemas sih ketika Jungkook malah menyembunyikan wajahnya di perpotongan lehernya.
"Wah, ada apa ini?"
Tepat sekali, Seokjin, Yoongi, dan Hoseok melewati lorong dan mendapati Taehyung dan Jungkook yang tengah berpelukan.
"Jin hyung, bayi besarmu rewel terus" celetuk Taehyung.
Kakak tertua mendekat, tangannya terulur untuk mengusap rambut hitam si kecil dengan lembut,
"Jungkookie kenapa, hm? Masih terharu karena yang tadi?"
Dan anggukan pelan dari Jungkook menjawab pertanyaan Seokjin.
Dari belakang, Namjoon dan Jimin datang bersamaan.
"Oh? Jungkookie masih menangis?"
"Seperti yang kau lihat, Jim"
"Hyungdeul"
Entah. Tiba-tiba saja adik kecil mereka melepaskan pelukannya dari Taehyung, tapi jari-jarinya malah meremas kaus di bagian dada Taehyung.
Serentak ke-6 kakak asuhnya ini menjawab, "Iya, Kook? Mau bilang sesuatu?"
"Hyung, kalian lah yang sudah membantuku menemukan jati diriku. Kalian juga yang sudah membesarkan aku. Jadi, aku mau kalian untuk tetap tinggal bersamaku dan mengawasi setiap pertumbuhanku, ya?"
Oh.
Jarang-jarang sekali adik kecil ini mengungkapkan perasaannya seperti ini.
"Bayi kita sudah besar!"
Tapi banyak yang belum rela si kecil menjadi dewasa.
"Jungkook-ah..."
"Kenapa----whoa!"
Lagi-lagi secara serentak ke-6 kakak asuh seorang Jeon Jungkook memeluknya erat.
Maunya sih si kecil ini protes karena sesak, tapi tidak jadi. Karena dia tau,
Kalau dia adalah adik kecil kesayangan yang akan selalu jadi bayi besar rewel, nakal, dan jahil ke-6 kakaknya ini.
-----
HUHU GUA BUAT APAAN SIH :')
INI REQ DARI Razzive123
GATAU DEH SESUAI ATAU ENGGA, TAPI SEMOGA SUKA YA!
❤❤
KAMU SEDANG MEMBACA
[Discontinued] 7⅔ Youngest
FanfictionIni kisah cinta manis si bungsu dan bagaimana ke-6 kakak asuhnya menyayanginya. ©blixxan 5.9.2017 - ??? (3.11.2017) #92 in fanfiction
![[Discontinued] 7⅔ Youngest](https://img.wattpad.com/cover/121850146-64-k802550.jpg)