Chapter 15 : The Burning Fights

958 97 127
                                        

King Woohyun tersenyum tipis dan menatap mereka semua, "Ayo kita lanjutkan mencari Sulphur."

Mereka kemudian melanjutkan langkah mereka, tanpa menyadari ada sepasang mata yang melihat mereka dari kejauhan dan perlahan mengikuti mereka.





Happy Reading ^^





"Emm aku ingin bertanya..."

King Woohyun melirik Sunggyu, "Apa?"

"Kenapa kau bisa lepas kendali seperti tadi, Hyun-ie?"

King Woohyun sedikit menaikkan satu alisnya, mencoba mengingat-ingat, "Ah, saat menghabisi Minotaur tadi?"

Sunggyu mengangguk gugup, King Woohyun mengusap lembut rambut namja manis itu sembari tersenyum, "Mianhae.. Apa aku membuatmu takut?"

"Entahlah.." ucap Sunggyu dengan hela nafas lelahnya, sembari memperhatikan langkahnya, "Aku merasa takut, tapi di satu sisi aku ingin menyadarkanmu. Aku yakin kau bahkan tanpa sadar hampir membunuhku."

Wajah sang King menyendu setelahnya, yeah ia yang lepas kendali tak akan mengenal siapapun di sekitarnya, "Air matamu yang membuatku tersadar."

Sunggyu masih diam mendengarkan namja di sampingnya, "Dulu, seorang anak dari rakyat biasa bahkan menangis meraung-raung saat melihatku seperti itu, tapi aku tidak memperdulikannya. Aku terus mencabiknya hingga suara tangisannya tak terdengar lagi."

"Emosiku mereda saat tubuhnya telah hancur karenaku, aku langsung merasa bersalah sekaligus takut bahwa akulah yang membunuhnya. Haaahh, momen itulah yang membuatku sadar bahwa aku bukan manusia biasa seperti orangtuaku."

"Anak itu merampas liontin milikku, emm itu dari ibuku.. Lihatlah." Ujar sang King sembari menunjukkan sebuah kalung dengan bandul cukup besar, kemudian membuka bandul kalung yang berisi tulisan emas "Nam Woohyun, our miracle."

"Orangtuamu pasti sangat mencintaimu."

King Woohyun terkekeh mendengar ucapan polos Sunggyu, kemudian ekspresinya menyendu, "Awalnya aku tidak tau jika aku memiliki kekuatan werewolf seperti mendiang kakek buyutku. Ayahku hanya mengatakan bahwa mata keabuanku menurun dari Yang Mulia Izayoi, aku hanya mengiyakan saja."

"Sejak kejadian itu, rakyat menjauhiku. Hingga Ayahku mengumumkan bahwa ramalan terdahulu sudah terbukti benar. Akulah Romeo terakhir yang menuruni kekuatan Ayah Kerajaan, Yang Mulia Izayoi.."

"Kemudian, aku dilatih agar bisa mengontrol emosiku dan mengendalikan kekuatanku. Memanah, mengayunkan pedang, itu bisa melatih emosiku. Seiring emosiku bisa kukontrol, aku bisa mengendalikan kekuatanku dan menjadi werewolf hitam keabuan yang kau tau pada awalnya."

"Hanya saja aku akan menjadi werewolf putih jika aku benar-benar tidak bisa menahan emosiku. Werewolf putih adalah kekuatan Yang Mulia Izayoi, hanya saja beliau lebih jarang menunjukkan kekuatan sebenarnya. Beliau hanya bertarung dengan pedang dan sedikit sihir, dan saat melawan Overlord perang lalu, beliau menjadi werewolf putih namun masih bisa dikontrol olehnya. Begitu yang kubaca dari buku sejarah Kerajaan."

"Kau emm.. emosi karena anak itu merampas liontinmu?"

Sang King mengangguk, "Eum. Bahkan kami sempat berkelahi, namun emosiku sudah tidak terbendung lagi hingga aku berubah seperti tadi."

"Karena dia mengambil milikku tanpa izin, dan menyentuh milikku dengan paksa." Lanjut King Woohyun yang masih membagi fokus untuk mengawasi langkahnya dan langkah Sunggyu.

"Seperti Minotaur itu menyentuhmu tanpa izinku, dan melukaimu.. Hingga aku tak mampu berpikir jernih dan langsung emosi. Mianhae jika itu membuatmu takut.."

The Last RomeosCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang