"Jadi loe mau ngomongin apaan" kata naina
"Gue mau minta maaf sama loe" kataku
"Untuk.. " tanya naina
"Hehe bola waktu itu" kataku sambil nyengir
"Oh ngak papa kok" kata naina
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Bel sekolah berbunyi aku bergegas untuk pulang karna bunda tadi nlpn untuk cepat pulang,aku pun bergegas untuk ke parkiran karna hari ini gue bawa sepedah
Buukk.....
"Aduhhh...."kataku
" ehhhh sorry soryy loe ngak papakan" kata seseorang yang ku tabrak
"Iya ngak apapa kok"jawabku kepada seseorang itu yang ternyata vino
" buru* amat loe sangkin lapernya"kata vino sedikit mengejek
"Nanya apa ngejek tu" jawabku kutus sambil mengambil sepedah ku
"loe lagi PMS ya mara* mulu"
"Iya PMS pemakan manusia" jawabku sambil melalui vino
"Sadis loe" kata vino sambil memakai helmnya
Setibanya dirumah aku kaget karna banyaknya tamu dirumah
"Assalamualaikum..." kataku sambil memasuki rumah
"Wallaikum salam" jawab mereka bersamaan dan pada saat bersamaan puls mereka melihat kearahku
"Ini pasti naina kan aduh cantiknya" ucap wanita paru baya yang masih kelihatan cantik pada usia lanjutnya
"Iya tan" jawabku sambil senyum
"Ehh jangan panggil tante panggil mama sulas aja yaa" ucapnya lagi
"Iya tan eh.. Ma" kataku sambik tersenyum kiku
"Nai ayo ganti baju dulu trus kumpul sini sama kita" kata om andi
Aku pergi kekamar dengan hati penasaran
"Ada acara apaan ya kok bundq ngak ngsi tau aku" gumamku sendiri
"Dek loe di panggil bunda tu dibawah" kata bang dimas yang langsung masuk kekamarku
"Astaga bang kaget gue" bang dimas hanya tertawa melihat aku yang tak siap kedatangannya
"Lagi ngelamunin apaan sih" tanya bang dimas sambil berjalan kearahku
"Ngak apa apa kok,yaudah ayo" jawabku lalu meninggalkan abangku
Setibanya aku diruang tamu om andi menyambutku "nai sini om kenalin sama keluarganya om febri wijaya" lalu aku bersalaman dengan om febri,istri,serta orang tua dari om febri
"Nak naina tau kenapa kami datang kesini" tanya mama sulas istrinya om febri
"Iya tan eh ma" aku grogi
"Naina tau siapa calonya naina" tanya lagi
"Ngak"
"Maaf ya jeng saya memang belum kasi tau naina karna waktu itu dia sangat terpukul atas kehilangan ayahnya" bunda menjelaskan
"Iya ngak apa apa kok,nai namanya fathan dia satu sekolah denganmu bahkan katanya satu kelas lagi" mama sulas menjelaskan
"Ma mama sulas serius namanya fathan" tanyaku memperjelas
"Iya sayang"
"Ma bun naina ke kamar dulu ya nai lupa ada tugas besok di kumpul" aku bergrgas naik ke kamar tampa perlu jawaban lagi
Ohh noooowww........ Tuhan tidak tolong aku" triakku dalam hati karna hanya ada satu orang di sekolahku bernama fathan dia cupu pake kacamata dan selalu bawa sapu tanggan
Seharian aku ngak keluar kamar lagi sampai keluarga om febri pulang
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta tanpa alasan
RomanceTuhan ajari aku untuk selalu ihklas walau perjodohan ini berat untuku tapi tetap kuatkan aku