duapuluhenam

3.3K 228 30
                                        

Coba saja untuk terus mengetuk
Karna kau tidak akan tahu , jika suatu saat nanti bisa saja dia kembali membuka pintu hatinya  ❤

*
*

"Aku akan bercerai dengan siwon , appa"

Tuan.im tercengang
Jelas dia sangat terkejut , ia berfikir bahwa badai yg menghapiri rumah tangga anaknya adalah badai biasa . Namun lagi dia salah , yg datang ialah badai besar . Badai yg mampu mempora-porandakan kapal mewah sekali pun .

Dan kali ini dia pun menyalahkan dirinya lagi . Karna lagi* harus gagal menjadi seorang ayah . Seharusnya dia disini , disamping yoona dan baekhyun . Menemani mereka saat keduanya tengan dalam masalah .

"Yoona-yaa , didalam berumah tangga itu biasa jika terjadi masalah . Tapi bukan begini menyelesaikan nya . Kau-----"

"Bagaimana masalahnya , jika aku tak lagi mencintainya"

Siwon tersenyum hampa . Didalam sana ada yg menyucuk hatinya . Membuat ia merasakan sakit luar biasa .
Dia berfikir untuk berjuang kembali , namun apa daya jika wanita ini tidak lagi mencintainya .

"Mwo?"

"Appa tidak mendengar nya ? Dia katakan bahwa dia tidak mencintai suami nya lagi karna dia sudah mencintai pria lain"

Satu hal yg disadari tuan.im dan siwon disini bahwa ternyata ada permusuhan antara kakak beradik ini .
Bisa dilihat dengan ucapan sinis baekhyun dan yoona seakan tak perduli dengan hal ini .

Kali pertama dia melihat kedua anaknya begini . Sebenarnya apa yg terjadi .
banyak pertanyaan yg muncul dibenaknya .
Dia masih mempertanyakan kenapa waktu lalu seakan yoona tidak sudi jika tiffany lah yg mendonorkan hatinya untuk yoona , bukan kah dari kecil dulu mereka terlihat baik* saja?

Lalu ini , perceraian ? Jelas tidak masuk akal . Masih ada diingtannya beberapa tahun lalu saat ia kata kan pada anak wanita nya itu bahwa dia dijodohkan dengan pria tampan bernama choi siwon , senang bukan main .
Jika biasa nya dizaman modren begini , mereka tidak mau dengan adanya perjodohan namun lain hal dengan yoona . Dia setuju bahkan meminta untuk dipercepat pernikahannya .

Dan ada apa dengan yoona dan baekhyun ? Mereka tidak pernah melayangkan permusuhan . Dari kecil hingga remaja pun dia tak pernah melihat mereka memasang wajah angguh satu sama lain .

'Karna dia sudah mencintai pria lain'
'Mencintai pria lain'

Lain hal dengan fikiran tuan.im , kini siwon berfikir akan kalimat terakhir yg diucapkan baekhyun . Benarkah itu ?
Apakah wanita yg dulu mencintainya begitu besar kini dengan cepatnya berpaling ?

"Ada apa dengan kalian berdua eoh ?"

"Appa ! Tak selamanya hubungan persaudaran itu berjalan manis .  mungkin Noona membenci ku , karna dia berfikir bahwa aku tak pernah mengerti dirinya"

Srreett

Dengan kuat ia menggeser kursi makan itu . Menarik diri dari sana , sedikit kelegaan saat ia memberitahu ayahnya tentang kesedihan yg ia pendam selama ini . Nyatanya orang yg selalu dibelanya bahkan tak pernah melihatnya .

Mereka semua diam . Tuan.im mencoba memahami meskipun dia tak tahu dari mana api kecil itu berasal hingga dapat membakar persaudaran manis mereka .

Unfree HeartTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang