Chapter 19 : Han Jumin

738 88 83
                                        

"Atau.. Haruskah kami memanggilmu seperti waktu lalu, uri Han Jumin?"







Happy Reading ^^










[Flashback]


"Akh.. aku dimana?"

Aku memperhatikan sekitarku, hutan yang begitu rindang. Aku tersentak saat mengingat sesuatu, kemudian meraba tubuhku.

Aku masih memakai pakaian piyamaku, lalu-

"Bukankah aku sedang berada di kamar?"

Perlahan aku mendengar sebuah suara merdu yang sedang tertawa.

"Hahahahahhaa hyung bukankah sudah ku- mwo?"

Pandangan kami bertemu. Aku tidak pernah tertarik pada siapapun, namun pemilik mata merah itu dengan mudahnya mengunci diriku untuk menatapnya.

"Zen, jangan ting- Waahh apa dia Outworlders?" Kini seorang namja yang lebih tinggi dari namja manis itu melangkah mendekatiku dengan wajah ramahnya.

"Hyung! Hati-hati!" Hey, harusnya kau mengatakan itu padaku! Jantungku menjadi aneh saat mata kami kembali bertemu, hah!

"Annyeong, aku Izayoi, dan ini adikku, Zen. Apa kau Outworlders?" Tanya namja tinggi dengan wajah ramahnya, berbanding terbalik dengan adiknya yang sama-sama memiliki warna surai serupa dengan kakaknya namun wajahnya begitu menyebalkan.

Aku mengernyit heran saat mendengar kata aneh dari bibirnya, Outworlders?

"Apa kau tidak ingat jika kau telah mati?"

"Zen! Sopanlah sedikit!"

Aku tersentak, aku..mati?

Sekilas aku mengingat memori-memori dimana aku sedang di kamarku. Sekelompok perampok membunuhku dengan menusuk tepat di jantungku.

"Aakkhh!!"

"Hey, kau tidak apa-apa?"

Hal terakhir yang aku ingat, adalah kedua wajah berbeda iris itu menatapku khawatir, dan semuanya menjadi gelap.

.
.
.

"Ukh.."

Aku membuka mataku perlahan, iris merah yang entah sejak kapan kusukai kini menatapku lekat.

"M-mianhae.. ehm.."

"Han Jumin."

"Ne?"

"Namaku Han Jumin. Gwenchana." Ujarku sembari berusaha duduk bersandar di ranjang itu.

Namja itu tersenyum begitu manis, "Aku Zen, kuharap kita bisa menjadi teman baik!"

Namja itu tersenyum begitu manis, "Aku Zen, kuharap kita bisa menjadi teman baik!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
The Last RomeosCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang