"Kan kemarin gue udah bilang," kata Kevin sambil melipat kedua tangannya di dada.
"Iya sorry, lupa beneran," kata Mila tidak enak dengan masih mondar mandir di depan Kevin.
Mila sedang sibuk bantuin Cela dan Dimas yang sibuk ngelayanin pelanggan. Sabtu siang ini Mil's lagi rame-ramenya, dan Tania masih belum dateng juga setelah tadi izin bentar buat nganter nyokapnya ke rumah sakit.
"Lo tunggu dulu di ruangan gue," ucap Mila ke Kevin.
Kevin dengan kesal masuk ke dalam ruangan Mila, sebelumnya dia ngambil choco oreo di etalase buat dimakan di ruangan.
Mila membiarkan lalu menyuruh Cela membuatkan minuman untuk Kevin.
. .
Di dalam ruangan Kevin sudah bosan, sudah hampir satu jam dia di sana dan cuma duduk mainan handphone, acara tv juga lagi jelek. Makanan yang diambilnya juga udah habis, minumnya juga tinggal dikit.
Kevin lagi mainin remote tv, mengganti-ganti channel tv.
"Udah jangan cemberut gitu," ucap Mila yang baru saja masuk.
Kevin milih cuek, udah terlanjur badmood. Mila dengan santainya duduk di samping Kevin sambil ngerapihin dandanannya.
"Ga usah tebel-tebel make up-nya," ucap Kevin sambil ngelirik Mila yang sedang menggunakan lipstik warna nude.
Gantian Mila yang cuek.
"Jangan pake itu, ganti warna lain kek," gerutu Kevin lalu mengaduk-aduk pouch make up Mila, mencari warna lipstik lainnya.
"Kok lo ngatur?" kesal Mila.
Kevin kemudian menyodorkan lipstik warna pink soft. Meski cemberut, Mila juga menurut dan menggunakan lisptik pilihan Kevin.
Setelah merapikan rambutnya sebentar, Mila lalu beranjak.
"Ayo!"
"Iya-iya, bawel," kata Kevin lalu ikut beranjak dan mengikuti Mila keluar ruangan.
****
Keluar dari bioskop, Mila terus saja memukul lengan Kevin. Sedangkan Kevin terus saja ketawa, bukan malah ngedumel kesel.
"Udah kali, dilihat orang tuh. Kita kayak orang pacaran lagi berantem," kata Kevin sambil tertawa.
"Bodo amat, lo bikin kesel banget sih," Mila lalu mencubit lengan Kevin.
Kevin mengaduh lalu memegang tangan Mila biar ga ngeaniaya dia lagi.
"Udah diem ya," ujar Kevin lalu menggandeng tangan Mila.
"Lagian kenapa pilih film horor sih," Mila masih bete gara-gara Kevin ngajak dia nonton film horor.
"Kan kemarin gue udah ngasih tau filmnya, elo juga oke oke aja."
Mila tampak berfikir, mengingat saat Kevin mengajaknya nonton kemarin dan memperlihatkan layar ponselnya.
"OMG," desis Mila pelan.
"Makanya lain kali diperhatiin," Kevin lalu menyentil kening Mila.
Mila malah manyun.
. .
Keduanya sudah berada di rumah makan, dan sudah mulai menyantap makan malamnya.
"Hari ini bukannya jadwal prewed Adi?" tanya Mila lalu memasukkan sushi ke dalam mulutnya.
Kevin cukup terkejut mendengar pertanyaan Mila, dan nadanya benar-benar datar. Ga inget apa waktu tau Adi mau nikah, ni cewe nangis ga berhenti-berhenti.

KAMU SEDANG MEMBACA
move on
FanfictionUdah pacaran 3 tahunan, pada akhirnya hubungan Mila kandas. Saking cintanya, Mila ga bisa move on. Tiap hari kerjaannya cuma kepoin mantan, eh akhirnya malah jadi berantem sama orang gara-gara kebiasaannya ini bikin risih.