Aku nggak nyadar sampai chapter ini, jika semua chara yang genius dalam cerita Not Mainstream memiliki kepribadian yang menyeleweng. Semakin genius, semakin aneh sifatnya. Seperti Minato, Madara, Obito, Shisui, dan Sasuke. Mereka genius, tapi mereka gila.
Terima kasih bagi yang udah vote dan komentarnya. Dan, sebagai wujud terima kasihku, aku update cepat nih.
Warning : Sekali lagi aku tegaskan, ini bukan cerita YAOI, BL, atau Shonen Ai. SasuNaru just friend versi kebablasan. ItaShisui juga murni teman. Tidak ada chara yang orientasinya menyimpang, hanya wataknya agak menyeleweng.
Banyak penyimpangan watak dengan logika absurd dan tabrak lari yang berbeda dari cerita asli. Jangan baca jika takut gegar otak atau berubah jadi sinting.
INGAT! Anda sudah diperingatkan sebelumnya.
TIDAK SUKA? TIDAK USAH BACA!
Naruto berdiri tak jauh dari Shisui yang duduk membaca laporan jalannya pertempuran. Seharusnya, ia bergabung dengan tim pasukan Ao, tapi Shisui mengubah rencananya di akhir. Ia ingin menghabisi sebanyak mungkin pasukan Zetsu putih dan pasukan shinobi yang diedo tensei. Naruto tidak perlu turun tangan untuk menghemat sumber dayanya pada saat ia menghadapi panglima perang Akatsuki. Shisui yakin para panglima perang ini tidak jauh dari edo tensei para kage paling kuat pada masanya. Tidak menutup kemungkinan, Madara, sang hantu shinobi.
Jantung Shisui bergetar tidak nyaman. Ia harap tebakannya salah, tapi ia juga tidak akan menampik choice mengerikan ini, karena itu ia harus menghitungnya dengan sangat hati-hati. Tidak ada pilihan untuk kekalahan karena kekalahan mereka berarti kehancuran sistem peradaban shinobi berikut peradaban manusia menjadi peradaban kegelapan yang penuh teror, penindasan, dan kezaliman. Karena itu, ia menyimpan Naruto.
Dalam perang besar ini, Shisui boleh gugur. Begitu pula dengan shinobi lainnya. Tapi, Naruto harus hidup dan selamat. Ia percaya dengan keimanan mutlak, jikalau seburuk apapun kondisinya, selama Naruto masih hidup, cahaya harapan itu tidak akan padam. Ia berjudi bahwa Naruto dengan tekad kuatnya dan kegeniusannya akan menemukan setitik jalan cahaya. Meskipun secara real hampir tidak cahaya di dunia ini, ia yakin, Naruto akan menemukan jalan untuk merobek layar kegelapan.
Ingat! Naruto memiliki Kyuubi di tubuhnya dan yang namanya Kyuubi bukanlah hiasan untuk dipajang. Sekedar bahan pandangan.
Shisui menatap papan catur China dan biji-biji yang tersebar acak di atas papan. Itu bukanlah permainan catur biasa, melainkan permainan catur perang. ingin menciptakan banyak peluang kemenangan. Ia akan membentuk suatu kondisi yang memaksa pemimpin Akatsuki keluar dari sarangnya secepatnya untuk mengakhiri perang. Secepatnya.
Dahi Shisui mengerut dalam. Pertarungan berjalan sengit seperti yang ia duga. Pada awalnya, pasukan aliansi lima desa sulit berbaur mengingat dalamnya dendam dan kebencian di dada para shinobi yang berasal dari desa yang berbeda. Cekcok yang dilatar belakangi oleh dendam dan rasa kebanggaan yang berlebihan pada desa sendiri terjadi di sana-sini.
Untuk menambah keruhnya lautan lumpur, intrik pertikaian secara internal muncul. Ini disebabkan karena ada beberapa shinobi yang meragukan kemampuan Gaara selaku kepala komandan pasukan aliansi shinobi lima desa ninja. "Bisakah kita menang dengan komandan semuda itu?" Tanya shinobi dari desa Iwagakure ragu.
Shinobi dari Sunagakure dengan marah menukasnya, "Gaara kami tidak seperti bayi dari desamu. Jangan asal ngomong tentang orang yang tidak kamu ketahui!"
"Bagaimana kami tahu, sedangkan selama ini kalian adalah musuh kami? Shinobi-shinobi dari desamu telah banyak membunuh shinobi dari desa kami. Salah satunya orang tuaku. Shinobi dari desamu telah membuatku jadi anak yatim piatu." Balas shinobi Iwagakure dengan mata dipenuhi oleh kebencian.
KAMU SEDANG MEMBACA
NINJA NOT MAINSTREAM
PertualanganHidup Naruto sangatlah malang. Ia memiliki seorang ayah yang ajaib. Dibilang hokage terbaik sepanjang masa oleh penduduk Konoha, ayah dan suami yang baik menurut Kushina, anti mainstream menurut Hokage ketiga, pilih kasih menurut ShikaCho. Tapi, men...
