Peperangan Baru Saja Dimulai!!

1.1K 112 13
                                        

Kriiiiing....

Bel pergantian mata pelajaranpun baru saja berbunyi.  Kali ini para murid yang sedari tadi bermain kesana kemari mulai memasuki kelas dan duduk rapih. Mungkin rapat guru sudah selesai.

Sret

Pintu masuk terbuka, disana sosok manusia pemilik badan ramping dan wajah cantik. Meskipun ia memiliki sesuatu di daerah selangkangannya yang menandakan dia pria, kata cantik tidak bisa lepas dari wajahnya. Untungnya sesuatu benda berwarna emas terlilit kuat di salah satu jari manisnya, membuat para siswi (sejujurnya lebih banyak siswa dan pria) tidak bisa mendekatinya jika tidak ingin kepalanya ditebas oleh salah satu pemilik perusahaan terbesar di korea. nama sosok cantik itu adalah kim jaejoong, yang sekarang menjadi jung jaejoong sekaligus wali murid dikelas ini.

hm... Pantas saja para murid di kelasnya langsung masuk kelas dan duduk rapih, jika pengajar mata pelajaran saat ini adalah orang yang paling di puja seisi kelas. Tidak, ini lebih pantas di sebut seisi sekolahan.

"selamat siang anak - anak"

"SELAMAT SIANG JAEJOONG SAEM"

"wow, meskipun sudah siang kalian masih sangat bersemangat"

"itu karena jaejoong saem yang mengajar" - sahut Leo dari barisan belakang, hanya saat pelajaran jaejoong saja anak ini tidak menggunakan wajah teflonnya.

"haha...  Terima kasih kalau begitu. Baiklah, karena kalian sudah sangat bersemangat pelajaran kali ini akan dimulai dengan pengumpulan tugas kalian. Suho tolong kumpulkan tug-"

Sret

Tanpa mengetuk terlebih dahulu, pintu kelas terbuka. Membuat seisi kelas yang terkejut reflek melihat kearah pintu. Wajah terkejut anak anak berubah menjadi sebal saat mengetahui siapa yang masuk.

Kim yoona

"anda dari mana kim-sii. Ini hari pertama anda kenapa anda terlambat datang " tanya jaejoong dengan kalimat formal.

Yoona melihat kearah jaejoong, decakan kasar namun palan di lakukan olehnya. 'kenapa harus bertemu guru gay sepertinya sih. Sekolah ini aneh'.

" Maafkam aku jaejoong saem saya habis dari menjalani hukuman"

"hukuman? Ini masih hari pertamamu,  lalu kenapa kamu menjalani hukuman?"

"saya dituduh mencelakakan luhan, saem".

"dia memang melakukannya saem.  Saya melihatnya "-sahut jongdae

"saya juga melihatnya saem" - sahut minseok.

Jaejoong yang terkejut mendengar sahutan anak- anak lain pun menggeleng pelan. Heran kenapa anak anak terlihat 'sedikit' tidak menyukai yoona. Haah, dia akan tanya pada kim saem nanti.

"baiklah, kim-sii silahkan anda duduk terlebih dahulu."

Yoona hanya menganggukkan kepala kemudian berlalu menuju kursinya. dengan malas ia mendudukan diri di bangku yang sudah menjadi tempatnya. 

hari ini sungguh sial bagi dirinya. sejak tadi pagi, saat ia baru menjajaki kelas ini, dewi fortuna sudah mulai menjauhinya. ia harus duduk disebelah namja cupu yang tadi pagi memperkenalkan dirinya dengan nama cha hak yeon alih - alih duduk disebelah sehun. meskipun kita sama - sama duduk dibelakang tapi ia dan sehun duduk sangat berjauhan. tidak hanya itu, hukuman membersihkan rumput liar di lapangan karena sudah mencelakakan namja banci sungguh tidak elit. 'bagaimana kalau kulitku gosong? guru sialan, akan aku adukan ke mama' umpat yoona dalam hati.

ngomong-ngomong tentang sehun, yoona menjadi kangen dengan namja tampan itu. sejujurnya ia sedikit terkejut dan cemburu saat sehun mengangkat tubuh namja banci di lapangan tadi. ditolehkan wajahnya kearah sehun. oh, hanya perasaannya atau sehun sedang mengalami krisis mood saat ini. entah kenapa ia merasa takut untuk sekedar menoleh keorang itu.

love game!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang